Teknologi

Panduan Ralat Desil DTSEN Sendiri lewat HP untuk Bansos yang Lebih Tepat

×

Panduan Ralat Desil DTSEN Sendiri lewat HP untuk Bansos yang Lebih Tepat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Begini Cara Ralat Desil DTSEN Secara Mandiri Lewat HP

jurnalistik.co.id – Data desil dalam DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) bisa diralat secara mandiri lewat ponsel agar penyaluran bantuan sosial (bansos) lebih tepat sasaran.

DTSEN memetakan masyarakat ke dalam 10 kelompok tingkat kesejahteraan. Pembagian tersebut menjadi acuan pemerintah ketika menentukan penerima bansos. Penentuan desil tidak hanya bertumpu pada pendapatan, melainkan menggunakan 39 variabel sebagai dasar penempatan kelompok.

Variabel yang dipakai mencakup kondisi hunian, kepemilikan aset, tingkat pengeluaran rumah tangga, serta akses pendidikan dan layanan dasar. Jika hasil penempatan desil tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya dialami keluarga, masyarakat dapat mengajukan perubahan agar penyaluran bansos selanjutnya mengacu pada data yang lebih akurat.

Desil 1 ditujukan untuk kelompok “sangat miskin/miskin ekstrem”, sedangkan desil 2 untuk “miskin”. Selanjutnya, desil 3 mencerminkan “hampir miskin”, dan desil 4 untuk “rentan miskin”. Desil 5 berada pada kategori “transisi menuju kelas menengah”, kemudian desil 6 hingga 10 menggambarkan kelompok kelas menengah sampai ekonomi teratas.

Perubahan desil dapat dilakukan pada sejumlah kondisi. Contohnya, ketika terjadi penurunan atau peningkatan pendapatan keluarga, perubahan status pekerjaan kepala atau anggota keluarga, penambahan maupun pengurangan anggota keluarga, serta perubahan kondisi tempat tinggal dan fasilitas hunian. Pada situasi-situ tersebut, pemohon dapat mengajukan pembaruan data agar status desil diperbarui sesuai kondisi terkini.

Untuk mengajukan ralat, masyarakat perlu menyiapkan dokumen pendukung. Dokumen yang disebutkan meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga, foto KTP pemohon, foto swafoto sesuai ketentuan aplikasi, serta dokumen pendukung lain yang disesuaikan dengan perubahan yang diajukan.

Cara meralat desil secara online

Proses ralat data desil dapat dilakukan melalui dua kanal, yakni melalui web dan melalui aplikasi Cek Bansos.

Melalui web Cek Bansos Kemensos, pemohon dapat membuka laman layanan menggunakan peramban di HP atau komputer. Setelah itu, masukkan NIK dan data wilayah sesuai yang tercantum pada KTP, lalu ketik kode verifikasi yang muncul di layar. Pemohon kemudian memilih tombol Cari Data hingga sistem menampilkan identitas, kelompok desil, jenis bansos yang diterima, serta periode penyalurannya.

Jika data yang terlihat tidak sesuai, pemohon beralih ke jalur pengajuan perubahan di aplikasi. Melalui aplikasi Cek Bansos, pengguna perlu mengunduh dan memasang aplikasi di ponsel, kemudian mendaftar atau masuk ke akun yang sudah terdaftar. Setelah masuk, buka menu Profil Keluarga untuk melihat status desil saat ini.

Apabila data dinilai belum sesuai, pengguna dapat memilih menu Pengajuan Perubahan Data. Pada tahap ini, pemohon melengkapi informasi baru sesuai kondisi terkini, lalu mengunggah dokumen yang sudah disiapkan. Setelah semua data diisi dan dokumen terunggah, pengguna menekan tombol Kirim untuk memproses permohonan.

Tahapan setelah pengajuan perubahan

Setelah pengajuan perubahan data desil dilakukan, sistem akan menjalankan verifikasi dan validasi terhadap data sosial ekonomi masyarakat yang bersangkutan. Jika hasil penilaian menunjukkan data dinilai sesuai, status desil akan diperbarui. Dengan pembaruan tersebut, data terbaru kemudian menjadi acuan untuk penyaluran bansos berikutnya.

Selain mengajukan secara online, perubahan data juga dapat dilakukan dengan mendatangi kantor desa atau kelurahan tempat tinggal. Opsi ini tersedia bagi masyarakat yang memilih jalur layanan langsung untuk melakukan pembaruan data agar penyaluran bantuan berjalan sesuai kebutuhan dan kondisi yang benar.

Untuk memastikan ralat berjalan benar, pemohon perlu mengisi NIK dan data wilayah secara konsisten dengan yang tertera pada KTP. Setelah memasukkan kode verifikasi yang muncul di layar, pemohon memperoleh tampilan informasi yang memuat kelompok desil serta jenis bansos yang terkait, sehingga kesalahan penetapan dapat terlihat sejak awal.

Jika pengajuan perubahan diajukan, data yang diisi dan dokumen yang diunggah menjadi dasar penilaian ulang oleh sistem. Pemohon sebaiknya menyiapkan berkas sesuai perubahan yang diajukan agar proses verifikasi dan validasi dapat menilai kondisi terbaru, lalu melakukan pembaruan status desil bila hasilnya dinilai sesuai.