jurnalistik.co.id – Meksiko menjadi tim pertama yang memastikan tiket babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Korea Selatan pada laga kedua Grup A.
Pertandingan Meksiko vs Korea Selatan di Stadion Guadalajara, Zapopan, Jumat (19/6/2026) pagi WIB berakhir dengan skor 1-0. Gol semata wayang Luis Romo pada menit ke-50 memastikan “El Tri” melaju ke fase gugur.
Di balik kemenangan itu, satu nama menonjol karena kontribusinya saat pertandingan berada di momen paling menentukan. Penjaga gawang Raul “Tala” Rangel menjadi sosok yang layak mendapat sorotan, terutama karena serangkaian penyelamatan gemilang yang menjaga gawang Meksiko tetap aman.
Rangel tampil menepis peluang-peluang berbahaya, termasuk ketika bola muntah datang dari Cho Gue-sung di depan mulut gawang dengan tangan kanannya. Penyelamatan tersebut menjadi krusial karena terjadi pada menit ke-87, tepat di saat Korea Selatan tertinggal dan berupaya mengejar hasil.
Menurut alur pertandingan yang tercatat, peluang itu cukup menentukan bagi Korea Selatan. Namun, aksi Rangel membuat gawang Meksiko tidak kebobolan dan sekaligus menjadi clean sheet kedua Rangel di Piala Dunia 2026.
Setelah pertandingan, Rangel mengungkap apa yang terjadi dalam momen krusial tersebut. Ia menjelaskan bahwa penyelamatannya berawal dari respons cepat ketika berhadapan di situasi duel antara pemain depan Korea Selatan dan pemain belakang Meksiko.
“Itu terjadi sangat cepat, itu murni reaksi,” kata Rangel dikutip dari Fox Sports.
Rangel juga menambahkan bahwa ia tidak dapat menjelaskan secara detail apa yang ia lihat pada saat-saat genting itu karena fokusnya berada pada benturan dengan rekan setim. Ia menyebut bahwa ingatannya terkait momen tersebut tidak terlepas dari posisi dirinya ketika memegang bola.
“Saya tidak bisa benar-benar memberi tahu Anda apa yang saya lihat, karena saya ingat momen benturan dengan rekan setim saya dan saya yang memegang bola.”
Bagi Rangel, penyelamatan itu sekaligus menegaskan bahwa ia menjaga fokus sepanjang laga. Ia menyatakan bahwa ia berhasil saat tim membutuhkan, dan ia mengaku senang karena momen tersebut berujung pada hasil yang dibawa pulang tim.
“Tapi saya pikir saya benar-benar fokus, saya berhasil saat tim membutuhkan saya, dan saya senang tentang itu,” jelasnya.
Jalan Rangel menuju Piala Dunia 2026 juga tidak lepas dari dinamika skuad Meksiko. Ia dipanggil setelah kiper utama Meksiko, Luis Angel Malagon, mengalami cedera awal tahun ini, sehingga Rangel mendapat kesempatan menjadi bagian dari perjalanan “El Tri” di turnamen.
Proses itu turut mengubah komposisi di posisi penjaga gawang. Selain menggantikan ruang dari kiper utama yang terdampak cedera, Rangel juga berhasil menggeser tempat yang biasanya ditempati Guillermo Ochoa, yang berpartisipasi di Piala Dunia keenam dalam kariernya.
Pelatih Javier Aguirre menyampaikan keyakinannya terhadap pilihan yang ia ambil untuk menurunkan Rangel sebagai penjaga gawang Meksiko. Aguirre menilai bahwa Rangel telah menunjukkan performa terbaik sejauh ini dan memberikan dampak penting saat tim membutuhkan.
“Dia menunjukkan tekad yang luar biasa sejak kami memanggilnya untuk pertama kalinya,” kata Aguirre.
“Dia bermain sangat baik untuk timnya musim ini.”
Kemenangan 1-0 atas Korea Selatan membuat Meksiko mencatat langkah besar di Piala Dunia 2026. Namun, di tengah perjalanan itu, penyelamatan Rangel pada menit ke-87 menjadi penentu: peluang emas Korea Selatan tidak berubah menjadi gol, dan Meksiko tetap melaju tanpa kebobolan hingga mengunci tempat di babak 32 besar.












