jurnalistik.co.id – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan menggelar upacara Prasetya Perwira (Praspa) untuk melantik para calon perwira remaja (Capaja) TNI dan Polri. Pelaksanaan upacara tersebut dijadwalkan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (21/7/2026) pagi.
Prabowo akan memimpin langsung rangkaian upacara pelantikan itu. Hal tersebut disampaikan dalam penjelasan agenda yang disampaikan Prasetyo kepada media.
“Besok sesuai dengan agenda Bapak Presiden akan memimpin upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri di Istana Merdeka pada pukul 08.00 WIB pagi,” kata Prasetyo.
Menurut Prasetyo, detail terkait jumlah Capaja yang dilantik belum dapat ditentukan secara pasti pada saat penjelasan disampaikan. Ia mengatakan angka yang disebut masih bersifat perkiraan, karena ada kemungkinan penambahan peserta.
“Nanti kami cek ya, kurang lebih kalau kami tidak keliru di, kurang lebih di 1.500, tapi nanti kami coba cek kembali karena ada penambahan jumlah peserta didik atau jumlah taruna,” kata dia.
Pelantikan Capaja TNI dan Polri melalui upacara Praspa merupakan agenda yang dilakukan setiap tahun. Prabowo disebut selalu melaksanakan pelantikan tersebut sebagai bagian dari proses pembinaan perwira muda.
Pada upacara Praspa tahun lalu, Prabowo menyampaikan pesan kepada para perwira remaja agar bersedia mengabdi untuk negara dan bangsa. Dalam amanat tersebut, Prabowo juga menekankan agar perwira yang dilantik menjadi polisi dan tentara yang membela rakyat.
Berita Terkait
Prabowo menggarisbawahi arahan itu dengan kalimat yang ia sampaikan dalam upacara pelantikan pada 23 Juli 2025. “Jadilah tentara rakyat, tentara nasional, tentara pejuang. Jadilah polisi rakyat, polisi nasional, polisi pejuang selalu membela rakyatmu, selalu cintai rakyatmu, kau adalah anak kandung dari rakyat Indonesia,” kata Prabowo menyampaikan amanat dalam upacara pelantikan pada 23 Juli 2025 lalu.
Dalam konteks upacara yang akan digelar besok pagi, Praspa menjadi momen resmi untuk mengukuhkan para calon perwira remaja TNI dan Polri melalui kepemimpinan Presiden Prabowo. Jadwal pelantikan yang disampaikan menetapkan waktu pukul 08.00 WIB di Istana Merdeka, Jakarta.
Sebagai bagian dari persiapan, informasi mengenai jumlah Capaja yang akan dilantik masih akan diverifikasi kembali. Prasetyo menyebut perkiraan berada di kisaran “kurang lebih di 1.500,” namun menegaskan bahwa pengecekan akan dilakukan karena terdapat penambahan jumlah peserta didik atau jumlah taruna.
Dengan agenda tersebut, Praspa diharapkan berjalan sesuai rangkaian pelaksanaan yang sudah dijadwalkan pemerintah. Para Capaja yang dilantik akan memperoleh pengukuhan melalui upacara Prasetya Perwira, sementara pesan Prabowo yang menekankan komitmen membela rakyat menjadi bagian dari arah yang diingatkan kembali kepada perwira muda.
Rangkaian pelantikan Praspa ini dipusatkan pada pengukuhan calon perwira remaja dari TNI dan Polri. Presiden Prabowo disebut akan memimpin langsung proses tersebut, sehingga pelantikan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga bagian dari kesinambungan pembinaan perwira muda yang telah berjalan secara rutin setiap tahun.
Dalam penjelasan yang disampaikan ke media, Prasetyo menegaskan bahwa informasi jumlah peserta Capaja masih menunggu pengecekan lanjutan. Prasetyo menyampaikan angka perkiraan sekitar 1.500, namun membuka kemungkinan adanya penambahan peserta didik atau taruna, sehingga angka finalnya baru dipastikan setelah verifikasi dilakukan kembali.
Menjelang pelaksanaan pada Selasa pagi pukul 08.00 WIB, detail yang masih bersifat perkiraan itu menjadi salah satu fokus persiapan agar acara berjalan sesuai agenda. Pada kesempatan pelantikan sebelumnya, Prabowo juga menyampaikan arahan agar perwira yang dilantik menjadi polisi dan tentara yang membela rakyat, dan pesan tersebut diharapkan kembali menjadi pengingat dalam konteks pengukuhan para Capaja.












