Hukum & Kriminal

Operasi 5 Hari Tumpas Kejahatan Imigrasi Terorganisir: Lebih dari 300 Orang Ditangkap

×

Operasi 5 Hari Tumpas Kejahatan Imigrasi Terorganisir: Lebih dari 300 Orang Ditangkap

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: More than 300 arrests in organised immigration crime crackdown

jurnalistik.co.id – Lebih dari 300 orang ditangkap di seluruh Inggris Raya dalam penindakan terkoordinasi terhadap perdagangan ilegal dan kejahatan imigrasi terorganisir. Operasi berdurasi lima hari itu berlangsung antara 15 hingga 20 Juni.

Dewan Kepala Polisi Nasional (National Police Chiefs’ Council/NPCC) menyebutkan, sebanyak 362 penangkapan dilakukan selama operasi tersebut. Di antaranya, 57 migran dilaporkan telah menyeberang melalui Kanal Inggris dengan perahu.

NPCC juga menyatakan lebih dari £1 juta uang tunai disita selama penindakan. Selain itu, polisi mengamankan rokok ilegal, vape, dan rokok sigaret dengan nilai jalan (street value) lebih dari £700.000, serta penyitaan lain berupa mobil, narkoba, dan e-bikes.

Sasar bisnis yang dinilai jadi titik persembunyian

Pusat operasi ditujukan untuk menangani kejahatan di sejumlah lokasi yang mencakup barber shop, vape shop, car wash, produksi makanan, dan salon kuku. NPCC menegaskan bisnis-bisnis semacam itu sering menjadi sasaran jaringan kriminal karena “provide opportunities to conceal illegal working, to exploit vulnerable migrants, and to launder proceeds of crime”.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini melibatkan sebagian besar kepolisian di Inggris Raya. Koordinasi dilakukan bersama sejumlah lembaga, termasuk Home Office, Immigration Enforcement, dan Trading Standards.

Kolaborasi antar-aparat dan komitmen penegakan

Minister for border security and asylum Alex Norris menyebut operasi ini sebagai contoh kerja sama yang terarah. Pernyataannya adalah “targeted collaboration between the police, immigration enforcement and other partners”.

DCC Wendy Gunney, yang memimpin organised immigration crime domestic taskforce, juga menyampaikan pesan yang menekankan koordinasi lintas lembaga. Gunney mengatakan: “This multi-agency activity sends a clear message to organised crime gangs that law enforcement agencies are working together to tackle illegal trade within our communities, and to bring offenders to justice.”

Selain penangkapan, pihak berwenang juga mempertimbangkan penerapan sanksi perdata (civil penalties). Sanksi tersebut ditujukan bagi pemilik bisnis maupun pihak lain yang terhubung dengan tindakan mempekerjakan migran melalui skema kerja ilegal.

Masuk dalam rangkaian kebijakan setelah temuan investigasi

Penindakan ini muncul setelah diumumkannya unit kejahatan terorganisir bernilai £30 juta untuk kawasan High Street pada bulan Mei. Pengumuman tersebut mengikuti laporan investigasi yang menyoroti dugaan mini-marts ilegal, toko vape, serta barbers.

Dalam konteks situasi migrasi, hingga 26 Juni tercatat 11.638 kedatangan ke Inggris melalui small boats pada tahun ini. Angka tersebut disebut 37% lebih rendah dibanding periode yang sama di tahun 2025.

Dengan capaian 362 penangkapan serta berbagai penyitaan bernilai besar, operasi yang berlangsung 15–20 Juni ini menggambarkan fokus aparat untuk memutus rantai perdagangan ilegal dan kejahatan imigrasi terorganisir di sejumlah titik yang dinilai memberi ruang bagi aktivitas melanggar hukum.

Dalam penindakan tersebut, pihak berwenang memandang bahwa jaringan perdagangan ilegal dan kejahatan imigrasi terorganisir tidak berdiri sendiri, melainkan memanfaatkan ruang usaha di tingkat lokal. Karena itu, operasi difokuskan pada tindakan yang bisa memutus peluang penyembunyian aktivitas ilegal, sekaligus menekan perekrutan pekerja melalui skema kerja yang tidak sah.

NPCC dan jajaran terkait juga menyoroti pemilihan lokasi yang spesifik, mulai dari barber shop hingga car wash, termasuk vape shop, produksi makanan, dan salon kuku. Dengan menggabungkan peran kepolisian dan penegakan imigrasi, pengawasan menjadi lebih menyeluruh, bukan hanya menangkap pelaku yang tertangkap di lapangan, tetapi juga menargetkan rantai yang menopang operasional usaha-usaha tersebut.

Dari sisi hasil, penindakan menunjukkan skala yang besar melalui berbagai penyitaan. Selain uang tunai lebih dari £1 juta, polisi mengamankan rokok ilegal, vape, dan rokok sigaret dengan nilai jalan lebih dari £700.000. Aparat turut menyita mobil, narkoba, dan e-bikes, yang mengindikasikan bahwa keuntungan kejahatan tidak hanya berputar di barang selundupan, tetapi juga pada aset bernilai.

Operasi ini juga ditempatkan dalam rangkaian kebijakan yang lebih luas setelah pengumuman unit kejahatan terorganisir bernilai £30 juta untuk kawasan High Street pada bulan Mei. Pengumuman itu disusul laporan investigasi terkait dugaan mini-marts ilegal, toko vape, serta barbers. Pada saat yang sama, konteks migrasi turut menjadi pertimbangan: hingga 26 Juni tercatat 11.638 kedatangan ke Inggris melalui small boats pada tahun ini, atau turun 37% dibanding periode yang sama di 2025.