Daerah

Gubernur Gorontalo Meninjau Media Center PENAS, Senin Siap Dipakai

8
×

Gubernur Gorontalo Meninjau Media Center PENAS, Senin Siap Dipakai

Sebarkan artikel ini
Gubernur Gorontalo Tinjau Media Center PENAS, Senin Siap Digunakan
Ilustrasi: Gubernur Gorontalo Tinjau Media Center PENAS, Senin Siap Digunakan

jurnalistik.co.id – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meninjau kesiapan Media Center PENAS Petani dan Nelayan ke-XVII pada Kamis (11/6/2026). Peninjauan itu dilakukan di lokasi media center yang nantinya menjadi tempat wartawan dan humas se-Indonesia saat pelaksanaan PENAS XVII Tani dan Nelayan.

Dalam kunjungannya, Gusnar Ismail hadir bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Mario Mulyadi serta Kepala Dinas Kominfotik Trizal Entengo dan jajaran. Media Center mengambil tempat di gedung logistik BPBD Kabupaten Gorontalo, yang dipersiapkan untuk menunjang kebutuhan peliputan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Gusnar melihat langsung kondisi ruangan dan fasilitas yang telah disiapkan. Gedung tersebut sudah dicat ulang, sementara area kerja bagi jurnalis telah disediakan dengan 18 meja dan kursi kerja. Penataan juga mencakup pojok konferensi pers serta fasilitas podcast media.

Dengan melihat detail penyiapan, Gusnar memastikan progres fasilitas sejalan dengan agenda PENAS. Ia menanyakan perkembangan kesiapan kepada Trizal Entengo terkait persentase kesiapan yang telah dicapai.

Dalam dialog singkat saat peninjauan, Gusnar menanyakan progres kesiapan fasilitas kepada Trizal Entengo. “Wah sudah siap ya? Sudah berapa persen ini Pak Kadis Kominfo?” tanya Gusnar kepada Kadis Kominfotik Trizal Entengo.

Trizal kemudian menjelaskan bahwa kesiapan Media Center telah mencapai 80 persen. “Sudah 80 persen pak. Besok kita lengkapi dengan 8 unit komputer dan sekarang lagi pemasangan AC standing dua unit,” jelas Kadis Kominfotik Trizal Entengo.

Menanggapi jawaban tersebut, Gubernur meminta Media Center PENAS sudah rampung pada hari Minggu. Gubernur juga menyampaikan bahwa peresmian telah direncanakan berlangsung pada Senin pekan depan, sehingga tahapan penyelesaian harus tuntas sebelum waktu pelaksanaan.

Media Center dijadwalkan diresmikan pada Senin pekan depan dan ditandai dengan podcast perdana. Podcast perdana itu dilakukan oleh Gubernur serta Bupati Kabupaten Gorontalo sebagai penanda dimulainya layanan media center untuk mendukung kegiatan PENAS XVII.

“Senin kita resmikan ya, sekalian saya mau podcast di sini,” kata Gubernur saat meninjau lokasi.

Menurut Trizal Entengo, Media Center PENAS diharapkan dapat memudahkan wartawan dari berbagai daerah untuk mengakses informasi dan membuat berita. Fasilitas yang sudah disiapkan—mulai dari area kerja, pojok konferensi pers, hingga fasilitas podcast media—disiapkan untuk mendukung proses peliputan selama penyelenggaraan.

Untuk kebutuhan akses digital, Trizal menyampaikan ketersediaan layanan internet di lokasi. “Kita siap akses internet 800 megabyte. 500 dukungan dari Icon Plus 300 dari Indihome. Ada sekitar lima wifi yang dipasang di area Media Center ini,” pungkas Kadis Kominfotik Trizal Entengo.

Dukungan jaringan tersebut menjadi bagian dari kesiapan teknis agar akses internet tersedia di area Media Center. Dengan adanya titik wifi di lokasi, wartawan dapat memanfaatkan koneksi internet saat mengakses informasi dan menyusun pemberitaan.

Peninjauan ini juga memperlihatkan keseriusan persiapan sarana pendukung komunikasi. Upaya merampungkan perlengkapan sebelum peresmian menjadi langkah penting agar kegiatan media berjalan sejak hari pelaksanaan.

Secara keseluruhan, peninjauan yang sudah mencapai 80 persen menjadi penegasan bahwa persiapan teknis Media Center PENAS terus dimatangkan menjelang momen peresmian. Setelah gedung dicat ulang, penambahan 8 unit komputer, serta pemasangan AC standing dua unit selesai, fasilitas ditargetkan siap menyambut peresmian pada Senin pekan depan.

Setelah diresmikan, podcast perdana yang melibatkan Gubernur dan Bupati Kabupaten Gorontalo diharapkan menjadi pembuka layanan Media Center PENAS XVII Tani dan Nelayan. Persiapan ini diarahkan untuk memastikan komunikasi dan arus informasi berjalan lancar selama pelaksanaan PENAS.