Hukum & Kriminal

Breaking News! Silmy Karim Resmi Ditahan KPK, Mengenakan Rompi Oranye dan Tangan Diborgol

0
×

Breaking News! Silmy Karim Resmi Ditahan KPK, Mengenakan Rompi Oranye dan Tangan Diborgol

Sebarkan artikel ini
Breaking News! Silmy Karim Resmi Ditahan KPK, Kenakan Rompi Oranye dan Tangan Diborgol
Ilustrasi: Breaking News! Silmy Karim Resmi Ditahan KPK, Kenakan Rompi Oranye dan Tangan Diborgol

jurnalistik.co.id – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim resmi mengenakan rompi oranye tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK pada Kamis, 4 Juni 2026.

Penampakan Silmy saat keluar dari lokasi pemeriksaan memperlihatkan rompi oranye khas tahanan KPK sekaligus tangan diborgol. Kondisi tersebut menjadi penanda kelanjutan proses hukum yang dijalaninya di lingkungan lembaga antirasuah.

Usai proses pemeriksaan, Silmy terlihat keluar dengan mengenakan rompi oranye dan tangan diborgol. Sebelum tahap pemeriksaan, ia juga telah menyerahkan diri kepada penyidik KPK.

Dalam pemberitaan yang sama, disebutkan bahwa kedatangan Silmy ke Gedung Merah Putih KPK berlangsung setelah ia datang lebih dahulu pada Rabu, 3 Juni 2026 malam. Pada malam itu, kedatangannya terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Kronologi kedatangan dan pemeriksaan

Silmy disebut tiba di kompleks Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 22.38 WIB. Ia datang menggunakan batik berwarna cokelat, sesuai penuturan yang disampaikan dalam laporan.

Kedatangan Silmy juga disebut didampingi sejumlah ajudan. Setelah tiba di area Gedung Merah Putih KPK, ia langsung menuju area resepsionis untuk menjalani proses administrasi sebelum memasuki tahap pemeriksaan.

Dalam proses administrasi tersebut, Silmy kemudian diarahkan untuk menjalani pemeriksaan. Langkah bertahap itu digambarkan sebagai rangkaian yang mendahului sesi pemeriksaan intensif yang akhirnya bermuara pada penahanan.

Suasana di sekitar lokasi sempat memanas ketika terjadi aksi saling dorong antara ajudan Silmy dan awak media yang telah menunggu kedatangannya. Peristiwa tersebut terjadi di saat Silmy berada di kompleks dan sedang menjalani proses sebelum pemeriksaan.

Meski demikian, rangkaian kegiatan yang disebut dalam laporan tetap berlanjut. Silmy telah melalui proses administrasi, kemudian menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

Pada Kamis, 4 Juni 2026, pemeriksaan intensif tersebut dikaitkan dengan penampakan Silmy yang kemudian mengenakan rompi oranye tahanan KPK. Setelah pemeriksaan rampung, ia terlihat keluar dengan tangan diborgol.

Dengan demikian, kronologi yang tergambar dalam laporan menunjukkan urutan peristiwa sejak Silmy datang pada Rabu malam terkait OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, hingga pemeriksaan intensif pada Kamis yang berujung pada penahanan.

Pemberitaan menempatkan Silmy sebagai Wamen Imipas yang berada dalam proses pemeriksaan KPK setelah menyerahkan diri kepada penyidik. Dalam laporan yang sama, rompi oranye dan borgol disebut menjadi bagian dari penampakan saat ia keluar dari Gedung Merah Putih KPK pada Kamis, 4 Juni 2026.

Rangkaian tersebut juga menegaskan bahwa kedatangan Silmy memiliki keterkaitan dengan OTT yang dilakukan KPK di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Karena itu, langkah-langkah yang dijalani pada malam sebelumnya hingga pemeriksaan intensif pada hari berikutnya menjadi bagian dari alur proses hukum yang disebutkan secara berurutan dalam laporan.

Dalam laporan juga disebutkan bahwa Silmy datang langsung dan segera menuju resepsionis untuk proses administrasi. Setelah administrasi, ia menjalani pemeriksaan, yang pada akhirnya berlanjut pada kondisi penahanan yang tampak melalui penggunaan rompi oranye tahanan KPK.

Sementara itu, dinamika di lokasi yang sempat diwarnai saling dorong antara ajudan dan awak media turut menjadi bagian dari situasi yang menyertai kedatangan Silmy pada Rabu malam. Setelah rangkaian proses berjalan, pada Kamis 4 Juni 2026 Silmy kemudian dikenakan rompi oranye khas tahanan KPK dan tampak dengan tangan diborgol saat keluar.