jurnalistik.co.id – Tumpukan sampah yang meluber dari Gang Swadaya, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, membuat ruas jalan menyempit dan mengganggu pengguna jalan. Kondisi itu sempat menjadi perhatian setelah beredar lewat video yang diunggah di Instagram @ilhamapriyanto.
Dalam rekaman tersebut, sampah terlihat mengalir hingga ke badan jalan dengan panjang sekitar 100 meter. Pengendara yang melintas harus menyesuaikan arus karena akses yang tersisa hanya satu lajur yang dapat dilalui sepeda motor.
Selain mengurangi lebar jalan, tumpukan sampah juga tampak mencapai ketinggian sekitar satu hingga dua meter. Warga yang berada di sekitar lokasi melaporkan suasana menjadi tidak nyaman akibat penumpukan yang terus berlangsung.
Menurut keterangan yang dihimpun dari lokasi, tumpukan sampah masih terlihat mengular hingga sekitar 60 meter. Aroma tidak sedap juga tercium di area sekitar, sehingga aktivitas di sekitar gang turut terganggu.
Pada Selasa (30/6/2026) siang, petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Timur mulai melakukan pengangkutan sampah. Proses ini dilakukan dengan mengerahkan sejumlah truk untuk mengangkat material yang berada di badan jalan.
Selama sore hari, truk-truk pengangkut terlihat bergantian bekerja di lokasi. Di saat yang sama, Suku Dinas LH Jakarta Timur juga mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan.
Pengangkutan tidak hanya mengandalkan petugas Suku Dinas LH. Proses pembersihan turut dibantu oleh personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Cakung Barat, agar pembersihan berjalan lebih cepat dan terarah.
Setelah tahap pengangkutan berlangsung, volume tumpukan sampah berangsur berkurang. Meski demikian, petugas tetap melakukan langkah lanjutan untuk memastikan material yang masih tersisa dapat dibersihkan.
Terkait target penyelesaian, Lurah Cakung Barat Yasir Habib menyatakan pihaknya menargetkan pengangkutan selesai pada hari yang sama. Ia menyampaikan hal itu langsung saat memantau proses penanganan di lokasi.
“Targetnya rencananya kalau memang hari ini bisa tercapai, harapan kita hari ini bisa selesai tuntas.Terkait truk yang dikerahkan kami belum monitor, tapi ini informasinya akan bolak-balik,” ucap Yasir di lokasi, Selasa.
Yasir menambahkan, koordinasi dengan Suku Dinas LH Jakarta Timur juga dilakukan terkait kuota pembuangan sampah ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Menurutnya, hasil koordinasi tersebut menjadi pegangan agar pengosongan bisa berjalan sesuai rencana.
“Hari ini alhamdulillah tadi hasil koordinasi kita dengan Pak Kasudin, kita sudah dapat kuota untuk pengosongan TPS ini,” jelasnya.
Dengan adanya pengangkutan bertahap menggunakan truk serta dukungan alat berat, penanganan di Gang Swadaya diarahkan untuk mengembalikan akses jalan agar tidak lagi terhimpit tumpukan sampah. Upaya pembersihan yang berlangsung sejak siang hingga sore juga menunjukkan respons cepat terhadap keluhan yang sempat viral di media sosial.
Penanganan di lokasi juga dilakukan secara bertahap agar arus pengguna jalan tidak sepenuhnya berhenti. Setelah material di badan jalan berkurang, petugas memanfaatkan jeda pekerjaan untuk menertibkan sisa tumpukan supaya tidak kembali memenuhi jalur sempit yang tersisa, khususnya untuk perlintasan sepeda motor.
Di sisi lain, proses pembersihan berlangsung dengan memadukan kerja lapangan dari petugas dan dukungan operasional PPSU Kelurahan Cakung Barat. Kolaborasi ini dimaksudkan supaya pengangkutan lebih tertata dari titik-titik penumpukan yang terlihat mengular, sekaligus mengurangi gangguan terhadap aktivitas warga di sekitar gang.
Koordinasi juga terus dijaga sampai tahap akhir agar pengosongan dapat berjalan sesuai target. Lurah Cakung Barat Yasir Habib menyebut hasil pembahasan dengan Kasudin menjadi pegangan, termasuk terkait ketersediaan kuota pembuangan ke TPST Bantargebang, sehingga rangkaian kerja dari pengangkutan hingga pengosongan dapat dieksekusi tanpa jeda yang berlebihan.












