Bisnis & Ekonomi

Harga Saham SpaceX Merosot di Bawah Harga Pencatatan Awal IPO ($132,62)

×

Harga Saham SpaceX Merosot di Bawah Harga Pencatatan Awal IPO ($132,62)

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: SpaceX share price drops below stock market debut

jurnalistik.co.id – Harga saham SpaceX kembali turun dan bergerak di bawah harga pencatatan awalnya pada perdagangan Rabu. Saham perusahaan milik Elon Musk, yang berfokus pada roket, satelit, dan layanan kecerdasan buatan, tercatat di level $132,62 (sekitar ÂŁ98,24).

Angka tersebut berada di bawah harga awal penawaran umum perdana (IPO) SpaceX sebesar $135 pada bulan Juni. Dengan posisi ini, harga saham SpaceX kini sudah melewati level penurunan yang pernah terbentuk setelah saham mulai diperdagangkan.

Jika tren penurunan berlanjut, investor yang membeli saham sekitar waktu peluncuran di pasar publik berpotensi mengalami kerugian atas investasi mereka. Namun, sejak lebih dari sebulan lalu mulai diperdagangkan, pergerakan saham SpaceX menunjukkan gejala yang tidak stabil.

Dalam beberapa pekan terakhir, saham sektor teknologi memang mengalami dinamika, tetapi SpaceX tercatat menghadapi tekanan yang lebih spesifik. Pada hari yang sama, saham SpaceX turun lebih dari 2%, sementara indeks Nasdaq yang menjadi tempat perdagangan sahamnya hanya melemah sekitar 0,2%.

Di tengah fluktuasi itu, sentimen investor terhadap perusahaan tetap menjadi perhatian. SpaceX sempat diposisikan sebagai peluang investasi baru di ekosistem kecerdasan buatan, terutama pada periode awal setelah sahamnya mulai diperdagangkan.

Lonjakan awal sempat menempatkan nilai perusahaan lebih tinggi dibanding valuasi Amazon dan Microsoft. Setelah euforia awal mereda, harga saham kemudian bergerak turun dan cenderung berlanjut secara bertahap.

Peran akuisisi di bisnis AI SpaceX juga berada dalam pengamatan pasar karena langkahnya memperkuat kebutuhan teknologi berbasis AI. Tahun ini, perusahaan tersebut membeli startup AI milik Elon Musk yang kemudian berganti nama menjadi SpaceXAI.

Melalui akuisisi itu, SpaceX memperoleh akses untuk menyewakan kapasitas pusat data kepada perusahaan-perusahaan teknologi lain. Startup yang dimaksud dikenal dengan chatbot kontroversial bernama Grok, yang menjadi bagian dari ekosistem AI SpaceXAI.

Sementara itu, bisnis utama SpaceX mencakup pembuatan dan peluncuran roket serta layanan telekomunikasi berbasis satelit yang dikenal sebagai Starlink. Kombinasi dua lini usaha tersebut turut membentuk ekspektasi pasar terhadap prospek perusahaan.

Tekanan dari kebijakan harga Starlink Perubahan harga Starlink disebut ikut mendorong reaksi pasar. Ketika Starlink mengumumkan pemotongan harga di wilayah Memphis, Tennessee, saham SpaceX merosot hingga 8%.

Langkah tersebut muncul di tengah kekhawatiran lokal terkait rencana proyek pusat data berskala besar. Kabar pemotongan harga kemudian dibaca investor sebagai isyarat yang memengaruhi prospek pendapatan Starlink.

Steve Sosnick, analis pasar utama di Interactive Brokers, menyampaikan kepada Reuters bahwa “There hasn’t been anything that lately to remind people of some of the catalysts for why they bought SpaceX.”

Ia juga menambahkan, “The fact that a stock has fallen a couple of dollars below its IPO price in itself is not a tragedy, but SpaceX is heavily watched and has an important role in investor psyche.” Pernyataan tersebut menekankan bahwa meski penurunan kecil tidak selalu berarti malapetaka, persepsi publik dan sentimen investor tetap berperan besar dalam pergerakan harga.

Selain itu, jika dibandingkan dengan puncak tertinggi saham pada hari yang sama, harga SpaceX disebut sudah turun 41%. Perbandingan ini membuat penurunan terlihat semakin signifikan bagi sebagian pelaku pasar.

SpaceX juga tercatat memiliki momentum historis ketika IPO berlangsung. Pada saat sahamnya melantai, Elon Musk sempat menjadi orang pertama di dunia yang memiliki kekayaan bernilai triliunan dolar, seiring valuasi yang terbentuk saat IPO.

Ke depan, perusahaan dijadwalkan merilis laporan keuangan publik pertamanya pada bulan Agustus. SpaceX tidak segera menanggapi permintaan komentar yang dilaporkan.