Bisnis & Ekonomi

BEI Tambah 37 Saham Baru ke HSC, Total 51 Saham Tercatat

×

BEI Tambah 37 Saham Baru ke HSC, Total 51 Saham Tercatat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: BEI Tambah 37 Saham ke Daftar HSC, Total 51 Emiten - Market

jurnalistik.co.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan penambahan daftar high shareholding concentration (HSC) dengan memasukkan 37 saham baru.

Dengan penambahan itu, jumlah saham yang tercatat masuk dalam HSC meningkat dari 14 saham menjadi 51 saham.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi metodologi HSC yang dilakukan SRO.

Menurutnya, evaluasi tersebut menjadi dasar pembaruan sehingga kriteria HSC yang digunakan mengalami penyesuaian.

Kriteria baru dan jumlah saham dalam HSC

Jeffrey menjelaskan bahwa BEI akan segera mengumumkan 37 saham baru yang masuk ke dalam daftar HSC.

Hal tersebut, katanya, membuat total saham yang ada di dalam HSC mencapai 51 saham.

“Dengan kriteria baru tersebut kami akan segera mengumumkan 37 saham baru masuk dalam HSC, sehingga total saham yang ada di dalam HSC menjadi 51 saham,” ujar Jeffrey dalam konferensi pers di Gedung BEI Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Ia juga menegaskan bahwa pengumuman daftar terbaru tidak dilakukan secara instan.

Pengumuman dijadwalkan muncul setelah perdagangan bursa ditutup pada Selasa (14/7/2026).

Jeffrey menyebut bahwa perubahan yang terjadi pada daftar HSC merupakan hasil proses evaluasi metodologi yang telah dijalankan.

Dengan demikian, daftar terbaru akan mencerminkan perhitungan berdasarkan kriteria yang berlaku setelah revisi metodologi tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, BEI menempatkan penambahan saham baru ini sebagai bagian dari pembaruan yang dilakukan SRO.

Perubahan yang dimaksud bukan sekadar penambahan jumlah, melainkan juga berkaitan dengan bagaimana saham dikaji dan dimasukkan ke dalam kategori HSC.

Adapun pengumuman daftar terbaru dijelaskan akan dilakukan setelah jam perdagangan berakhir.

Perincian jadwal ini penting agar pelaku pasar dapat merujuk daftar HSC yang sudah sesuai dengan pembaruan terbaru dari BEI.

BEI memandang pembaruan daftar HSC sebagai konsekuensi logis dari penyesuaian metodologi yang telah melalui evaluasi SRO.

Karena itu, daftar yang akan diumumkan nantinya berisi tambahan 37 saham baru dan totalnya menjadi 51 saham.

Dengan adanya pembaruan tersebut, perhatian pasar akan tertuju pada daftar HSC yang berlaku setelah penutupan perdagangan pada tanggal yang ditetapkan.

BEI menyatakan bahwa seluruh pengumuman dilakukan setelah perdagangan ditutup, sesuai dengan tahapan yang telah dirancang dalam proses pembaruan daftar.

Secara keseluruhan, pengumuman BEI memperlihatkan adanya pembaruan metodologi HSC yang kemudian berujung pada perluasan jumlah saham dalam daftar.

Penambahan 37 saham baru menjadikan HSC berjumlah 51 saham, sekaligus menandai tahap baru setelah evaluasi dilakukan SRO.

Perluasan daftar HSC tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penetapan kategori tidak berdiri sendiri, melainkan mengikuti hasil evaluasi metodologi yang sebelumnya dijalankan oleh SRO. Pembaruan ini kemudian ditransformasikan menjadi daftar yang lebih luas bagi saham yang memenuhi kriteria terbaru.

Jeffrey menempatkan rencana pengumuman sebagai bagian dari mekanisme yang terukur. Dalam pandangannya, perubahan harus diiringi pembaruan dokumen daftar agar rujukan pasar tidak tertinggal, sehingga pihak terkait mendapat informasi yang sudah menggunakan kriteria setelah penyesuaian.

Dari sisi angka, perubahan terlihat jelas melalui lonjakan jumlah saham dalam HSC dari 14 menjadi 51. Dengan masuknya 37 saham baru ke dalam daftar, daftar terbaru menjadi titik pembeda setelah evaluasi metodologi dan penyesuaian kriteria benar-benar diterapkan.

BEI juga menekankan bahwa daftar yang berlaku merupakan hasil perhitungan sesuai kaidah yang telah disesuaikan. Karena pengumuman dijadwalkan setelah perdagangan ditutup, pelaku pasar diharapkan menunggu rilis resminya agar dapat mengakses informasi yang sesuai tahapan pembaruan yang ditetapkan BEI.