Bisnis & Ekonomi

Pipa Gas Sumatra-Jawa Ditargetkan Tersambung pada 2028

6
×

Pipa Gas Sumatra-Jawa Ditargetkan Tersambung pada 2028

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pipa Gas Sumatra-Jawa Bisa Tersambung di 2028

jurnalistik.co.id – JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan integrasi jaringan pipa transmisi gas bumi yang menghubungkan Pulau Sumatra dan Pulau Jawa dapat tersambung pada 2028. Target itu disebut diarahkan untuk menjaga keandalan pasokan energi di dua pulau yang memiliki tingkat permintaan gas terbesar di Indonesia.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur gas nasional untuk mendukung ketahanan energi domestik. Menurut dia, penyambungan pipa dari ujung Aceh hingga Jawa Timur akan memberi ruang gerak yang lebih luas bagi pemerintah dalam menyalurkan gas dari berbagai sumber lapangan migas.

“Tahun 2028. Sumatra sama Jawa tersambung. Sebenarnya yang belum nyambung itu tinggal Dumai Sei Mangkei itu aja. Kalau yang nyebrang Selat Sunda sudah ada, sudah ada pipanya,” beber Laode dalam Podcast Bukan Abuleke Kementerian ESDM, dikutip Selasa (19/5/2026).

Pemerintah saat ini disebut sedang memusatkan perhatian pada penyelesaian ruas pipa Dumai-Sei Mangkei (Dusem). Infrastruktur ini diproyeksikan tuntas pada tahun depan dan dipandang penting untuk mengalirkan gas dari Blok Andaman di Sumatra bagian utara menuju wilayah selatan Sumatra, sebelum akhirnya terhubung ke jaringan pipa di Pulau Jawa.

“Dumai alhamdulillah Dumai kita mulai sekarang dan insyaallah tahun depan kita selesaikan. Begitu rencananya blok Andaman ini insyaallah akan bisa mulai start tahun 2028. Jadi kita sudah jadi nih pipanya, siap untuk menerima,” tambahnya.

Laode menjelaskan, dalam kondisi saat ini mayoritas produksi gas bumi nasional memang dialokasikan untuk kebutuhan industri dalam negeri. Karena itu, sambungan jaringan pipa dari Aceh hingga Jawa Timur dinilai dapat membantu distribusi energi yang lebih merata dan efisien.

Dengan adanya konektivitas antarpulau itu, gas dapat disalurkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari sektor industri, pembangkit listrik, hingga hilirisasi. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan gas yang tersedia bisa dimanfaatkan dari titik mana pun di kedua pulau tersebut sesuai kebutuhan pasokan.

“Kalau kedua ini sudah ada maka transmisi gas itu dari Aceh sampai Jawa Timur ada sehingga gasnya mau disuntikkan di mana pun di kedua pulau ini bisa kita manfaatkan,” paparnya.

Konektivitas tersebut juga diharapkan menjadi penopang percepatan pembangunan jaringan gas rumah tangga atau jargas. Upaya itu dilakukan sebagai bagian dari langkah pemerintah untuk menekan konsumsi LPG di masyarakat.

Melalui sistem pipa transmisi yang terintegrasi, pemerintah optimistis target penambahan satu juta sambungan rumah baru dalam dua tahun ke depan bisa segera direalisasikan. Infrastruktur yang lebih kuat di Sumatra dan Jawa dinilai menjadi syarat penting agar perluasan jargas berjalan lebih cepat.

“Demand gas terbesar itu kan di pulau Jawa dan Sumatera artinya infrastruktur itu harus kuat di kedua pulau itu. Oleh karena itu beberapa tahun lalu sudah kita petakan gimana kalau Aceh sama Jatim kita hubungkan,” tandasnya.

JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan integrasi jaringan pipa transmisi gas bumi yang menghubungkan Pulau Sumatra dan Pulau Jawa dapat tersambung pada 2028. Target itu disebut diarahkan untuk menjaga keandalan pasokan energi di dua pulau yang memiliki tingkat permintaan gas terbesar di Indonesia.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur gas nasional untuk mendukung ketahanan energi domestik. Menurut dia, penyambungan pipa dari ujung Aceh hingga Jawa Timur akan memberi ruang gerak yang lebih luas bagi pemerintah dalam menyalurkan gas dari berbagai sumber lapangan migas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *