jurnalistik.co.id – Gangguan pada layanan Instagram dilaporkan muncul pada saat demo mahasiswa berlangsung di kawasan Bundaran HI, Jakarta, pada Jumat (12/6) malam. Sejumlah netizen kemudian menggambarkan kendala akses yang mereka alami saat mencoba menggunakan fitur aplikasi.
Dalam laporan yang beredar, kata kunci “Instagram” sempat bertengger sebagai trending topic di media sosial X. Dari sana, banyak pengguna menyampaikan bahwa mereka mengalami kesulitan saat mencoba membuka komentar serta mengunggah story pada akun mereka.
Beberapa pengguna menyebut muncul tulisan “couldn’t upload story” yang mengindikasikan ketidakmampuan mengunggah story. Laporan lain juga menyertakan keterangan “waiting for connection” atau menunggu koneksi, seolah aplikasi tidak segera tersambung saat digunakan.
Di saat yang sama, ada pula pengguna yang menyatakan akunnya tiba-tiba ter-log out. Mereka kemudian mengaku tidak bisa masuk kembali (log-in) ke akun, sehingga akses ke layanan Instagram menjadi terhambat.
Dalam situasi tersebut, sebagian pengguna berasumsi bahwa gangguan Instagram berkaitan dengan aksi demo yang sedang berlangsung di area tersebut. Namun, pernyataan mengenai penyebab spesifik tidak disebutkan dalam ringkasan laporan yang beredar, selain adanya kendala akses yang dialami pengguna.
Menanggapi permintaan komentar, perwakilan Meta di Indonesia merujuk pada pernyataan resmi yang disampaikan juru bicara Meta, Andy Stone, melalui unggahan di X. Pada Jumat malam pukul 21.11 WIB, Stone menulis: “Kami menyadari bahwa saat ini ada orang yang mengalami kesulitan mengakses layanan kami. Kami sedang berupaya memperbaikinya,”.
Hampir satu jam setelahnya, pada pukul 22.41 WIB, Andy Stone memberikan pembaruan bahwa layanan Meta, termasuk Instagram, berangsur pulih. Update itu menjadi rujukan dalam perkembangan isu yang sebelumnya ramai di media sosial, baik untuk pengguna yang melaporkan kesulitan login maupun kendala pada fitur unggahan.
Selain pernyataan dari pihak perusahaan, pemantauan gangguan juga disebut melalui laman Downdetector. Menurut laman tersebut, laporan gangguan Instagram di Indonesia tercatat sejak pukul 20.00–23.00 WIB, dengan jumlah laporan terbanyak pada pukul 21.45 WIB, yakni 1.121 laporan.
Untuk konteks global, laporan juga mengutip Reuters terkait jumlah keluhan yang masuk dari berbagai wilayah. Disebutkan terdapat lebih dari 62.000 laporan gangguan untuk Facebook dan lebih dari 8.000 laporan gangguan untuk Instagram secara global, merujuk pada data yang tercatat di Downdetector.
Jangkauan gangguan di beberapa negara
Selain Indonesia, gangguan pada aplikasi di bawah layanan Meta juga disebut terjadi di sejumlah negara. Channel News Asia, merujuk pada situs StatusGator, menyebut pengguna di Filipina, India, Australia, Kanada, dan Amerika Serikat (AS) melaporkan adanya gangguan pada beberapa aplikasi yang berada di bawah naungan Meta.
Dengan demikian, rangkaian laporan memperlihatkan pola keluhan yang meliputi kesulitan mengakses fitur Instagram, termasuk masalah saat mengunggah story dan kendala saat berupaya membuka komentar. Di sisi lain, sejumlah pengguna juga melaporkan kendala log-in setelah ter-log out, yang memperpanjang waktu ketidaknyamanan sebelum layanan dinyatakan membaik.
Secara kronologis, pengaduan pengguna mengemuka sejak malam hari, kemudian direspons melalui pernyataan Andy Stone pada pukul 21.11 WIB. Setelah pembaruan berikutnya pada pukul 22.41 WIB, layanan yang dilaporkan sempat terganggu disebut berangsur pulih, seiring data pemantauan yang menunjukkan rentang gangguan pada jam 20.00–23.00 WIB.
Dalam periode tersebut, media sosial menjadi ruang utama tempat pengguna saling membagikan pengalaman, baik dalam bentuk keterangan singkat seperti “couldn’t upload story” dan “waiting for connection”, maupun laporan log-out dan kegagalan masuk kembali. Update dari pihak Meta kemudian menjadi pegangan yang menjelaskan bahwa perusahaan telah menyadari adanya kesulitan akses dan tengah melakukan perbaikan.












