jurnalistik.co.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana menyiapkan tempat khusus bagi para lanjut usia (lansia) di Jakarta agar bisa tetap berkumpul, bersilaturahmi, dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman.
Rencana itu mengemuka setelah ia menerima masukan langsung dari lansia saat menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pada Selasa (14/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Pramono mengatakan para lansia menyampaikan kebutuhan yang menurutnya sederhana, tetapi substansinya dalam.
Permintaan yang disampaikan lansia
Pramono menyebut permintaan yang disampaikan para lansia berkaitan dengan ketersediaan ruang agar mereka bisa bersosialisasi sekaligus berkegiatan.
Ia menegaskan, lansia meminta tempat untuk bersilaturahmi dan sekaligus dapat digunakan untuk berkantor.
“Tadi ketika Ibu menyampaikan, bahasanya sederhana tapi permintaannya dalam. Yaitu minta untuk tempat silaturahmi sekaligus berkantor,” kata Pramono, Selasa.
Ia pun memandang ruang yang tepat akan membantu lansia menjaga keterlibatan sosial, bukan sekadar menerima bantuan.
Lokasi sempat dipersiapkan, lalu dialihkan
Menurut Pramono, Pemprov DKI Jakarta sebelumnya sempat menyiapkan lokasi yang akan digunakan untuk tempat berkumpul para lansia.
Namun, lokasi tersebut kemudian dialihkan untuk mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat, yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta.
“Dulu sudah disiapkan, dipakai untuk Sekolah Rakyat. Karena prioritas kami memang Sekolah Rakyat, salah satu program Bapak Presiden yang di Jakarta ini kita memberikan support sepenuhnya,” ujarnya.
Meski demikian, Pramono memastikan Pemerintah Provinsi DKI tetap akan mencari lokasi lain supaya lansia tetap memiliki tempat bersosialisasi.
Ia bahkan berujar bahwa dirinya sempat menyampaikan langsung dorongan agar permintaan tersebut segera ditindaklanjuti.
“Tapi tadi saya bilang sama Pak Iqbal, ‘Pak Iqbal, kalau Bapak enggak memenuhi permintaan lansia, kualat. Jadi tolong carikan sampai dapat untuk tempat pertemuan lansia di Jakarta ini’,” ucapnya.
Berita Terkait
Pramono menyebut Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Iqbal Akbarudin sebagai penerima penegasan agar rencana itu dapat direalisasikan.
Upaya kesejahteraan lansia selain bantuan
Dalam kesempatan yang sama, Pramono menegaskan Pemprov DKI akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan lansia melalui berbagai program.
Selain bantuan sosial lewat Kartu Lansia Jakarta (KLJ), para lansia juga disebut memperoleh fasilitas transportasi umum gratis dan layanan kesehatan.
Pramono juga menyebut adanya program Sekolah Lansia sebagai bagian dari rangkaian dukungan yang disiapkan pemerintah.
Ia menekankan bahwa perhatian terhadap lansia tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan materi.
Baginya, hal paling penting adalah memastikan lansia tetap merasa memiliki peran dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang paling penting bagi lansia adalah merasa tetap produktif, bahagia, happy , dan yang paling utama adalah tetap mendapatkan rasa kasih sayang dari keluarga,” tutur Pramono.
Dengan cara itu, Pramono berharap para lansia bisa terus menjaga kualitas hidup, sekaligus tetap terhubung dengan lingkungan sosialnya.
Rencana penyiapan ruang yang bisa dipakai berkumpul dan berkegiatan tersebut, menurut Pramono, merupakan respons atas permintaan lansia yang disampaikan langsung saat HLUN ke-30 di Ancol.
Ia pun mengaitkannya dengan komitmen Pemprov DKI untuk mencari lokasi pengganti setelah kebutuhan ruang berkumpul sempat bergeser karena prioritas program Sekolah Rakyat.
Melalui langkah lanjutan itu, lansia diharapkan tetap memiliki tempat untuk bersilaturahmi, menjalankan aktivitas, serta membangun suasana kebahagiaan di tengah kehidupan sehari-hari.
Pramono memandang masukan yang datang dari lansia bukan sekadar catatan kebutuhan sesaat, melainkan arahan agar pemerintah menata fasilitas yang benar-benar sesuai cara lansia menjalani hari. Karena itu, upaya penyiapan ruang diposisikan sebagai tindak lanjut langsung dari pertemuan saat HLUN ke-30 di Ancol.
Ia menilai, ruang yang dapat digunakan untuk bersilaturahmi sekaligus berkegiatan akan membantu lansia tetap memiliki keterlibatan dalam lingkungan sekitarnya. Langkah tersebut juga diharapkan melengkapi rangkaian dukungan yang sudah ada, termasuk Kartu Lansia Jakarta (KLJ), fasilitas transportasi umum gratis, layanan kesehatan, dan program Sekolah Lansia.
Meski sebelumnya lokasi sempat disiapkan lalu dialihkan untuk Sekolah Rakyat, Pramono menegaskan pencarian pengganti tetap berjalan. Ia menyatakan penegasan langsungnya disampaikan kepada Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Iqbal Akbarudin agar rencana tersebut segera terealisasi sesuai permintaan para lansia.












