jurnalistik.co.id – Target Zero Waste 2027 di Kota Madiun dinilai belum akan mudah dicapai jika pengelolaan sampah masih bertumpu pada pemerintah tanpa keterlibatan aktif masyarakat. Rendahnya kesadaran memilah sampah dari rumah tangga disebut menjadi salah satu tantangan utama yang berpotensi menambah volume sampah dan membebani sistem pengelolaan lingkungan daerah.
Zero Waste 2027 Madiun Dinilai Terkendala Ketua
Analisis
Di tengah meningkatnya produksi sampah perkotaan, penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dinilai menjadi langkah yang mendesak. Upaya ini dianggap penting agar penanganan sampah tetap efektif sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan di tingkat lokal.
Peran rumah tangga dinilai kunci
Ketua DPRD Kota Madiun dari Partai Perindo, Armaya, mendorong percepatan gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat untuk mengejar target Zero Waste 2027. Menurut dia, pemerintah kota perlu segera menjalankan langkah perencanaan secara maksimal agar target penanganan sampah bisa tercapai tepat waktu.
“Harus sudah mulai start dari sekarang,” ujarnya.
Armaya menegaskan, pengelolaan sampah tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Ia menilai, kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah tangga menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan program tersebut.
“Pengelolaan sampah itu harus bersama, tidak hanya pemerintah saja,” kata Ketua DPD Partai Perindo Kota Madiun tersebut, Selasa (19/5/2026).
Menurut Armaya, jika pengelolaan sampah rumah tangga tidak dibiasakan sejak awal, beban penanganan akan terus menumpuk di level hilir. Kondisi itu pada akhirnya dapat menyulitkan pencapaian target Zero Waste 2027 yang sudah dicanangkan di Kota Madiun.
Berita Terkait
Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah berbasis masyarakat bukan sekadar program tambahan, melainkan kebutuhan mendesak. Dengan keterlibatan aktif warga, proses pemilahan sampah dari sumbernya dapat berjalan lebih baik dan membantu mengurangi tekanan terhadap sistem pengelolaan lingkungan daerah.
Pengelolaan sampah berbasis masyarakat didorong dipercepat
Armaya juga menilai pemerintah kota harus mulai mengambil langkah yang lebih terencana sejak sekarang. Ia melihat percepatan gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga efektivitas kebijakan lingkungan, terutama ketika volume sampah perkotaan terus bertambah.
Dalam pandangannya, keberhasilan program Zero Waste 2027 tidak bisa hanya diukur dari kesiapan fasilitas atau perangkat pemerintah. Yang tidak kalah penting adalah perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sehari-hari, terutama dari lingkungan rumah tangga.
Ia mengingatkan bahwa kesadaran memilah sampah sejak awal akan sangat membantu meringankan proses pengelolaan di tahap berikutnya. Bila kebiasaan ini tidak dibangun dari sekarang, maka target yang sudah ditetapkan berisiko sulit diwujudkan sesuai jadwal.
Dengan dorongan tersebut, Armaya berharap gerakan pengelolaan sampah di Kota Madiun bisa berjalan lebih luas dan lebih cepat. Menurut dia, keberhasilan menjaga lingkungan tidak mungkin dicapai hanya dengan kerja pemerintah, melainkan harus menjadi gerakan bersama antara warga dan pemangku kebijakan.
Karena itu, ia mendorong agar langkah awal segera dilakukan tanpa menunggu waktu lebih lama. Fokus utamanya adalah membangun kebiasaan memilah sampah dari rumah, memperkuat partisipasi masyarakat, dan memastikan target Zero Waste 2027 tidak berhenti sebagai wacana.
Target Zero Waste 2027 di Kota Madiun dinilai belum akan mudah dicapai jika pengelolaan sampah masih bertumpu pada pemerintah tanpa keterlibatan aktif masyarakat. Rendahnya kesadaran memilah sampah dari rumah tangga disebut menjadi salah satu tantangan utama yang berpotensi menambah volume sampah dan membebani sistem pengelolaan lingkungan daerah.
Di tengah meningkatnya produksi sampah perkotaan, penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dinilai menjadi langkah yang mendesak. Upaya ini dianggap penting agar penanganan sampah tetap efektif sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan di tingkat lokal.











