jurnalistik.co.id – Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, mengapresiasi Yan Budi Nugroho atas konsistensinya mendampingi puluhan anak yatim sekaligus menyediakan warung sembako gratis selama delapan tahun terakhir.
Kegiatan sosial Yan dinilai menjadi upaya yang nyata dalam menjaga keberlangsungan perhatian kepada anak-anak yatim, bukan sekadar program sesaat.
Dalam laporan yang disampaikan pada kesempatan tersebut, Yan tercatat telah membina anak yatim binaannya secara berkelanjutan sejak 2018.
Atas dedikasi itu, Pemerintah Kabupaten Purworejo menghadirkan momen apresiasi melalui kegiatan penyaluran bantuan yang berlangsung di kediaman Bupati.
Momen penyerahan bantuan digelar pada Jumat (24/7/2026), dengan Yuli Hastuti menyerahkan dukungan langsung kepada anak yatim binaan Yan.
Selain Bupati, hadir pula sejumlah perangkat daerah yang mendampingi penyerahan bantuan.
Yan sendiri dipanggil untuk menghadiri acara tersebut karena selama ini terpantau aktif menjalankan pendampingan dan menyediakan warung sembako gratis bagi anak yatim binaannya.
Yan bekerja di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo sebagai aparatur sipil dengan status PPPK.
Di tengah kesibukannya, ia tetap meluangkan waktu untuk mendampingi anak-anak yatim yang tersebar di sejumlah desa.
Dalam kegiatan yang sama, Yuli Hastuti menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai kepada anak-anak yatim binaan Yan.
Pendampingan yang dilakukan Yan selama delapan tahun juga ditandai dengan penyediaan warung sembako gratis yang dapat diakses oleh anak yatim binaannya.
Warung tersebut menjadi simbol perubahan cara pendampingan, dari dukungan yang sifatnya sesekali menjadi dukungan yang berulang dan terencana.
Apresiasi dan ajakan memperkuat gotong royong
Yuli Hastuti menilai kepedulian Yan menghadirkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Apa yang dilakukan Mas Yan merupakan teladan yang patut dicontoh. Kepedulian kepada anak-anak yatim tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.”
Berita Terkait
Menurut Bupati, dedikasi yang dibangun Yan selama bertahun-tahun patut dihargai karena dilakukan dengan ikhlas.
“Kami mengapresiasi dedikasi beliau yang dengan ikhlas mendampingi anak-anak yatim selama bertahun-tahun.”
Bupati juga berharap gerakan serupa dapat mendorong lebih banyak warga ikut berbagi.
“Semoga gerakan seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk berbagi dan peduli terhadap sesama,”
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah ikut mendukung pemenuhan kebutuhan pendidikan dan kebutuhan hidup sehari-hari anak yatim binaan Yan.
Dukungan itu juga dilakukan melalui kolaborasi dengan Basnaz.
Yuli Hastuti menjelaskan, “Kami berkolaborasi dengan Basnaz untuk memberikan sedikit bantuan kepada anak yatim binaan Mas Yan, yang selama ini dibina oleh beliau,” katanya.
Melalui skema bantuan yang diserahkan langsung, perhatian kepada anak yatim menjadi lebih terarah, sekaligus memastikan bantuan yang diterima benar-benar menjawab kebutuhan mereka.
Dalam narasi kegiatan yang disampaikan, perhatian dari pemerintah daerah dipandang oleh Yan sebagai penyemangat agar ia dapat terus melanjutkan program sosialnya.
Yan menempatkan apresiasi tersebut sebagai dorongan untuk mempertahankan pendampingan yang sudah berjalan sejak delapan tahun terakhir.
Upaya Yan juga pernah ditunjukkan melalui kegiatan pembukaan warung gratis bagi anak yatim binaannya di Desa Tridadi, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
Dari rangkaian kegiatan itu, apresiasi Bupati memperlihatkan bahwa kepedulian yang konsisten dapat menjadi gerakan bersama, bukan hanya pekerjaan individu.
Penyaluran bantuan di kediaman Bupati pada Jumat (24/7/2026) pun menjadi penanda bahwa kontribusi sosial Yan selama ini mendapat respons dan penguatan dari pemerintah daerah.
Penyaluran bantuan yang digelar di kediaman Bupati pada Jumat (24/7/2026) juga memperlihatkan bahwa perhatian kepada anak yatim binaan Yan tidak hanya bersifat simbolis, tetapi dirancang agar tepat sasaran, mulai dari paket sembako hingga dukungan uang tunai.
Bagi Yan, rangkaian kegiatan apresiasi tersebut menjadi penguat agar pendampingan yang sudah berjalan sejak 2018 tetap berkelanjutan, termasuk melalui penyediaan warung sembako gratis yang dapat diakses anak yatim di sejumlah desa.
Dukungan pemerintah daerah yang disebutkan mencakup pemenuhan kebutuhan pendidikan dan kebutuhan hidup sehari-hari, sejalan dengan kolaborasi bersama Basnaz, sehingga pendampingan yang dilakukan Yan mendapat penguatan dari berbagai pihak.












