jurnalistik.co.id – Kapolda Gorontalo memimpin apel pagi gabungan personel di Lapangan Apel Mapolda Gorontalo pada Senin, 7 September 2026. Apel tersebut diikuti Wakapolda, Irwasda, para PJU, serta seluruh personel Polda Gorontalo.
Dalam arahannya, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H. menekankan agar personel terus mengikuti perkembangan situasi di tingkat global maupun nasional. Menurutnya, dinamika yang terjadi di luar maupun di dalam negeri dapat berdampak pada pelaksanaan tugas kepolisian.
Kapolda juga mengajak anggota mencermati sejumlah isu yang berpotensi memengaruhi kerja institusi, mulai dari kondisi ekonomi hingga aspek hukum. Selain itu, ia menyoroti peristiwa bencana alam yang masih perlu diantisipasi dampaknya, termasuk kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta erupsi Gunung Anak Krakatau yang disebut berdampak pada penerbangan di Jakarta.
Untuk konteks daerah, perhatian diarahkan pada kondisi kekeringan yang masih berlangsung. Kapolda menyampaikan bahwa Polda Gorontalo telah melakukan pendistribusian air bersih dan penanganan Karhutla sebagai bagian dari langkah yang diperlukan.
Ia kemudian meminta personel mengajak masyarakat agar menghemat air. Personel juga diminta berperan mendorong kebiasaan yang lebih aman, seperti tidak membuang puntung rokok dan tidak membakar sampah sembarangan.
Selain aspek kedaruratan lingkungan, Kapolda menyampaikan tiga fokus yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas harian. Ketiga fokus itu berpusat pada situasi Kamtibmas, penguatan deteksi dini, sekaligus kesiapsiagaan menghadapi berbagai kemungkinan gangguan keamanan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menegaskan pentingnya deteksi dini sebagai langkah awal untuk memahami perkembangan di masyarakat. Ia menyampaikan bahwa informasi yang relevan perlu diketahui lebih cepat agar respons kepolisian dapat dilakukan secara tepat.
Berita Terkait
- Alan MacPherson (83) divonis 4 tahun penjara setelah lebih dari 2 juta gambar pelecehan seksual anak di Skotlandia disebut “exceptional”
- Argentina Akan Mengajukan Proses Pidana terhadap Perusahaan Minyak yang Beroperasi di Falklands
- Tersangka pembunuhan tiga orang di Great Denham mengakui kepemilikan ilegal senjata api dan amunisi di Afrika Selatan
“Perkuat deteksi dini. Apa yang terjadi di masyarakat harus kita ketahui. Kita harus menjadi cooling system di tengah masyarakat,” tegasnya. Pernyataan itu menekankan peran kepolisian tidak hanya untuk menindak, tetapi juga untuk meredakan dan mencegah agar situasi tidak melebar.
Pada bagian lain, Kapolda menyoroti komitmen pemberantasan terhadap berbagai tindak pidana yang menjadi perhatian publik. Ia menyampaikan perlunya penguatan penindakan terhadap judi online, narkoba, illegal logging, pinjol ilegal, serta berbagai bentuk kejahatan lainnya.
Kapolda juga mengingatkan seluruh anggota agar tidak terlibat dalam tindak pidana. Ia menekankan agar personel senantiasa menjaga integritas dan menunjukkan perilaku yang dapat diteladani oleh masyarakat.
“Kita sebagai anggota Polri harus menjadi contoh, bukan pelaku kejahatan. Mari bekerja secara profesional, jaga kesehatan dan jaga institusi,” pungkasnya. Arahan tersebut sekaligus menjadi pengingat agar setiap anggota menjalankan tugas dengan sikap profesional, menjaga kondisi fisik, dan tetap merawat nama baik institusi.
Melalui rangkaian pesan dalam apel pagi, Kapolda Gorontalo menegaskan bahwa kesiapsiagaan Kamtibmas perlu dibangun melalui pemahaman situasi yang terus diperbarui. Anggota diharapkan mampu memantau perkembangan, memperkuat langkah deteksi dini, serta menjaga peran Polri sebagai penyejuk di tengah dinamika masyarakat.
Dengan demikian, apel pagi gabungan tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga sarana penegasan arah kerja personel. Seluruh anggota diminta menerjemahkan perintah dan penekanan Kapolda ke dalam tindakan nyata di lapangan, termasuk dalam upaya pencegahan gangguan keamanan maupun penguatan kedisiplinan dan profesionalisme.
Arahan dalam apel tersebut juga menegaskan bahwa perubahan di berbagai lini dapat merembet ke pelaksanaan tugas di lapangan. Karena itu, personel diingatkan untuk tidak memandang perkembangan sebagai urusan jarak jauh, melainkan menyesuaikan kesiapsiagaan sesuai situasi yang terus bergerak, termasuk isu ekonomi dan aspek hukum yang dapat memengaruhi dinamika masyarakat.
Dalam pelaksanaan kegiatan harian, Kapolda mengarahkan agar tiap arahan diterjemahkan menjadi langkah yang konkret: memperkuat pemantauan, menumbuhkan kepedulian terhadap tanda-tanda awal gangguan, serta menjaga kedisiplinan sebagai bagian dari kesiapsiagaan Kamtibmas. Komitmen penindakan terhadap berbagai bentuk tindak pidana juga ditekankan sebagai upaya menjaga ketertiban sekaligus mendorong anggota berperilaku profesional, menjaga integritas, dan tetap menjadi contoh bagi masyarakat.












