jurnalistik.co.id – Dalam rangka memastikan kesiapan personel serta kelancaran pelaksanaan pengamanan ajang Piala Dunia, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Gorontalo, Kombes Pol. Teddy Rachesna, S. H., S. I. K., M. Si., memimpin apel pengecekan personel yang terlibat dalam kegiatan pengamanan.
Apel pengecekan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (18/7), sebagai bagian dari rangkaian langkah persiapan menjelang pelaksanaan tugas di lapangan. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memastikan seluruh unsur memahami arah kerja yang harus dijalankan selama pengamanan berlangsung.
Melalui apel ini, Kombes Pol. Teddy menekankan pentingnya pemahaman tugas, tanggung jawab, serta pola bertindak yang harus diterapkan oleh setiap personel. Dengan penyamaan pemahaman sejak awal, pelaksanaan pengamanan diharapkan berjalan lebih terukur dan tidak menimbulkan celah koordinasi.
Selain itu, apel pengecekan diposisikan sebagai upaya memperkuat koordinasi antarsatgas. Koordinasi yang solid diperlukan agar penanganan di lapangan dapat berlangsung secara terpadu, efektif, dan tetap selaras dengan standar operasional yang telah ditetapkan.
Dalam arahannya, Dirkrimum juga mengingatkan agar seluruh personel menjaga kedisiplinan selama bertugas. Disiplin dinilai menjadi fondasi utama agar setiap tindakan dapat dilakukan sesuai prosedur, terutama ketika menghadapi dinamika yang mungkin muncul selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Ia juga mengarahkan personel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Peningkatan kewaspadaan tidak hanya dilakukan dalam bentuk kesiapan personel, melainkan juga melalui kemampuan membaca situasi agar langkah pencegahan dapat dilakukan sejak dini.
Kepada seluruh peserta apel, Kombes Pol. Teddy menegaskan perlunya sikap profesional, humanis, dan responsif dalam melayani masyarakat maupun tamu yang hadir. Dengan pendekatan tersebut, pengamanan diharapkan tidak terasa kaku, tetapi tetap memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan bagi pihak yang membutuhkan layanan.
Berita Terkait
Poin lain yang disampaikan adalah pentingnya menjaga kekompakan, komunikasi, dan sinergi dengan seluruh unsur pengamanan. Kombes Pol. Teddy menekankan agar sinergi tidak hanya berjalan di antara personel internal kepolisian, tetapi juga terjalin dengan instansi terkait agar respons yang muncul bisa cepat, selaras, dan tidak saling tumpang tindih.
Ketika koordinasi terjaga dengan baik, setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak awal. Dengan demikian, situasi keamanan diharapkan tetap kondusif sepanjang pelaksanaan rangkaian kegiatan Piala Dunia, mulai dari persiapan hingga tahapan akhir pelaksanaan tugas.
Dirkrimum juga menyampaikan penegasan melalui pesan langsung kepada personel yang hadir. Ia mengingatkan agar setiap tindakan didasarkan pada tanggung jawab dan profesionalisme, sekaligus tetap mengedepankan sikap yang menunjukkan kedekatan dengan masyarakat.
“Saya mengingatkan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, menjunjung tinggi profesionalisme, serta mengedepankan sikap humanis dalam setiap tindakan. Tingkatkan kewaspadaan, perkuat koordinasi, dan laksanakan setiap tugas sesuai prosedur. Kehadiran kita di lapangan harus mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan kepercayaan kepada masyarakat sehingga seluruh rangkaian kegiatan Piala Dunia dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan sukses.” Ucapnya
Melalui apel pengecekan, diharapkan seluruh personel memiliki kesiapan menyeluruh, baik dari sisi fisik, mental, maupun kesiapan operasional. Kesiapan yang dimaksud bukan hanya kemampuan menjalankan tugas, tetapi juga kemampuan menjaga konsistensi dalam penerapan standar pengamanan yang telah disusun.
Pada kesempatan tersebut, apel menjadi sarana untuk menegaskan kembali komitmen personel agar pengamanan berjalan tertib dan mampu merespons situasi yang berkembang. Hal ini penting mengingat pengamanan pada event berskala besar menuntut ketelitian, keteraturan, dan kerja kolaboratif antarunsur.
Dengan adanya pengecekan dan pengarahan di awal, pelaksanaan tugas di lapangan diharapkan mampu memberikan perlindungan yang nyata bagi masyarakat. Personel yang bertugas diharapkan dapat menempatkan diri sebagai bagian dari upaya memastikan suasana tetap aman, nyaman, dan terkendali selama event berlangsung.
Secara keseluruhan, apel pengecekan personel yang dipimpin Dirkrimum tersebut menunjukkan keseriusan Polda Gorontalo dalam mempersiapkan pengamanan Piala Dunia. Langkah awal berupa pengarahan dan penyamaan pemahaman diharapkan menjadi modal utama agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan sukses sesuai target yang ingin dicapai.












