Nasional

Kisah Mantan Preman Untung Pranoto Gabung Tamtama TNI hingga Jadi Perwira Kopassus

0
×

Kisah Mantan Preman Untung Pranoto Gabung Tamtama TNI hingga Jadi Perwira Kopassus

Sebarkan artikel ini
Kisah Mantan Preman Gabung Tamtama TNI, Kariernya Moncer hingga Jadi Perwira Kopassus
Ilustrasi: Kisah Mantan Preman Gabung Tamtama TNI, Kariernya Moncer hingga Jadi Perwira Kopassus

jurnalistik.co.id – Letkol Untung Pranoto menjadi contoh jalan hidup yang berbelok jauh dari kondisi awalnya. Kini ia dikenal sebagai perwira Kopassus, setelah menempuh rangkaian proses yang panjang dan penuh keputusan.

Karier Untung di dunia militer menegaskan bahwa perubahan nasib tidak selalu datang dengan cara yang mudah. Sebelum mengenakan seragam di lingkungan TNI AD, ia lebih dulu hidup dari sisi yang kelam sebagai preman yang paling disegani di Semarang, Jawa Tengah.

Di lingkungan terminal, Untung menjalani hari-harinya sebagai preman. Ia kemudian sampai pada titik ketika kehidupan yang ia jalani terasa tidak lagi sesuai dengan arah yang ingin ditempuhnya.

Letkol Untung Pranoto akhirnya memilih untuk bergabung dengan TNI AD. Keputusan itu ia ambil sebagai upaya mengubah nasib, termasuk mengalihkan fokus dari kehidupan di “lembah hitam” menuju jalan yang ditentukan melalui proses pendidikan militer.

Menurut informasi yang dilaporkan dari Kopassus untuk Indonesia, Untung menyatakan bahwa ia bosan dengan kehidupan di terminal sebagai preman. Pada saat itulah, ia memperoleh kabar mengenai perekrutan anggota TNI.

Ia kemudian mencoba mendaftar. Untung datang ke pendaftaran dengan kaos singlet dan rambut gondrong dengan gaya preman terminal.

Kedatangannya ke lokasi pendaftaran itu tidak langsung diterima. Petugas pendaftaran menolak Untung saat pertama kali mendaftar.

Meski ditolak, ia tidak berhenti pada satu percobaan. Untung memutuskan untuk mendaftar kembali dengan pembenahan yang lebih jelas terhadap dirinya.

Ia mulai dari penampilan. Untung memotong rambutnya dan berpakaian lebih rapi dibanding saat pertama kali datang.

Selain perubahan penampilan, Untung juga meminta doa restu kepada ibunya sebelum melangkah lebih jauh. Langkah itu ia lakukan sebagai penguat saat kembali menjalani proses pendaftaran.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengandalkan bekal pendidikan yang ia miliki. Untung mendaftar dengan dua lembar ijazah, yaitu SD dan SMP.

Saat hendak mendaftar, Untung sempat memegang keyakinan yang ia ungkapkan dalam hati. “Kalau saya tidak menjadi tentara, saya akan menjadi bajingan,” ujar Untung dalam hati saat hendak mendaftar.

Setelah melalui seleksi yang cukup panjang, Untung akhirnya diterima. Ia kemudian mengikuti pendidikan Tamtama TNI AD sesuai jalur yang ia pilih saat mendaftar.

Proses pendidikan itu menjadi tahapan penting bagi Untung untuk membuktikan kesiapannya. Pada akhirnya, ia lulus dan menyandang pangkat Prajurit Dua (prada).

Setelah fase awal sebagai prajurit, Untung melanjutkan perjalanan kariernya. Seiring berjalannya waktu, ia berhasil lolos menjadi anggota baret merah Kopassus.

Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa perubahan yang Untung mulai dari keputusan bergabung dengan TNI AD tidak berhenti di tahap pendaftaran. Ia terus bergerak melalui seleksi dan pendidikan hingga mencapai posisi di Korps Baret Merah.

Perjalanan Untung juga memperlihatkan bagaimana penolakan pada percobaan awal tidak menghentikannya. Ia melakukan upaya perbaikan, termasuk memotong rambut, berpakaian rapi, meminta doa kepada ibunya, serta melanjutkan proses seleksi dengan bekal ijazah SD dan SMP.

Dengan demikian, kisah Letkol Untung Pranoto menggambarkan rangkaian keputusan yang berkelanjutan. Dari seorang preman yang disegani di Semarang hingga menjadi perwira Kopassus, perjalanan itu dibangun lewat keberanian mencoba lagi dan mengikuti proses yang ditetapkan dalam perekrutan serta pendidikan.

Keseluruhan cerita ini disampaikan pada Sabtu (6/6/2026), ketika informasi mengenai perjalanan Untung dibahas dalam konteks Kopassus untuk Indonesia. Pada 07 Juni 2026, pukul 06:00 WIB, kisah tersebut menjadi bagian dari pemberitaan yang menyoroti transformasi Untung dalam kariernya.