jurnalistik.co.id – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menjalankan rangkaian kunjungan kerja lintas wilayah selama empat hari, yang meliputi Nusa Tenggara Timur, Gorontalo, hingga beberapa wilayah di Papua. Dalam agenda resminya, Gibran juga melibatkan mahasiswa terpilih sebagai bagian dari delegasi.
Di antara mahasiswa yang berangkat, salah satu peserta berasal dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah. Juru Bicara Unsoed Dian Bestari menjelaskan nama mahasiswanya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (18/6/2026): “Betul. Nama mahasiswa tersebut adalah Rapid Bena Matin , Fakultas Hukum angkatan 2023,” kata Dian.
Dian menegaskan, keberangkatan mahasiswa Unsoed tersebut berstatus resmi mewakili kampus di tingkat nasional. “Yang bersangkutan adalah Duta Kampus Unsoed 2026. Keikutsertaannya wakili lembaga,” ujar Dian mempertegas status delegasi.
Dalam kunjungan kerja Wapres kali ini, Rapid Bena Matin tidak berjalan sendirian. Ia turut diboyong bersama empat perwakilan mahasiswa lain yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Pelita Harapan (UPH), Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Sanata Dharma (USD), dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI).
Rangkaian safari fungsional ini dijadwalkan berlangsung mulai Kamis (18/6/2026) hingga Minggu (21/6/2026). Wilayah yang menjadi tujuan mencakup Nusa Tenggara Timur (NTT), Gorontalo, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
Dalam keterangannya saat memberikan penjelasan pers di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis pagi, Gibran menyampaikan penugasan kepada delegasi mahasiswa yang mengiringi perjalanan. “Hari ini kami ditemani beberapa perwakilan mahasiswa, kita akan berangkat ke Ende, Gorontalo, dan juga Papua,” kata Gibran.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lapangan, Gibran bertolak ke NTT dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.00 WIB menggunakan pesawat kepresidenan. Sepanjang masa kunjungan kerja di NTT, Gibran dijadwalkan meninjau langsung pelaksanaan program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ende.
Selain meninjau MBG, Gibran juga dijadwalkan melihat rencana strategis pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Rombongan kemudian menyempatkan diri berdialog santai dengan masyarakat adat setempat selama berada di wilayah tersebut.
Usai dari NTT, rombongan bergeser ke Provinsi Gorontalo. Di provinsi ini, Wapres dijadwalkan menghadiri sekaligus membuka agenda akbar Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026. Setelah pembukaan, Gibran juga dijadwalkan meninjau proyek infrastruktur Bendungan Bulango Ulu.
Perjalanan dinas kemudian berlanjut ke tanah Papua. Di Provinsi Papua Barat, Wapres diagendakan meninjau Sentra Produksi Kakao Ransiki di Kabupaten Manokwari Selatan serta membuka acara Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional XIV di Manokwari.
Sebagai penutup safari fungsionalnya, Gibran melanjutkan agenda ke Provinsi Papua Selatan melalui Kabupaten Asmat. Di wilayah itu, Wapres akan meninjau beberapa fasilitas publik penting, yakni “Asmat Museum of Culture and Progress”, Sekolah Lapang Sagu, RSUD Agats, serta Gereja Katedral Salib Suci.
Dalam kunjungannya, Gibran juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para mahasiswa yang dinilai aktif memberikan aspirasi dan masukan kritis terkait program-program kerja pemerintah. Apresiasi tersebut disampaikan dalam konteks keterlibatan yang dilakukan secara damai dan konstruktif.
Dengan demikian, kehadiran Rapid Bena Matin sebagai Duta Kampus Unsoed 2026 menjadi bagian dari delegasi mahasiswa yang mengiringi rangkaian kunjungan kerja Wapres selama empat hari. Seluruh agenda yang dijadwalkan mengaitkan peninjauan program-program strategis dengan pertemuan serta kegiatan di tiap wilayah tujuan.
Keikutsertaan para mahasiswa dalam rombongan ini memperkuat tujuan kunjungan kerja, karena mereka ditempatkan sebagai pendamping yang turut mengikuti rangkaian kegiatan di setiap wilayah. Dalam prosesnya, delegasi tersebut diarahkan untuk menyimak jalannya penugasan dan menyampaikan masukan, sehingga aspirasi yang muncul dapat dipertimbangkan selaras dengan program yang sedang berjalan.
Secara keseluruhan, agenda yang dijalani Wapres mencakup peninjauan program unggulan hingga pembukaan serta peresmian kegiatan di berbagai sektor. Mulai dari pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di Ende, pembahasan rencana strategis Koperasi Desa Merah Putih, hingga agenda di Gorontalo dan rangkaian kegiatan di Papua Barat maupun Papua Selatan, rangkaian itu disusun sebagai satu kesatuan perjalanan lintas provinsi yang saling terhubung.











