jurnalistik.co.id – Dua hari menjelang eksekusi pengosongan lahan oleh pemerintah, operasional Hotel Sultan di Blok 15 Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, masih berjalan dan melayani kebutuhan tamu yang ingin check in.
Pemerintah menjadwalkan eksekusi lahan Hotel Sultan pada Kamis, 18/6/2026. Pada Selasa, 16/6/2026, pantauan di area depan hotel menunjukkan aktivitas operasional masih berlangsung.
Sekitar pukul 14.00 WIB, terlihat tiga mobil pribadi terparkir di area depan hotel. Di dekat lokasi tersebut, terdapat empat unit taksi yang terparkir di area khusus taksi.
Empat sopir taksi tampak berbincang di taman kecil yang berada di samping area parkir mereka. Suasana di lingkungan hotel tetap menunjukkan aktivitas harian seperti biasa menjelang jadwal eksekusi.
Setelah masuk ke area teras Hotel Sultan, seorang pria yang mengenakan kaus hitam dan celana panjang hitam terlihat berdiri sambil bersandar di meja sekuriti yang berada di pojok kiri teras. Di sisi kanan teras, seorang petugas keamanan berjaga di dekat mesin x-ray sebelum pintu masuk hotel.
Petugas keamanan tersebut bernama Abdul. Saat disapa, Abdul membalas dengan ramah, “Ada yang bisa dibantu Bu?”
Selama pemantauan mulai pukul 14.00 WIB hingga 14.30 WIB, tidak terlihat tamu yang masuk maupun keluar dari Hotel Sultan. Meski demikian, Abdul menyatakan bahwa operasional hotel masih berjalan normal.
“Masih operasional. Belum ada info lanjut. Kita masih tetap bekerja. Belum ada info lanjutan dari pihak atasan,” ujar Abdul. Pernyataan itu ia sampaikan saat ditanya mengenai kondisi operasional hotel menjelang waktu pelaksanaan eksekusi.
Abdul juga menegaskan bahwa pihaknya tetap melayani tamu. “Tamu masih. Masih ada (yang menginap di hotel). Kalau ada yang check in kita layani, yang check out juga sama,” tegasnya.
Ketika ditanya mengenai jumlah tamu yang datang dan pergi setiap hari, Abdul menyampaikan bahwa ia tidak mengetahui angka tersebut. Menurutnya, data tamu yang datang dan keluar dicatat oleh bagian front office.
Di sela wawancara, seorang tamu yang menginap di Hotel Sultan terlihat keluar dari lobi hotel. Pergerakan tamu tersebut menjadi gambaran bahwa layanan hotel tetap berlangsung meski waktu eksekusi tinggal hitungan hari.
Dengan jadwal eksekusi pada Kamis, 18/6/2026, pantauan pada Selasa, 16/6/2026 memperlihatkan bahwa operasional Hotel Sultan belum berhenti. Aktivitas kendaraan di area hotel, keberadaan petugas keamanan, serta pengakuan Abdul mengenai layanan check in maupun check out menunjukkan bahwa hotel masih menjalankan fungsinya pada masa menjelang pelaksanaan.
Dalam kondisi seperti ini, peran petugas keamanan terlihat tetap dijalankan dengan penjagaan di dekat mesin x-ray sebelum pintu masuk. Abdul juga menyatakan belum adanya informasi lanjutan dari pihak atasan, sehingga operasional hotel tetap dipertahankan sesuai keterangan yang disampaikan pada saat pemantauan.
Sejauh pemantauan pukul 14.00 WIB hingga 14.30 WIB, tidak ada tamu yang terlihat masuk atau keluar selama periode tersebut. Namun, keterangan Abdul dan terlihatnya tamu yang keluar dari lobi menegaskan bahwa Hotel Sultan masih menerima dan melayani tamu yang menginap, sebagaimana disampaikan menjelang dua hari sebelum eksekusi.
Meski eksekusi akan digelar pada Kamis, 18/6/2026, pengamatan pada Selasa, 16/6/2026 menunjukkan bahwa alur kegiatan harian hotel tidak terputus. Di area parkir hingga teras, aktivitas tampak mengacu pada rutinitas penerimaan tamu, sementara personel keamanan tetap menjalankan tugasnya di titik pemeriksaan sebelum tamu memasuki bagian dalam.
Selama rentang pemantauan pukul 14.00 WIB sampai 14.30 WIB, tidak terlihat pergerakan tamu yang masuk maupun keluar secara langsung. Namun, informasi yang disampaikan Abdul mengindikasikan bahwa layanan tetap berjalan sebagaimana mestinya, termasuk kemungkinan check in bagi tamu yang masih membutuhkan, serta check out untuk tamu yang telah menyelesaikan masa menginap.
Selain itu, Abdul juga menjelaskan bahwa catatan rinci mengenai jumlah tamu harian berada di bagian front office. Karena itu, meski jumlah tamu tidak dapat dipastikan dari sisi pengamanan, keberadaan tamu yang terlihat keluar dari lobi memperkuat gambaran bahwa operasional Hotel Sultan tetap berfungsi menjelang waktu pelaksanaan, dengan keamanan yang terus berjaga dan prosedur pemeriksaan tetap terlihat diterapkan.








