jurnalistik.co.id – Manchester Super Giants memastikan kemenangan meyakinkan atas Welsh Fire dalam pertandingan The Hundred di Old Trafford, sekaligus membawa mereka naik ke peringkat tiga klasemen sementara. Kunci laga datang dari performa Jos Buttler yang menembus tonggak rekor lari T20.
Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan sembilan wicket, Buttler tercatat menjadi pencetak lari T20 terbanyak sepanjang masa. Ia melewati catatan Kieron Pollard yang sebelumnya bertahan di angka 14.803, setelah memanfaatkan momentum saat duel sedang berjalan ketat.
Proses pemecahan rekor itu terjadi ketika Buttler melancarkan pukulan-pukulan besar yang menambah kepercayaan diri tim. Ia mencetak enam pertama dari tiga kali pukulan enam beruntun yang ia lepaskan off Duan Jansen, sebelum akhirnya membawa dirinya menuju total akhir yang gemilang.
Pada akhirnya, Buttler menutup innings dengan raihan 51 tidak keluar dari 20 bola. Ia juga mengakhiri laga dengan rentetan pukulan enam yang beruntun—back-to-back—ke arah ground sejauh yang ia incar dari Lockie Ferguson.
Dari statistik pemukulannya, Buttler mengemas dua fours dan enam sixes. Angka tersebut sekaligus menggambarkan bagaimana ia tidak hanya mengejar target, tetapi juga mengubah tempo pertandingan menjadi milik Super Giants.
Sementara itu, Tim Seifert berperan besar sebagai mitra sekaligus penopang keberhasilan Super Giants dalam menyelesaikan target. Seifert mencatatkan 62* dari 36 bola dan menjadi salah satu nama yang memastikan permainan Super Giants tetap stabil hingga akhir.
Secara keseluruhan, Super Giants mencapai 161-1 dari 69 bola. Dengan target yang ditetapkan Welsh Fire di angka 156, mereka berhasil menyelesaikan chase dengan sisa 31 bola—sebuah margin yang menunjukkan efektivitas strategi batting sejak awal.
Welsh Fire sendiri menutup innings pertamanya pada 155-4 dari 100 bola. Phil Salt, yang memutuskan untuk bat setelah memenangkan undian, menjadi penggerak utama pada fase awal lewat kemitraan pembuka yang sangat produktif.
Berita Terkait
Salt tampil 48 dari 37 bola, sementara Matt Short mengemas 71 dari 47 bola. Kolaborasi keduanya menghasilkan kemitraan 125, dengan kombinasi pukulan 11 fours dan lima sixes yang membuat Fire sanggup memberikan tekanan konsisten kepada lawan.
Namun, kemitraan besar itu akhirnya terhenti ketika Salt ditangkap di area deep off Josh Tongue pada bola ke-83. Kejatuhan wicket tersebut menjadi permulaan dari fase yang kemudian membuat Fire mulai kehilangan ritme.
Setelah itu, Welsh Fire mengalami empat wicket dalam rentang yang hanya menambah 13 runs. Short turut menyusul setelah ditangkap di long-on off Paul Walter, lalu Jordan Cox dan Tom Kohler-Cadmore juga menemukan boundary fielder setelah bola-bola mereka mengenai area tangkapan off Gus Atkinson.
Meski sempat memiliki fondasi yang kuat di awal, Welsh Fire akhirnya harus berhenti pada 155-4. Dengan hasil ini, mereka tertinggal saat Super Giants mulai menjalankan rencana pengejaran dengan lebih terstruktur.
Sejak inning mengejar dimulai, Super Giants tidak menunggu terlalu lama untuk mengendalikan permainan. Seifert dan Paul Walter membangun kemitraan awal 74 dari 35 bola, yang menjadi landasan penting agar tim terus bergerak menuju target tanpa terlalu banyak kehilangan bola.
Paul Walter mencetak 37 dari 18 bola pada penampilan yang juga menandai pertandingan perdananya di turnamen ini setelah Aiden Markram menarik diri karena alasan pribadi. Dalam rentetan aksinya, Walter sempat menampilkan rangkaian lima pukulan batas (boundary) beruntun, berasal dari Duan Jansen dan juga Rachin Ravindra.
Super Giants memang tetap melaju, tetapi ada satu momen yang memutuskan jalannya innings: opener mereka disingkirkan ketika Ben Kellaway melakukan penampilan fielding yang menonjol di area mid-wicket rope. Ia sempat “melempar bola ke atas” saat berada di luar garis rope, lalu melangkah kembali untuk mengumpulkan bola dan menyelesaikan proses tangkapan tersebut.
Setelah wicket itu, tim tuan rumah tidak kehilangan kendali. Buttler dan Seifert menjaga laju, sementara setiap tambahan angka datang dengan cara yang membuat Welsh Fire kesulitan memperpendek jarak.
Hasil akhir kemenangan ini membuat Super Giants berada di posisi ketiga, berjarak empat poin dari Welsh Fire yang menempati urutan kedua. Dengan keberhasilan di Old Trafford, laga tersebut juga menegaskan bahwa rekor T20 yang disentuh Buttler tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari kemenangan kolektif yang rapi dan terukur.












