jurnalistik.co.id – Bharaya Fest akan menggelar Car Free Night di kawasan Alun-alun Temanggung pada Sabtu (4/7/2026). Kegiatan bebas kendaraan pada malam hari itu membuat polisi melakukan pengalihan arus agar mobilitas warga tetap terjaga.
Car Free Night menjadi bagian dari rangkaian acara besar Bharaya Fest yang diselenggarakan Polres Temanggung dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Satlantas Polres Temanggung menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Alun-alun Temanggung.
Menurut Kepala Satlantas Polres Temanggung, AKP Yosra Meidicta Mandung, penutupan arus dimulai pukul 15.00 WIB. Akses jalan menuju Alun-alun Temanggung kemudian dibuka kembali pada pukul 23.00 WIB.
Dengan skema tersebut, petugas akan mengarahkan kendaraan yang melintas untuk mengikuti jalur alternatif. Pengalihan dilakukan menyusul adanya penutupan total akses utama menuju Alun-alun pada jam pelaksanaan.
Rekayasa arus dari arah Magelang menuju Wonosobo
Bagi kendaraan yang datang dari arah Magelang menuju Wonosobo, petugas menyiapkan tiga skema pengalihan di lapangan. Rute pertama mengarahkan kendaraan melalui Terminal – Geneng – Jalan Lingkar – Maron.
Rute kedua melewati Terminal – Sroyo – Mudal – SMA Negeri 2 – Mungseng – Pandean. Sementara rute ketiga membawa kendaraan melalui Terminal – Telkom – Tugu – Pasar – Kodim Temanggung – Maron.
Rute alternatif dari arah Wonosobo menuju Magelang
Untuk pengendara yang melintas dari arah Wonosobo menuju Magelang, polisi juga menyiapkan jalur alternatif. Pilihan pertama yaitu Pertigaan Pandean – Prapanca – Kodim Temanggung – Kerkop – Telkom – Terminal.
Selain itu, petugas turut membuka rute lain berupa Pertigaan Pandean – Mungseng – SMA N 2 – Mudal – Sroyo – Terminal. Pengendara diminta mengikuti arahan petugas di titik pengalihan agar arus tidak saling bertabrakan.
Berita Terkait
Pengaturan kendaraan berat
Pengaturan khusus diberlakukan untuk kendaraan berat, terutama truk. Truk yang melaju dari arah Wonosobo menuju Magelang dialihkan sepenuhnya melalui jalur Kedu – Maron – Jalan Lingkar – Geneng – Terminal.
Ketentuan ini berbeda dari rute umum kendaraan lainnya. Penyesuaian jalur untuk truk bertujuan meredam kepadatan di koridor yang terdampak penutupan akses menuju Alun-alun.
Lokasi kantong parkir
Bagi masyarakat yang ingin menghadiri Car Free Night, panitia bersama kepolisian menyediakan tiga titik kantong parkir yang aman. Lokasi parkir tersebut berada di Jalan Pahlawan, Jalan KS Tubun, serta kawasan Pandean.
Warga disarankan memanfaatkan area yang telah disiapkan agar kendaraan tidak mengganggu arus pengalihan. Dengan adanya kantong parkir, proses pergerakan menuju area acara juga dapat diatur lebih tertib.
Rangkaian Bharaya Fest mulai pagi
Di luar Car Free Night, rangkaian Bharaya Fest disebut telah dimulai sejak pagi pada pukul 09.00 WIB. Aktivitas tersebut berlangsung sebelum penutupan akses utama diterapkan pada sore hari.
AKBP Zamrul Aini menjelaskan terdapat beberapa agenda selama rangkaian acara. Di antaranya talkshow mengenai tembakau dan kopi, lomba barista, hingga pameran mobil dan motor klasik.
Selain itu, kegiatan juga mencakup pentas kesenian yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan. Dengan jadwal yang dimulai sejak pagi, rangkaian acara diharapkan memberi ruang partisipasi lebih luas bagi pengunjung sebelum Car Free Night dimulai.
Menjelang waktu penutupan, warga yang berencana melintas di sekitar Alun-alun Temanggung diminta memperhatikan pengalihan rute sesuai arah perjalanan. Petunjuk petugas di lapangan menjadi acuan utama agar perjalanan tetap lancar selama Car Free Night berlangsung dari pukul 15.00 WIB hingga akses dibuka kembali pukul 23.00 WIB.












