Peristiwa

Pedagang Asinan Ditabrak Mobil di Kemayoran, Luka di Kepala dan Dirawat di RS Islam

×

Pedagang Asinan Ditabrak Mobil di Kemayoran, Luka di Kepala dan Dirawat di RS Islam

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pedagang Asinan Ditabrak Mobil di Kemayoran Jakpus, Terluka di Kepala

jurnalistik.co.id – Seorang pedagang asinan berinisial OHM ditabrak mobil di jalur cepat Jalan Letjend Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/7/2026). Korban mengalami luka di bagian kepala dan saat ini menjalani perawatan di RS Islam Cempaka Putih.

Kejadian ini menjadi perhatian setelah beredar rumor di media sosial yang menyebut korban meninggal di tempat kejadian perkara. Polisi kemudian membantah kabar tersebut melalui pernyataan Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Sumarno.

Menurut AKP Sumarno, kecelakaan bermula saat pengemudi mobil KIA Picanto berinisial PSA (70) melaju dari arah Pasar Senen menuju Cempaka Putih. Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.15 WIB, ketika kendaraan mencapai area dekat Pusat Gadai Rasa Aman.

Di lokasi, mobil menabrak seorang pejalan kaki yang mendorong gerobak buah. AKP Sumarno menjelaskan bahwa korban yang tertabrak adalah pedagang asinan asal Sumedang, OHM.

Kronologi kejadian Di jalur cepat tersebut, pengemudi sempat mengambil posisi agak ke kiri. Arah pergerakan itu dilakukan setelah pandangan pengemudi dinilai terhalang kendaraan di depannya, yang membuat keberadaan pejalan kaki dan gerobak di jalur cepat baru terlihat kemudian.

Sumarno menyebut kecelakaan tidak bisa terhindarkan karena pandangan pengemudi tertutup mobil boks yang berada di depannya. Ketika kendaraan boks tersebut tidak lagi menjadi penghalang, pengemudi menghadapi kondisi jalan yang sudah memiliki pejalan kaki mendorong gerobak buah di jalur cepat.

Dalam keterangannya, AKP Sumarno menegaskan risiko lalu lintas di jalur cepat berkaitan dengan kecepatan kendaraan. Ia menyatakan korban memang berjalan kaki dan melintas di jalur cepat, sehingga berpotensi memicu tabrakan ketika arus kendaraan bergerak dengan kecepatan tinggi.

Rumor korban tewas dibantah AKP Sumarno membantah narasi yang beredar bahwa korban tewas di lokasi. Ia menjelaskan korban tidak meninggal, melainkan mengalami luka berupa memar di bagian kepala.

“Enggak, enggak meninggal korban. Saat ini rawat di RS Islam (Cempaka Putih),” kata Sumarno dalam keterangan tertulis yang disampaikan. Ia juga menyebut ada rencana pemindahan ke RS Persahabatan, namun pada saat laporan tersebut dibuat korban masih dirawat di RS Islam Cempaka Putih.

Selain kondisi korban, polisi juga menyoroti pendampingan selama proses penanganan. Pengemudi mobil disebut mendampingi evakuasi dan perawatan korban di rumah sakit.

“Pengemudinya perempuan, saat ini masih ngurus korban di RS Islam,” ujarnya. Pernyataan itu sekaligus menjelaskan bahwa setelah kejadian, pihak pengemudi tidak hanya berhenti di lokasi, tetapi turut mengikuti proses penanganan di fasilitas kesehatan.

Dalam peristiwa tersebut, mobil mengalami kerusakan di bagian depan. Sementara itu, gerobak asinan yang didorong korban dilaporkan rusak akibat terbalik setelah tabrakan.

Langkah polisi Pasca kejadian, aparat melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di sekitar lokasi. Polisi juga mengecek rekaman CCTV yang tersedia di area tempat kejadian agar dapat mencocokkan kronologi yang terjadi.

Selain pengumpulan keterangan, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit kendaraan KIA Picanto beserta kelengkapan surat kendaraan. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat penelusuran proses terjadinya kecelakaan.

Hingga keterangan disampaikan, pihak kepolisian menekankan bahwa laporan resmi yang mereka terima tidak menunjukkan korban meninggal di lokasi. Fokus penanganan diarahkan pada kondisi korban yang mengalami luka kepala dan sedang menjalani perawatan di RS Islam.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, polisi berharap informasi yang beredar di masyarakat tidak menimbulkan kepanikan baru. Pengelolaan pemberitaan juga diharapkan membantu publik memahami bahwa korban masih dalam proses medis, sekaligus menegaskan pentingnya kehati-hatian saat berkendara di jalur cepat.