jurnalistik.co.id – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan apresiasi tinggi kepada bek muda Dony Tri Pamungkas. Dalam penilaian Herdman, perkembangan Dony bukan hanya soal performa individu, tetapi juga menjadi sinyal yang mendorong pemain senior untuk terus menaikkan kualitas permainan.
Herdman secara terbuka menyatakan bahwa performa impresif Dony telah menghadirkan pesan tegas bagi para pemain senior Timnas Indonesia. Menurutnya, konsistensi yang ditunjukkan Dony membuat perhatian pelatih tertuju pada kontribusi yang ia tampilkan dalam beberapa kesempatan terakhir.
“Saya pikir dia (Dony Tri Pamungkas) memberikan banyak peringatan kepada pemain-pemain senior sekarang (untuk terus meningkatkan kualitas diri agar tetap bisa bersaing di timnas). Sangat menarik untuk dilihat ke depan,” kata John Herdman dikutip dari Antara, Selasa (9/6/2026).
Bagi Herdman, kemampuan adaptasi dan mentalitas Dony yang dinilai menonjol merupakan aset berharga untuk masa depan sepak bola nasional. Dari sudut pandangnya, kualitas seperti itu dibutuhkan agar Timnas Indonesia memiliki persaingan yang sehat di dalam skuad.
Dony terus menunjukkan perkembangan sejak pertama kali mencatatkan debut di tim senior pada ajang FIFA Series 2026 Maret lalu. Pada saat itu, ia tampil sebagai starter ketika Timnas Indonesia meraih kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts-Nevis.
Perjalanan Dony di level tim senior juga terus berlanjut melalui pengalaman laga-laga setelah debut tersebut. Meski sempat masuk sebagai pemain pengganti dalam laga kontra Bulgaria, ia kembali membuktikan kualitasnya saat Timnas Indonesia menghajar Oman 3-0 pada laga FIFA Matchday tanggal 5 Juni kemarin.
Perkembangan Dony Tri Pamungkas di tim senior
Dalam rangkaian penampilan yang ia jalani, Dony memiliki jejak peningkatan yang terlihat dari perannya di setiap kesempatan. Ia memulai sebagai starter pada laga FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts-Nevis, kemudian mendapatkan pengalaman dari skenario pertandingan yang berbeda saat menghadapi Bulgaria.
Ketika Timnas Indonesia bertemu Oman pada FIFA Matchday tanggal 5 Juni, Dony kembali mendapat ruang untuk menunjukkan kontribusi, yang pada akhirnya sejalan dengan kemenangan 3-0. Herdman kemudian menilai perkembangan itu sebagai bagian dari sinyal yang perlu diperhatikan dalam persaingan internal tim.
Pelatih yang berbicara menjelang laga melawan Mozambik itu juga menekankan bahwa Dony berasal dari Boyolali. Ia menggambarkan bahwa karakter yang dimiliki Dony menjadi nilai tambah untuk skuad dalam menghadapi kebutuhan permainan yang menuntut ketepatan serta kesiapan mental.
Profil pemain hybrid
Di konferensi pers jelang laga melawan Mozambik, John Herdman menegaskan bahwa dirinya sangat menyukai profil pemain yang memiliki fleksibilitas tinggi, atau yang disebut sebagai pemain hybrid. Menurut Herdman, karakteristik tersebut melekat pada diri Dony, yang mampu beroperasi secara efisien di kedua sisi lapangan.
“Jadi ya, dia (Dony Tri) pasti berkembang dalam peran internasional bersama timnas,” tegas Herdman. Pernyataan ini memperlihatkan bahwa bagi Herdman, perkembangan Dony tidak berhenti pada satu pola peran, melainkan memiliki prospek untuk terus tumbuh mengikuti tuntutan level pertandingan internasional.
Herdman juga menilai bahwa persaingan di posisi inti tim akan semakin terbuka seiring dengan perkembangan Dony. “Saya pikir di masa depan dia akan bersaing untuk memperebutkan posisi starter di Piala Asia,” pungkasnya.
Dalam pandangan pelatih, kesempatan bermain akan diberikan kepada siapa pun yang mampu memenuhi profil taktis yang ia inginkan. Dengan demikian, pesan yang ditekankan Herdman kepada pemain senior adalah kebutuhan untuk menjawab tantangan di lapangan agar tetap bisa bersaing di Timnas Indonesia.
Apresiasi Herdman terhadap Dony Tri Pamungkas akhirnya bermuara pada satu arah yang sama: menjaga standar permainan tetap meningkat. Dengan konsistensi yang sudah ditunjukkan Dony sejak debutnya pada FIFA Series 2026 hingga laga FIFA Matchday melawan Oman, pelatih menyebut perkembangan tersebut sebagai hal yang menarik untuk diikuti ke depannya.












