Politik & Parlemen

Agen Secret Service di tim JD Vance diselidiki terkait dugaan kebocoran

×

Agen Secret Service di tim JD Vance diselidiki terkait dugaan kebocoran

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Secret Service investigating agent for JD Vance over alleged leak

jurnalistik.co.id – Secret Service AS menyatakan seorang agen yang tergabung dalam tim pengamanan Wakil Presiden JD Vance sedang ditangguhkan dan menjadi subjek penyelidikan terkait dugaan kebocoran informasi sensitif.

Dalam keterangan resminya, Secret Service tidak merinci identitas agen yang dimaksud maupun jenis informasi yang diduga dibagikan. Namun, lembaga itu menyebut adanya indikasi bahwa tindakan yang dituduhkan dapat berujung pada konsekuensi pidana.

Secret Service mengatakan agen tersebut menghadapi “potential criminal inquiry”, dengan tuduhan yang mencakup “compromising operational and information security”. Lembaga itu juga menegaskan bahwa perilaku apa pun yang dinilai membahayakan orang yang dilindungi tidak akan dibiarkan.

Juru bicara Secret Service, Anthony Guglielmi, menyatakan, “Any conduct that potentially threatens the safety of a protectee will not be tolerated,”.

Istana Kepresidenan tidak memberikan komentar mengenai proses penyelidikan tersebut. Guglielmi juga tidak menjelaskan informasi spesifik apa yang diklaim telah bocor oleh agen dalam tim Vance.

Meski demikian, laporan awal yang mengaitkan situasi ini muncul dari pemberitaan media televisi AS, MS NOW, pekan lalu. Laporan itu mengutip sumber anonim yang menyebut sebagian anggota tim pengamanan Vance frustrasi dengan pola perjalanan keluarga Vance.

Menurut pemberitaan MS NOW, ada kekhawatiran internal yang menyasar beberapa agenda perjalanan. Salah satu yang disebut adalah rencana penerbangan dengan helikopter militer untuk mengantar anak laki-laki Vance yang masih muda ke pelajaran golf.

Laporan itu juga menyebut rencana lain, yakni keluarga Vance pergi untuk mencari rumah di wilayah Washington DC. BBC menyatakan tidak melakukan verifikasi independen terhadap rincian yang disampaikan dalam cerita MS NOW tersebut.

Menurut CNN, penangguhan agen dikaitkan dengan laporan yang dimuat MS NOW. Sementara itu, kantor wakil presiden menyampaikan tanggapan dalam sebuah pernyataan kepada MS NOW.

Dalam pernyataan tersebut, mereka menulis: “The Vances are grateful to the men and women of the US Secret Service who serve our country with distinction. While protecting a Vice President with a large policy portfolio and a young and growing family presents a unique challenge, agents of the Secret Service do so with excellence every day.”

Ancaman terhadap pihak yang dilindungi meningkat

Kasus ini muncul di tengah peringatan pejabat Secret Service mengenai lonjakan ancaman terhadap orang-orang yang berada dalam perlindungan mereka. Dalam konteks itu, Secret Service menyebut ancaman terhadap Presiden Donald Trump termasuk di dalamnya.

JD Vance dan keluarganya diketahui mendapat perlindungan Secret Service secara penuh, termasuk penugasan perlindungan selama 24 jam. Kondisi tersebut membuat lembaga semakin menekankan pentingnya menjaga keamanan operasional dan informasi.

Di hari Rabu, Direktur Secret Service Sean Curran menyampaikan bahwa lembaga tersebut beroperasi dalam situasi lingkungan ancaman yang, menurutnya, paling berbahaya sepanjang kariernya selama 24 tahun. Ia mengatakan tingkat ancaman yang dihadapi Secret Service berada pada kondisi “off the charts”.

Curran menjelaskan, “The environment has become very volatile, and that’s just across the board,”. Ia menambahkan, “The threat picture and environment is as large as I’ve ever seen it.”

Ia juga menyebut bahwa sejak Januari, agen-agen Secret Service telah membuka hampir 10.000 penyelidikan terkait ancaman. Peningkatan tersebut, menurut pejabat, dipicu oleh kombinasi ancaman daring, pelaku tunggal, ekstremisme ideologis, pihak lawan dari luar negeri, serta individu yang mengalami krisis kesehatan mental.

Pejabat Secret Service menambahkan bahwa sebagian besar ancaman kini muncul secara online, sehingga pola tersebut menggantikan surat tulisan tangan dan bentuk komunikasi tradisional lainnya sebagai sumber utama. Dengan demikian, tantangan penelusuran dan pencegahan dianggap semakin kompleks dibanding periode sebelumnya.

Dalam suasana yang dipandang volatil tersebut, penyelidikan terhadap agen tim Vance menjadi sorotan karena berhubungan langsung dengan risiko keamanan yang dapat memengaruhi keselamatan pihak yang dilindungi.

Sampai saat ini, Secret Service belum mengungkapkan detail lebih lanjut mengenai dugaan kebocoran, termasuk informasi apa yang dimaksud dan apakah ada keterangan tambahan yang akan disampaikan seiring proses pemeriksaan berlangsung.