Hukum & Kriminal

Berita Viral: Pria Berjaket Ojol Diduga Mencuri Tas Karyawan, Korban Lapor Polisi di Jakarta Barat

×

Berita Viral: Pria Berjaket Ojol Diduga Mencuri Tas Karyawan, Korban Lapor Polisi di Jakarta Barat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Viral Pria Berjaket Ojol Diduga Curi Tas Karyawan Restoran di Jakbar, Korban Lapor Polisi

jurnalistik.co.id – Kepolisian tengah menyelidiki dugaan pencurian tas milik karyawan sebuah restoran di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Peristiwa itu sempat viral setelah beredar rekaman video yang menampilkan seorang pria berjaket driver ojek online (ojol).

Kompol Nur Aqsha, Kapolsek Kebon Jeruk, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan korban telah membuat laporan polisi terkait dugaan pencurian tas di restoran Taburai.

Menurut keterangan polisi, laporan tersebut sudah tercatat sebagai laporan kepolisian (LP). “Sudah, korban sudah membuat LP,” kata Nur Aqsha kepada Kompas.com, Jumat (3/7/2026).

Namun, hingga saat ini pihak kepolisian belum merinci kronologi secara lengkap. Nur Aqsha menyebut prosesnya masih dalam tahap pemeriksaan.

“Sedang dalam penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk,” tutur Nur Aqsha.

LP sudah dibuat, kronologi masih didalami

Kasus ini bermula dari informasi yang berkembang di media sosial. Dalam unggahan video yang beredar, tampak dugaan aksi seorang pria berjaket ojol yang mengambil sebuah tas sebelum meninggalkan lokasi.

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Selasa, 30/6/2026. Dari rekaman yang dipublikasikan di akun Instagram @jakartabarat24jam, terlihat ada momen ketika tas berada di area dekat tempat kerja sebelum kemudian diambil oleh terduga pelaku.

Video menunjukkan bahwa tas sebelumnya ditinggalkan di kursi oleh pemiliknya ketika pemilik bergerak menuju area kasir. Setelah itu, terduga pelaku sempat mendekat dan mengambil tas sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.

Aksi terekam kamera pengawas

Dalam rekaman yang menjadi rujukan informasi publik, terlihat tahapan sebelum aksi pengambilan terjadi. Tas yang dibiarkan di kursi menjadi fokus dalam video, lalu setelah pemilik berpindah ke area kasir, terduga pelaku yang terekam diduga melakukan pengambilan.

Setelah tas diambil, terduga pelaku kemudian keluar dari lokasi. Petunjuk visual seperti ini yang kemudian mendorong perhatian publik dan memunculkan dugaan bahwa tas karyawan menjadi sasaran pencurian.

Meski demikian, kepolisian tetap menekankan bahwa pemeriksaan masih berlangsung. Detail seperti rangkaian peristiwa secara berurutan dan motif dugaan masih perlu dikonfirmasi melalui hasil penyelidikan unit terkait.

Polisi masih kumpulkan bukti dan klarifikasi

Dengan adanya laporan korban, polisi akan menindaklanjuti dugaan tersebut melalui proses penyelidikan. Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk disebut menangani kasus ini untuk menggali fakta di lapangan.

Pihak kepolisian juga perlu mencocokkan informasi dari rekaman yang viral dengan keterangan pihak terkait, termasuk pengelola restoran dan karyawan yang terdampak. Verifikasi tersebut penting agar kronologi peristiwa bisa disusun secara utuh dan sesuai dengan temuan penyidik.

Sampai saat ini, yang telah ditegaskan adalah adanya laporan kepolisian yang dibuat korban serta status kasus yang masih berada dalam tahap penyelidikan. Kapolsek Kebon Jeruk menyatakan Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk tengah memprosesnya.

Publik menantikan perkembangan selanjutnya, terutama terkait hasil pemeriksaan terhadap keterangan saksi dan bukti rekaman di lokasi. Proses penyelidikan diharapkan dapat menjawab dugaan awal pencurian tas karyawan di restoran Taburai, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kendati laporan sudah tercatat, kepolisian masih menahan diri untuk menyampaikan detail yang lebih spesifik. Nur Aqsha menegaskan bahwa urutan kejadian dan hal-hal yang menyertainya akan dijelaskan setelah pemeriksaan memberikan hasil yang lebih utuh.

Dalam proses penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk diharapkan menelusuri keterkaitan antara informasi yang beredar di media sosial dengan temuan di lokasi. Rekaman pengawas yang terlihat menjadi bagian penting untuk menguatkan atau menyesuaikan keterangan para pihak.

Selain menilai bukti visual, polisi juga perlu melakukan pencocokan keterangan dari pihak restoran dan karyawan yang terdampak. Dengan cara itu, kronologi yang semula muncul dari unggahan video dapat disusun kembali secara berurutan sesuai pemeriksaan penyidik.