Bisnis & Ekonomi

IHSG Dibuka Menguat 1,31 Persen ke 6.321, Bursa Asia Bergerak Variatif

×

IHSG Dibuka Menguat 1,31 Persen ke 6.321, Bursa Asia Bergerak Variatif

Sebarkan artikel ini
IHSG Dibuka Menguat 1,31 Persen ke 6.321, Bursa Asia Bergerak Variatif Money 17 Juni 2026
Ilustrasi: IHSG Dibuka Menguat 1,31 Persen ke 6.321, Bursa Asia Bergerak Variatif

jurnalistik.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini dengan penguatan di zona hijau. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG berada di level 6.321,96 atau naik 1,31 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi 6.254,97.

Pada awal perdagangan, IHSG bergerak dalam kisaran 6.269,64 hingga 6.377,19. Penguatan tersebut turut tercermin pada nilai kapitalisasi pasar yang mencapai Rp 11.010 triliun.

Pergerakan juga terlihat pada sejumlah indeks utama di BEI. Indeks LQ45 naik 1,85 persen ke level 636,25, sedangkan IDX30 menguat 1,88 persen menjadi 360,86.

Dari sisi indeks berbasis syariah, perdagangan dibuka dengan tren yang sama-sama menguat. Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,02 persen ke level 385,04, sementara Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) menguat 1,41 persen menjadi 216,16.

Jakarta Islamic Index 70 (JII70) turut bergerak positif pada pembukaan. JII70 naik 1,77 persen ke posisi 149,05, dan indeks KOMPAS100 tercatat menguat 1,57 persen ke level 844,03.

Aktivitas perdagangan pada awal sesi menunjukkan adanya transaksi yang cukup aktif. Volume transaksi mencapai 6,434 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 5,205 triliun.

Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 488.100 kali transaksi. Pada saat yang sama, pergerakan saham didominasi oleh emiten yang menguat.

Sebanyak 472 saham naik, 138 saham melemah, dan 349 saham lainnya bergerak stagnan. Komposisi tersebut menggambarkan bahwa mayoritas pergerakan saham pada pembukaan berada di sisi penguatan.

Di kawasan Asia, pergerakan indeks saham berlangsung bervariasi. Indeks Shanghai Composite menguat 0,05 persen ke level 4.093,77, sementara Nikkei 225 Jepang naik 0,67 persen menjadi 69.866,78.

Indeks S&P/ASX 200 Australia juga bergerak menguat pada awal perdagangan. Indeks tersebut menguat 0,53 persen ke posisi 8.965,20.

Namun, tidak semua indeks di kawasan Asia menunjukkan tren positif. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,14 persen ke level 24.459,27, dan indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,05 persen menjadi 8.722,23.

Sementara itu, The Asia Dow terkoreksi pada sesi tersebut. The Asia Dow turun 1,04 persen ke level 6.311,60.

Dari pasar valuta asing, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terpantau melemah tipis. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah turun 7 poin atau 0,04 persen ke level Rp 17.732 per dollar AS.

Dengan kondisi tersebut, IHSG pada pembukaan tercatat masih menunjukkan arah penguatan. Penguatan IHSG juga sejalan dengan pergerakan beberapa indeks utama di BEI yang menguat pada awal perdagangan.

Tren penguatan yang juga muncul pada indeks berbasis syariah menjadi bagian dari gambaran pembukaan pasar. JII, ISSI, serta JII70 masing-masing bergerak naik dengan persentase dan level sesuai data BEI yang tercatat pada sesi awal.

Di saat yang sama, indikator aktivitas perdagangan tetap berjalan dengan angka yang dapat diukur dari sisi volume, nilai, serta frekuensi transaksi. Volume 6,434 miliar saham, nilai Rp 5,205 triliun, dan 488.100 kali transaksi menjadi rangkuman aktivitas pada awal perdagangan.

Lebih lanjut, komposisi pergerakan saham memperlihatkan dominasi saham menguat. Angka 472 saham naik, berbanding 138 saham melemah dan 349 saham stagnan, menjadi acuan untuk membaca arah pasar pada pembukaan.

Kenaikan IHSG juga tercermin dari sinkronisasi sejumlah indikator pelengkap di bursa. Indeks LQ45 dan IDX30 sama-sama berada di wilayah positif pada pembukaan, sementara jajaran indeks syariah ikut menguat dengan level masing-masing yang terukur sesuai data BEI.

Aktivitas perdagangan pada tahap awal menunjukkan pasar cukup ramai dari sisi kuantitas dan nilai. Volume transaksi mencapai 6,434 miliar saham dengan nilai Rp 5,205 triliun, dan frekuensi sebanyak 488.100 kali transaksi memperlihatkan bahwa transaksi berlangsung relatif sering pada sesi pembukaan.

Di sisi lain, dinamika kawasan Asia dan pergerakan rupiah turut menjadi latar yang melengkapi gambaran pasar. Shanghai Composite menguat tipis, Nikkei 225 dan S&P/ASX 200 juga positif, sedangkan Hang Seng dan Kospi bergerak melemah, sementara rupiah terhadap dollar AS turun ke level Rp 17.732 per dollar AS.