jurnalistik.co.id – Langkah PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) memperkuat ekspansi bisnis streaming lewat FolaPlay yang akan menjadi mitra OTT resmi penayangan FIFA World Cup 2026 di Indonesia bersama TVRI menandai semakin strategisnya ajang olahraga global bagi industri digital nasional. Bagi Folago, momentum ini bukan hanya soal menyiarkan pertandingan, tetapi juga membuka ruang persaingan baru di pasar ekonomi digital dan streaming.
Untuk menopang layanan streaming berskala besar tersebut, Folago menggandeng Huawei melalui Huawei Cloud sebagai penyedia infrastruktur cloud, server, dan Content Delivery Network (CDN) bagi FolaPlay. Infrastruktur ini diposisikan sebagai fondasi penting karena FIFA World Cup 2026 diperkirakan menjadi salah satu ajang dengan konsumsi bandwidth dan trafik streaming terbesar di dunia.
Dengan jumlah penonton yang kemungkinan mengakses pertandingan secara bersamaan dalam skala besar, keberadaan infrastruktur digital menjadi faktor krusial agar layanan tetap stabil. Di situ, kapasitas server, distribusi konten, dan kesiapan jaringan menjadi penentu apakah pengalaman menonton berjalan mulus atau justru terganggu saat trafik memuncak.
Infrastruktur Jadi Kunci
Direktur Huawei Cloud Indonesia Partner Ecosystem Melody Ma mengatakan pihaknya telah menyiapkan infrastruktur yang mampu menghadapi lonjakan trafik dalam skala besar. “Huawei Cloud bangga menjadi mitra infrastruktur teknologi FolaPlay dalam menghadirkan FIFA World Cup 2026 kepada seluruh masyarakat Indonesia. Infrastruktur kami telah terbukti menangani beban streaming skala masif di berbagai pasar global,” ujar Melody dalam keterangan pers, Minggu (24/5/2026).
Kolaborasi itu juga menunjukkan bahwa nilai ekonomi industri OTT atau over the top di Indonesia terus membesar. Pertumbuhan pasar streaming ditopang oleh penetrasi internet cepat yang kian meluas, penggunaan smart TV, serta kebiasaan masyarakat mengakses hiburan melalui perangkat mobile. Kombinasi faktor-faktor ini membuat layanan streaming tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan bagian utama dari konsumsi hiburan digital.
Dalam konteks itu, ajang olahraga premium seperti Piala Dunia menjadi komoditas strategis. Selain menarik penonton dalam jumlah besar, kompetisi seperti ini juga berpotensi mendongkrak pendapatan dari iklan digital, langganan premium, dan monetisasi trafik platform. Artinya, hak siar dan kesiapan distribusi konten digital ikut menentukan posisi pemain di pasar OTT.
Taruhan Bisnis Digital
Direktur Folago Global Nusantara Subioto Jingga mengatakan perseroan memang sengaja membangun fondasi teknologi berstandar global karena tingginya ekspektasi publik terhadap layanan streaming olahraga. “Kami paham betapa besarnya kepercayaan yang diberikan masyarakat Indonesia kepada FolaPlay untuk momen sepenting FIFA World Cup 2026. Karena itulah, kami tidak berkompromi dalam membangun infrastrukturnya,” kata Subioto.
Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Folago tidak hanya bertumpu pada nama besar turnamen, tetapi juga pada kesiapan teknis untuk menjaga kualitas pengalaman pengguna. Dalam bisnis streaming olahraga, kecepatan akses, kestabilan tayangan, dan kemampuan menampung lonjakan penonton sering kali menjadi pembeda utama antara layanan yang berhasil dan layanan yang tertinggal.
Sebagai bagian dari ekspansi bisnis digitalnya, FolaPlay nantinya dapat diakses melalui smartphone, tablet, hingga smart TV. Jangkauan lintas perangkat ini ditujukan untuk menjangkau penonton di berbagai daerah Indonesia, sehingga distribusi akses tidak bergantung pada satu jenis perangkat saja.
Perseroan juga menyebut masih memfinalisasi sejumlah kemitraan teknologi internasional lain untuk memperkuat ekosistem teknis platform tersebut menjelang FIFA World Cup 2026. Dengan demikian, persaingan di bisnis streaming tidak hanya terjadi di sisi konten dan pelanggan, tetapi juga di lapisan teknologi, infrastruktur, dan kesiapan layanan saat trafik besar datang bersamaan.
Di tengah meningkatnya konsumsi hiburan digital, kehadiran ajang sebesar Piala Dunia 2026 dipandang sebagai ujian sekaligus peluang bagi pemain OTT di Indonesia. Bagi Folago, kerja sama dengan TVRI dan dukungan infrastruktur Huawei Cloud menjadi langkah awal untuk masuk lebih dalam ke pasar yang nilainya semakin besar dan persaingannya semakin ketat.









