Peristiwa

Turis China Pingsan Saat Trekking di Pulau Padar, Tetap Teruskan Wisata Usai Dievakuasi

0
×

Turis China Pingsan Saat Trekking di Pulau Padar, Tetap Teruskan Wisata Usai Dievakuasi

Sebarkan artikel ini
Turis China Pingsan Saat Trekking di Pulau Padar, Tetap Lanjut Wisata Usai Dievakuasi Regional 7 Juni 2026
Ilustrasi: Turis China Pingsan Saat Trekking di Pulau Padar, Tetap Lanjut Wisata Usai Dievakuasi

jurnalistik.co.id – Seorang wisatawan asal China, Han Zhiwei (41), sempat pingsan saat melakukan trekking di kawasan wisata Pulau Padar, Taman Nasional Komodo (TNK), pada Minggu (7/6/2026). Setelah dievakuasi dan menjalani penanganan awal, ia kemudian melanjutkan perjalanan wisatanya.

Han mengalami kelelahan ketika berada di Pos 5 Site Padar Selatan. Petugas selanjutnya melakukan evakuasi karena kondisi wisatawan tersebut dinilai membutuhkan pertolongan segera.

Kasat Polhut Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), Rawuh Pradana, menyampaikan bahwa petugas saat itu belum dapat memastikan riwayat penyakit Han. Menurut Rawuh, kronologi awal yang diterima petugas menunjukkan Han sempat kelelahan di Pos 5 Site Padar Selatan, lalu mengalami gejala kaku.

Rawuh mengatakan, “Untuk riwayat penyakit, belum bisa dipastikan oleh petugas kami, karena kronologi awal yang kami dapatkan bahwa yang bersangkutan mengalami kelelahan di Pos 5 Site Padar Selatan dan kemudian kaku,” kata Rawuh.

Dalam rangkaian perjalanan tersebut, Han tengah mengikuti wisata menggunakan speedboat Lacoco. Speedboat berangkat dari Labuan Bajo menuju sejumlah destinasi di kawasan TN Komodo.

Setelah Han berada dalam kondisi lemas, petugas melakukan evakuasi dengan menggunakan tandu. Wisatawan kemudian dibawa menuju pos yang lebih bawah untuk mendapatkan penanganan di lokasi yang lebih memungkinkan.

Di lokasi penanganan awal, Han memperoleh bantuan oksigen. Petugas juga memberikan pertolongan pertama yang diperlukan agar kondisi wisatawan dapat stabil dan kembali membaik.

Rawuh menyebutkan bahwa meski sempat pingsan dan dievakuasi, kondisi Han berangsur membaik setelah penanganan dilakukan. Proses pemulihan berjalan bertahap sesuai respons kondisi fisiknya.

Pengurus speedboat Lacoco, Rikardus Ragut, turut menjelaskan bahwa Han bahkan meminta agar tetap melanjutkan perjalanan wisata. Permintaan itu muncul setelah ia memperoleh penanganan selama berada di lokasi.

Rikardus menyampaikan, “Atas permintaan tamu sendiri untuk lanjut trip. Tadi ke Pantai Pink dan trekking di Pulau Komodo,” kata Rikardus.

Setelah penanganan awal dan kondisi Han membaik, perjalanan wisata dilanjutkan. Han tetap meneruskan rangkaian kegiatan yang sempat terganggu oleh insiden pingsan yang dialaminya selama trekking.

Dalam sisa perjalanan wisatanya, Han didampingi pemandu wisata dan ranger Balai Taman Nasional Komodo. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan kondisi Han tetap terpantau selama ia melanjutkan kegiatan wisata.

Dengan demikian, insiden yang sempat membuat wisatawan tersebut pingsan tidak menghentikan total rencana kunjungannya di kawasan TN Komodo. Setelah evakuasi dari Pos 5 Site Padar Selatan dan penanganan berupa bantuan oksigen, Han kembali melanjutkan perjalanan sesuai permintaannya sendiri.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa penanganan cepat di lokasi menjadi bagian penting untuk membantu kondisi wisatawan pulih. Selain evakuasi menggunakan tandu, tindakan awal di lapangan dilakukan agar Han dapat kembali mengikuti rangkaian kunjungan wisatanya di kawasan yang sama.

Selain didampingi petugas dan tim terkait, Han juga kembali menyertakan aktivitas trekking dan kunjungan destinasi yang sudah menjadi bagian dari rute speedboat Lacoco. Ia melanjutkan perjalanan setelah kondisi dinilai berangsur membaik, termasuk rangkaian yang mencakup Pantai Pink dan trekking di Pulau Komodo.

Berangkat dari kelelahan yang kemudian disertai gejala kaku, penanganan dilakukan seiring evaluasi petugas di lapangan. Setelah kondisi Han dinilai perlu pertolongan segera, ia tidak hanya dievakuasi, tetapi juga terus dipantau selama proses pemindahan dari Pos 5 Site Padar Selatan menuju titik penanganan yang lebih memungkinkan.

Usai bantuan oksigen dan pertolongan pertama membuat kondisinya berangsur lebih stabil, Han melanjutkan agenda wisatanya bersama pendamping. Rangkaian kunjungan yang sempat terganggu kemudian kembali berjalan sesuai rencana trip speedboat Lacoco, termasuk singgah di Pantai Pink serta kegiatan trekking di Pulau Komodo, dengan pengawasan pemandu dan ranger TN Komodo.