Bisnis & Ekonomi

Harga Emas di Pegadaian Kompak Naik, Ini Rinciannya

0
×

Harga Emas di Pegadaian Kompak Naik, Ini Rinciannya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Naik Semua, Begini Daftar Harga Emas di Pegadaian Selengkapnya - Market

jurnalistik.co.id – PT Pegadaian (Persero) merilis daftar harga emas untuk perdagangan hari ini pada Selasa, 26 Mei 2026. Mengacu pada situs Sahabat Pegadaian, seluruh harga emas yang tercatat pada pembaruan kali ini bergerak naik, baik untuk cetakan Antam maupun UBS.

Pergerakan serentak itu terlihat dari emas batangan cetakan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) di Pegadaian. Untuk ukuran 0,5 gram, harganya tercatat Rp 1.511.00 dan naik Rp 23.000 dibandingkan hari sebelumnya. Sementara untuk ukuran 1 gram, Pegadaian membanderol emas Antam di harga Rp 2.916.000, menguat Rp 45.000 dari posisi kemarin.

Kenaikan yang sama juga terjadi pada emas cetakan PT Untung Bersama Sejahtera (UBS). Untuk ukuran 0,5 gram, Pegadaian menetapkan harga Rp 1.543.000, atau bertambah Rp 21.000 ketimbang harga sebelumnya. Adapun untuk ukuran 1 gram, emas UBS dibanderol Rp 2.855.000, naik Rp 40.000 dalam sehari.

Antam dan UBS sama-sama bergerak naik

Jika dilihat dari data yang dirilis Pegadaian, dua merek emas yang paling banyak menjadi acuan pembeli, yakni Antam dan UBS, sama-sama mencatat penguatan pada perdagangan hari ini. Kondisi ini membuat daftar harga emas di Pegadaian ikut menjadi perhatian bagi masyarakat yang memantau pergerakan logam mulia dari waktu ke waktu.

Untuk emas Antam, harga di Pegadaian tercatat berada di level Rp 2.916.000 per 1 gram. Angka itu menunjukkan kenaikan Rp 45.000 dibandingkan hari sebelumnya. Di sisi lain, emas UBS ukuran 1 gram berada di harga Rp 2.855.000, dengan kenaikan harian Rp 40.000.

Selisih kenaikan di antara dua produk tersebut memang tidak sama, tetapi arah pergerakannya sejalan. Keduanya kompak menguat pada perdagangan Selasa, 26 Mei 2026, sehingga daftar harga yang ditampilkan Pegadaian hari ini seluruhnya berada di jalur naik.

Rincian harga yang dirilis Pegadaian

Dalam pembaruan harga hari ini, Pegadaian mencantumkan emas Antam ukuran 0,5 gram di harga Rp 1.511.00. Harga itu naik Rp 23.000 dari hari sebelumnya. Untuk ukuran 1 gram, harga Antam berada di Rp 2.916.000 setelah menguat Rp 45.000.

Di kelompok emas UBS, Pegadaian mencatat harga ukuran 0,5 gram sebesar Rp 1.543.000. Nilai tersebut bertambah Rp 21.000 dibandingkan harga sebelumnya. Sementara itu, UBS ukuran 1 gram dipatok Rp 2.855.000, terangkat Rp 40.000 dalam sehari.

Daftar ini memperlihatkan bahwa pembaruan harga emas Pegadaian pada hari yang sama tidak hanya menunjukkan kenaikan pada satu merek, melainkan pada dua merek sekaligus. Dengan begitu, pembeli yang memantau harga di Pegadaian dapat melihat bahwa pergerakan pagi ini berlangsung serempak.

Bagi masyarakat yang biasa menjadikan Pegadaian sebagai rujukan harga emas harian, data terbaru tersebut menjadi pembanding penting sebelum mengambil keputusan membeli atau sekadar memantau arah pergerakan harga. Pada hari ini, seluruh angka yang tercatat menunjukkan posisi lebih tinggi dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Dengan kondisi serupa pada dua produk tersebut, perhatian pasar biasanya tertuju pada apakah kenaikan ini akan berlanjut atau justru terkoreksi pada pembaruan berikutnya. Karena itu, daftar harga Pegadaian kerap dipantau sebagai gambaran awal untuk membaca arah pergerakan emas dari hari ke hari, terutama ketika Antam dan UBS sama-sama berada pada jalur yang sama.

Situasi seperti ini juga membuat calon pembeli cenderung menunggu momen yang dianggap paling sesuai sebelum mengambil keputusan. Saat harga bergerak naik serempak, selisih nominal pada tiap ukuran menjadi lebih terasa dan dapat memengaruhi pertimbangan masyarakat yang ingin membeli emas batangan dalam skala kecil maupun besar.

Di sisi lain, pembaruan harian semacam ini menegaskan bahwa harga emas di Pegadaian bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti kondisi perdagangan. Karena itu, pembandingan antara harga hari ini dan hari sebelumnya tetap menjadi langkah penting agar masyarakat bisa melihat apakah pergerakan yang terjadi hanya sesaat atau merupakan bagian dari tren yang lebih luas.