jurnalistik.co.id – Polisi telah menangkap seorang tahanan yang kabur saat sedang dipindahkan dari fasilitas rumah sakit yang mengamankan ke North Manchester Hospital pada Selasa malam.
Marwan Jumaa, 20 tahun, kini berada dalam tahanan Lancashire Constabulary setelah penangkapan dilakukan pada dini hari Jumat, menyusul operasi pencarian yang berlangsung.
Dalam keterangan yang disampaikan pihak kepolisian, Greater Manchester Police (GMP) menyebut bahwa penangkapan terjadi berkat kewaspadaan seorang petugas.
Detektif Wakil Komisaris Nicola McCulloch mengatakan, “Seorang petugas Lancashire Constabulary yang memperhatikan keadaan mengenali Jumaa dan bertindak cepat untuk melakukan penangkapan.”
Ia menambahkan bahwa setelah penangkapan, Jumaa akan dikembalikan ke fasilitas rumah sakit yang bersifat aman.
Menurut informasi yang beredar, Jumaa sempat dinyatakan kabur ketika proses pemindahan berlangsung. Dalam situasi tersebut, dia digambarkan sebagai risiko bagi orang lain maupun dirinya sendiri.
Karena itu, masyarakat diberi peringatan agar tidak mendekati Jumaa. Publik kemudian diarahkan untuk menghubungi otoritas terkait apabila memiliki informasi yang relevan.
McCulloch juga menegaskan bahwa penyelidikan bergerak dengan cepat dan melibatkan jumlah personel serta sumber daya yang besar dari Greater Manchester Police.
“Ini adalah penyelidikan dengan tempo tinggi yang melibatkan sejumlah besar petugas dan sumber daya dari Greater Manchester Police,” katanya dalam pernyataan lanjutan.
Dalam periode pencarian, GMP melayangkan permintaan informasi kepada masyarakat setelah Jumaa abscond selama transfer menuju fasilitas rumah sakit yang lebih aman.
Jumaa diketahui menjalani hukuman yang bersifat tidak memiliki batas waktu (indefinite sentence) setelah menyerang dua perempuan.
Kasus ini menarik perhatian karena tim melakukan langkah-langkah intensif untuk memastikan Jumaa dapat ditemukan dan diamankan kembali. Dengan latar ancaman yang disebutkan, pencarian dilakukan dengan upaya terkoordinasi agar tidak terjadi situasi berbahaya bagi publik maupun Jumaa sendiri.
McCulloch menyampaikan apresiasi atas kontribusi warga selama proses tersebut.
Berita Terkait
Ia mengatakan, “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas dukungannya setelah permintaan informasi kami. Petugas penanganan panggilan menerima banyak informasi dari warga, dan bantuan tersebut tidak ternilai dalam membantu kami menemukan Jumaa.”
Lebih lanjut, ia menambahkan, “Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang ditunjukkan selama penyelidikan ini.”
Kronologi kejadian
Insiden kaburnya Jumaa terjadi pada Selasa malam saat pemindahan dari fasilitas rumah sakit yang mengamankan menuju North Manchester Hospital.
Pihak berwenang kemudian melakukan pencarian yang intens setelah menyatakan Jumaa abscond selama proses transfer, dengan statusnya yang disebut berbahaya.
Upaya pencarian tersebut akhirnya berujung pada penangkapan di dini hari Jumat, setelah seorang petugas mengenali Jumaa dan bertindak cepat sesuai prosedur penegakan hukum.
Status penanganan
Setelah ditangkap, Jumaa dipastikan berada dalam penguasaan Lancashire Constabulary.
Pihak kepolisian menyebut bahwa langkah berikutnya adalah mengembalikan Jumaa ke fasilitas rumah sakit yang bersifat aman, sejalan dengan kebutuhan pengamanan atas kondisi hukum dan penilaiannya terhadap risiko.
Dalam proses ini, polisi menegaskan pentingnya peran masyarakat sebagai sumber informasi, namun sekaligus mengingatkan agar publik tidak mengambil tindakan sendiri.
Penanganan cepat dan terkoordinasi dari berbagai unit kepolisian menjadi bagian dari respons atas kaburnya seorang tahanan dari pengawasan rumah sakit.
Dengan penangkapan yang telah dilakukan, penyelidikan kini memasuki tahap lanjutan sesuai prosedur, termasuk evaluasi rangkaian pemindahan yang memunculkan insiden kabur tersebut.
Selama masa pencarian, pihak kepolisian terus mengarahkan perhatian publik pada pentingnya informasi yang dapat membantu penegakan hukum. Petugas yang menangani panggilan menerima berbagai masukan dari warga, yang kemudian menjadi bagian dari upaya untuk mempercepat pelacakan dan memastikan Jumaa tidak berada di luar jangkauan pengawasan.
Setelah penangkapan dilakukan dan Jumaa kini berada dalam penguasaan Lancashire Constabulary, proses penanganan memasuki fase berikutnya sesuai prosedur. Pihak berwenang menekankan bahwa langkah selanjutnya adalah mengembalikan Jumaa ke fasilitas rumah sakit yang aman, sekaligus menilai kembali rangkaian pemindahan yang sebelumnya memunculkan insiden kabur, agar penanganan serupa dapat dicegah di kemudian hari.









