jurnalistik.co.id – Polda Gorontalo kembali menggelar Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) Nasrani bagi personel beragama Kristen di lingkungan Polda Gorontalo. Kegiatan yang berlangsung khidmat pada Rabu (3/6/2026) itu menjadi ruang pembinaan karakter sekaligus penguatan mental dan spiritual, agar pelaksanaan tugas kepolisian tetap berjalan profesional dan humanis.
Kegiatan Binrohtal Nasrani tersebut turut dihadiri Karo Ops Polda Gorontalo dan PJU Polda Gorontalo. Kehadiran jajaran pimpinan ini menjadi bentuk dukungan langsung kepada personel yang mengikuti pembinaan rohani, sekaligus dorongan agar seluruh anggota tetap menjaga keimanan dan ketakwaan di tengah berbagai tantangan tugas sebagai anggota Polri.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, para peserta mengikuti ibadah, doa bersama, serta penyampaian pesan-pesan rohani. Seluruh rangkaian itu menekankan pentingnya nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kasih dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Pembinaan seperti ini juga diposisikan sebagai pengingat bahwa tugas yang dijalankan personel tidak hanya menuntut kemampuan teknis, tetapi juga kedewasaan batin dan keteguhan sikap.
Penguatan karakter melalui pembinaan rohani
Karo Ops Polda Gorontalo Kombes Pol. Pramono Jati, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa pembinaan rohani merupakan bagian dari upaya pembentukan sumber daya manusia Polri yang unggul dan berkarakter. Menurutnya, mental dan spiritual yang kuat menjadi fondasi penting agar personel mampu menjalankan tugas secara profesional, proporsional, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Pesan itu sejalan dengan semangat pembinaan yang dilakukan melalui Binrohtal Nasrani. Bagi personel, kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas keagamaan, tetapi juga sarana untuk memperkuat komitmen moral dalam menjalankan tugas sehari-hari. Di tengah dinamika pekerjaan kepolisian yang menuntut kesiapsiagaan, pengendalian diri, dan pelayanan kepada masyarakat, fondasi rohani dipandang penting untuk menjaga integritas tindakan setiap anggota.
Dengan adanya kegiatan pembinaan semacam ini, Polda Gorontalo ingin memastikan bahwa personel tidak hanya tumbuh dari sisi kemampuan dan keterampilan, tetapi juga dari sisi karakter. Kekuatan batin yang dibangun melalui ibadah, doa, dan pesan-pesan rohani diharapkan mampu memberi pengaruh positif terhadap cara personel bersikap, berinteraksi, dan mengambil keputusan di lapangan.
Komitmen pembinaan personel secara berkelanjutan
Sementara itu, Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Desmont Harjendro A.P, S.I.K., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal yang dilaksanakan secara rutin merupakan bentuk komitmen Polda Gorontalo dalam membina personel tidak hanya dari aspek kemampuan dan keterampilan, tetapi juga dari sisi mental dan spiritual.
Ia menegaskan, “Melalui kegiatan Binrohtal Nasrani ini, diharapkan personel semakin memiliki keteguhan iman, integritas, dan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pembinaan rohani menjadi salah satu pondasi penting dalam mewujudkan Polri yang Presisi dan dipercaya masyarakat,” ujar Kombes Desmont.
Penegasan itu memperlihatkan bahwa pembinaan rohani ditempatkan sebagai bagian penting dari pembangunan kualitas personel. Dalam konteks tugas kepolisian, keteguhan iman dan integritas menjadi bekal yang dinilai mampu menjaga konsistensi sikap anggota saat berhadapan dengan berbagai situasi pelayanan maupun penegakan tugas di lapangan.
Melalui kegiatan yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut, Polda Gorontalo berharap semangat pengabdian personel terus terjaga. Nilai kejujuran, tanggung jawab, kasih, integritas, dan ketakwaan yang ditekankan dalam Binrohtal Nasrani diharapkan tidak berhenti pada ruang ibadah semata, tetapi juga tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai pelayan masyarakat.
Dengan begitu, kegiatan pembinaan rohani ini tidak hanya menjadi agenda rutin, melainkan juga bagian dari upaya berkelanjutan untuk membentuk personel yang lebih siap, lebih kuat secara mental, dan lebih matang secara spiritual dalam menjalankan amanah kepolisian.












