jurnalistik.co.id – Anggota BPK RI Bobby Rizaldi menjalani pemeriksaan KPK sebagai saksi selama sekitar sembilan jam pada Kamis (16/7/2026). Pemeriksaan itu berlangsung sejak pukul 09.55 WIB hingga 19.12 WIB di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Pemeriksaan dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan suap terkait pengondisian temuan audit BPK yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif Edison. Bobby hadir untuk memenuhi panggilan tersebut dan menjalani pemeriksaan secara langsung di lokasi.
Setelah pemeriksaan selesai, Bobby menyatakan telah menyampaikan keterangan kepada penyidik. Ia juga menegaskan dukungannya terhadap proses hukum perkara yang sedang berjalan.
“Semua sudah disampaikan kepada penyidik dan kami sangat mendukung proses ini dan supaya cepat selesai,” kata Bobby saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK.
Saat ditanya awak media mengenai penggeledahan di rumahnya, Bobby memilih bungkam. Ia juga bungkam ketika ditanya mengenai kedekatannya dengan Augusz Dwianggara, salah satu tersangka dalam kasus suap temuan BPK tersebut.
Sepanjang pemeriksaan, Bobby berada di Gedung KPK selama waktu yang tercatat dari awal kedatangannya hingga saat ia keluar dari ruang pemeriksaan. Berdasarkan pantauan di lokasi, Bobby tiba di Gedung Merah Putih pada pukul 09.55 WIB.
Ketika ditemui sebelum pemeriksaan, Bobby sempat menyampaikan pernyataan singkat kepada awak media. “Kita hadir hari ini,” ujarnya.
Bobby terlihat mengenakan kemeja batik biru dan membawa tas hitam berukuran kecil. Setelah itu, ia menjalani proses pemeriksaan sesuai jadwal yang telah ditentukan penyidik.
Penyidikan berlanjut dan jadwal pemeriksaan saksi
Berita Terkait
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap Bobby dilakukan sebagai saksi dalam lanjutan penyidikan. Menurut Budi, pemeriksaan tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi yang berhubungan dengan audit laporan keuangan oleh BPK di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Budi menyampaikan, “Benar, hari ini Penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi BB, selaku Anggota BPK RI. Pemeriksaan tersebut dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait audit laporan keuangan oleh BPK di Kabupaten Muara Enim Sumsel,” dalam keterangannya pada Kamis.
Penggeledahan rumah dan barang bukti elektronik
Sebelum pemeriksaan pada Kamis, KPK lebih dahulu melakukan penggeledahan di rumah Bobby. Penggeledahan itu dilakukan di Jakarta pada Selasa (14/7/2026).
Dalam keterangannya saat penggeledahan, Budi Prasetyo menyatakan bahwa kegiatan tersebut terkait kasus dugaan suap pengondisian temuan audit BPK. Ia mengatakan, penggeledahan dilakukan di rumah Bobby yang berlokasi di wilayah Jakarta.
Budi menyebutkan, “Benar, hari ini penyidik melakukan penggeledahan di rumah BB (Bobby Rizaldi) yang berlokasi di wilayah Jakarta,” pada Selasa (14/7/2026).
Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa selama penggeledahan, penyidik mengamankan beberapa barang bukti elektronik. “BBE ini selanjutnya akan diekstrak untuk kebutuhan pendalaman informasi yang dibutuhkan penyidik,” ujar Budi.
Dengan demikian, rangkaian pemeriksaan dan penggeledahan tersebut menjadi bagian dari proses penyidikan yang sedang berjalan. Usai menjalani pemeriksaan pada Kamis, Bobby menyampaikan keterangan singkat kepada awak media dan memilih untuk tidak menanggapi pertanyaan terkait penggeledahan maupun dugaan keterkaitan yang ditanyakan wartawan.
Dalam proses tersebut, Bobby Rizaldi mengikuti alur pemeriksaan sebagai saksi yang ditentukan penyidik KPK, mulai dari saat ia memenuhi panggilan hingga sesi tanya jawab yang berlangsung selama rentang waktu yang tercatat. Ia berada di area Gedung Merah Putih KPK selama pemeriksaan dan kembali berinteraksi dengan awak media setelah dinyatakan selesai.
Rangkaian penanganan perkara juga tidak terlepas dari tindakan pengamanan yang dilakukan sebelumnya melalui penggeledahan. Saat penggeledahan di wilayah Jakarta pada Selasa (14/7/2026), penyidik mengamankan sejumlah barang bukti elektronik yang kemudian akan melalui proses ekstraksi untuk mendukung pendalaman informasi. Setelah pemeriksaan pada Kamis, Bobby tetap memberikan tanggapan terbatas dan menolak menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan penggeledahan maupun kemungkinan keterkaitan dengan pihak-pihak lain dalam perkara.












