Hukum & Kriminal

Peredaran Narkotika via Ruang Digital, Menkomdigi: Orangtua Perlu Waspada!

0
×

Peredaran Narkotika via Ruang Digital, Menkomdigi: Orangtua Perlu Waspada!

Sebarkan artikel ini
Peredaran Narkotika Lewat Ruang Digital, Menkomdigi: Orangtua Perlu Waspada! News 14 Juni 2026
Ilustrasi: Peredaran Narkotika Lewat Ruang Digital, Menkomdigi: Orangtua Perlu Waspada!

jurnalistik.co.id – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengingatkan para orangtua untuk mewaspadai perkembangan modus peredaran narkotika yang semakin memanfaatkan ruang digital.

Dalam pernyataannya, Meutya menyebut bahwa saat ini banyak muncul konten terkait jenis narkotika baru yang semakin sulit dikenali masyarakat, termasuk oleh orangtua.

Meutya menyampaikan hal tersebut saat menerima audiensi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, Sabtu (12/6/2026).

“Orangtua mungkin banyak yang tidak tahu bahwa banyak narkoba jenis baru sehingga mereka perlu mendapatkan informasi yang cukup,” ungkap Meutya, dikutip dari keterangannya.

Perlu pertukaran informasi yang lebih intensif

Menurut Meutya, perkembangan bentuk dan modus narkotika yang terus berubah memerlukan pertukaran informasi yang lebih intensif antara Kemkomdigi dan BNN.

Ia menilai BNN perlu menyebarkan informasi agar masyarakat memiliki kewaspadaan yang memadai, terutama ketika jenis narkotika baru dan pola peredarannya terus berkembang.

“BNN dapat terus menyebarkan informasi mengenai jenis narkotika baru, pola peredarannya, hingga dampaknya terhadap kesehatan perlu disampaikan secara lebih luas dan berkala agar masyarakat memiliki kewaspadaan yang memadai,” kata Meutya.

Meutya juga menyebut bahwa Kemkomdigi perlu dibantu BNN untuk mengenali barang-barang yang dianggap bagian dari narkoba atau narkotika.

“Kalau misalnya di sektor-sektor lain mungkin kami lebih mudah melihat mana yang berbahaya dan mana yang tidak. Tetapi di narkoba, dengan kompleksitas yang sekarang, bentuknya beragam dan berbeda-beda,” ucapnya.

Penguatan penanganan konten di ruang digital

Dalam kesempatan itu, Meutya menegaskan bahwa Kemkomdigi memiliki fokus pada pengawasan ruang digital dan penanganan konten.

Ia menyatakan masukan dari BNN menjadi dasar penting untuk mempercepat penindakan terhadap konten yang berkaitan dengan peredaran narkotika.

“Masukan dari BNN menjadi dasar penting untuk mempercepat penindakan terhadap konten yang berkaitan dengan peredaran narkotika,” ujar Meutya.

Ia juga menggambarkan bahwa perubahan bentuk dan modus yang terus terjadi menuntut kerja sama yang lebih rapat, termasuk dalam penyampaian informasi secara berkala kepada masyarakat.

“BNN dapat terus menyebarkan informasi mengenai jenis narkotika baru, pola peredarannya, hingga dampaknya terhadap kesehatan perlu disampaikan secara lebih luas dan berkala agar masyarakat memiliki kewaspadaan yang memadai,” kata Meutya.

Kolaborasi edukasi melalui berbagai kanal komunikasi publik

Untuk memperluas jangkauan edukasi pencegahan narkotika, Kemkomdigi membuka ruang kolaborasi melalui berbagai kanal komunikasi publik.

Meutya menyebutkan kolaborasi dilakukan melalui media digital, literasi digital, iklan layanan masyarakat, media luar ruang, serta jaringan komunikasi pemerintah di daerah.

Dengan pilihan kanal yang beragam, Kemkomdigi berupaya agar informasi pencegahan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

Pada akhirnya, peringatan Meutya menekankan pentingnya kesiapsiagaan orangtua menghadapi konten-konten yang bisa terkait dengan jenis narkotika baru, sekaligus memperkuat hubungan antara otoritas pengawasan ruang digital dan BNN dalam penanganan konten.

Meutya menekankan bahwa peningkatan kewaspadaan tidak cukup hanya bergantung pada pengetahuan lama, sebab variasi dan cara kerja peredaran narkotika di ruang digital terus mengalami perubahan. Dalam kondisi seperti ini, orangtua membutuhkan rujukan informasi yang jelas agar mampu memahami bahwa jenis-jenis baru bisa saja muncul dalam bentuk konten yang tampak biasa di lingkungan mereka.

Selain itu, ia menilai pendekatan penanganan di ranah digital perlu ditopang pemahaman yang lebih dalam dari BNN. Umpan balik dari BNN disebut menjadi elemen penting untuk mempercepat respons terhadap konten yang berhubungan dengan peredaran narkotika, terutama ketika bentuk dan kemasannya beragam sehingga pihak lain bisa menghadapi kesulitan dalam membedakan mana yang berbahaya dan mana yang bukan.

Untuk memperkuat pencegahan, Kemkomdigi juga mendorong penyebaran pesan edukasi yang dilakukan secara berkala melalui berbagai jalur komunikasi publik. Kerja sama dapat dijalankan lewat media digital, literasi digital, iklan layanan masyarakat, media luar ruang, serta jaringan komunikasi pemerintah di daerah, sehingga informasi kewaspadaan tidak berhenti pada satu kanal saja melainkan bisa menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat.