jurnalistik.co.id – JAKARTA – Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan pengembangan sektor energi listrik nasional. Dukungan itu disampaikan seiring kebutuhan memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia, mulai dari peningkatan rasio elektrifikasi, pengembangan jaringan distribusi, hingga pemerataan akses listrik ke wilayah yang masih sulit dijangkau.
Ketua Umum AKLI Puji Muhardi mengatakan, langkah pemerintah memperkuat sektor ketenagalistrikan merupakan kebijakan strategis yang tidak hanya berkaitan dengan penyediaan energi, tetapi juga dengan arah pembangunan nasional secara lebih luas. Menurut dia, sektor ini memiliki peran langsung terhadap ketahanan energi, pertumbuhan ekonomi, investasi, dan daya saing industri nasional.
Dukungan untuk program strategis
Puji menyebut, dukungan AKLI mencakup sejumlah program strategis yang selama ini menjadi bagian dari upaya pemerataan layanan energi listrik di Indonesia. Program itu antara lain peningkatan rasio elektrifikasi nasional, pembangunan jaringan distribusi listrik, pembangunan gardu induk, penguatan sistem transmisi, serta pemerataan akses energi listrik ke daerah terpencil dan kawasan industri baru.
“Langkah pemerintah memperkuat sektor ketenagalistrikan merupakan kebijakan strategis. Tidak hanya untuk menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi, investasi, dan daya saing industri nasional,” ujar Puji, Rabu (27/5/2026).
Menurut AKLI, pembangunan infrastruktur kelistrikan nasional tidak bisa dilihat sebagai proyek teknis semata. Di baliknya, ada kebutuhan untuk memastikan bahwa layanan energi listrik benar-benar hadir secara merata, baik di wilayah yang sudah berkembang maupun di daerah yang masih membutuhkan dorongan pembangunan lebih lanjut.
Peran vital infrastruktur kelistrikan
Sebagai organisasi yang menaungi kontraktor listrik dan mekanikal di Indonesia, AKLI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program strategis pemerintah dan PT PLN (Persero). Organisasi ini memandang pembangunan infrastruktur kelistrikan sebagai unsur vital dalam menopang agenda industrialisasi, hilirisasi, serta pengembangan kawasan ekonomi di berbagai daerah.
Dalam pandangan AKLI, keberadaan infrastruktur kelistrikan yang andal menjadi salah satu fondasi penting agar pertumbuhan ekonomi bisa berjalan lebih merata. Tanpa pasokan listrik yang memadai, berbagai sektor yang bergantung pada energi tidak akan bisa tumbuh secara optimal, termasuk industri, perdagangan, dan kawasan ekonomi baru.
Karena itu, AKLI menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, PLN, dan pelaku usaha konstruksi ketenagalistrikan. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci agar pembangunan sektor energi listrik nasional tidak hanya berlangsung cepat, tetapi juga tepat sasaran dan menjangkau wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses.
Selain itu, pembangunan gardu induk dan penguatan sistem transmisi juga disebut menjadi bagian penting dari upaya memperkokoh sistem kelistrikan nasional. Infrastruktur tersebut diperlukan agar distribusi listrik bisa berjalan lebih stabil dan mendukung kebutuhan energi yang terus meningkat dari waktu ke waktu.
Mendukung pemerataan energi ke daerah terpencil
AKLI juga menyoroti pentingnya pemerataan energi listrik ke daerah terpencil. Bagi AKLI, pemerataan akses listrik bukan hanya soal menyediakan penerangan, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan dasar lainnya.
Dengan tersedianya infrastruktur listrik yang lebih merata, daerah-daerah yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau diharapkan dapat ikut merasakan manfaat pembangunan nasional. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan sektor energi listrik sebagai bagian dari agenda besar pemerataan kesejahteraan.
Di sisi lain, kawasan industri baru juga menjadi perhatian dalam dukungan AKLI. Kebutuhan listrik yang stabil dan memadai di kawasan semacam itu dipandang penting untuk menunjang aktivitas produksi dan menarik minat investasi. Karena itu, penguatan jaringan distribusi dan transmisi dianggap tidak bisa dipisahkan dari strategi pertumbuhan ekonomi nasional.
Puji menegaskan, AKLI akan terus mengambil peran dalam mendukung pembangunan ketenagalistrikan nasional. Sebagai wadah bagi kontraktor listrik dan mekanikal, AKLI melihat kerja sama yang erat dengan pemerintah dan PLN sebagai langkah yang perlu dijaga agar pembangunan infrastruktur energi bisa berjalan lebih cepat, lebih luas, dan lebih merata.
Dengan dukungan tersebut, AKLI berharap percepatan pengembangan energi listrik nasional dapat memberikan dampak nyata bagi ketahanan energi, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan daya saing industri Indonesia di masa mendatang.












