Teknologi

Samsung Perkenalkan UFS 5.0, Hadirkan Baca 10,8 GB/detik untuk AI di Ponsel

×

Samsung Perkenalkan UFS 5.0, Hadirkan Baca 10,8 GB/detik untuk AI di Ponsel

Sebarkan artikel ini
Samsung Umumkan Memori UFS 5.0, Bikin AI dan Storage di HP Lebih Ngebut Tekno 24 Juni 2026
Ilustrasi: Samsung Umumkan Memori UFS 5.0, Bikin AI dan Storage di HP Lebih Ngebut

jurnalistik.co.id – Samsung memperkenalkan memori penyimpanan generasi terbaru untuk perangkat mobile, yakni UFS 5.0 (Universal Flash Storage) yang ditujukan untuk mempercepat kinerja berbasis kecerdasan buatan (AI) langsung di ponsel.

Menurut perusahaan, chip memori UFS 5.0 dirancang untuk mendukung fitur AI on-device, sehingga proses berjalan lebih responsif tanpa harus terlalu bergantung pada sistem komputasi berbasis cloud.

Samsung menyebut kecepatan baca (read speed) UFS 5.0 dapat mencapai 10,8 GB per detik, sementara kecepatan tulis (write speed) ditargetkan hingga 9,5 GB per detik.

Angka tersebut, kata Samsung, meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding standar UFS 4.1 pada generasi sebelumnya.

Dorongan untuk AI on-device agar lebih minim lag

Samsung menilai peningkatan performa itu akan membuat fitur AI yang berjalan langsung di perangkat pengguna bekerja lebih cepat dan responsif, serta meminimalkan jeda (lag) saat digunakan.

Dalam penjelasan Samsung, perkembangan AI membuat kebutuhan pemrosesan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada sistem cloud, melainkan semakin banyak dialihkan ke perangkat pengguna.

Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akan penyimpanan lokal berperforma tinggi, karena chip storage memiliki peran penting dalam mendukung alur kerja AI yang membutuhkan akses data berkecepatan tinggi.

Dibanding sekadar menjadi tempat menyimpan foto dan aplikasi, Samsung menempatkan chip penyimpanan sebagai infrastruktur yang relevan untuk kebutuhan AI pada perangkat.

Efisiensi daya diklaim naik lebih dari 40 persen

Selain performa, Samsung juga mengklaim efisiensi daya UFS 5.0 meningkat lebih dari 40 persen dibandingkan chip UFS 4.1.

Peningkatan efisiensi energi tersebut dikaitkan dengan penerapan teknologi clock gating dan multi voltage terbaru yang memang dirancang untuk menekan konsumsi energi.

Dengan efisiensi yang lebih baik, Samsung berharap baterai perangkat dapat bertahan lebih lama meski digunakan menjalankan beban kerja AI yang lebih berat sepanjang hari.

Ukuran chip diperkecil, fleksibel untuk tata letak internal

Dari sisi desain fisik, Samsung menyatakan ukuran chip UFS 5.0 diperkecil menjadi 7,5 mm x 13 mm x 0,9 mm.

Perusahaan menyebut dimensi tersebut sekitar 16,7 persen lebih kecil dibanding generasi sebelumnya.

Samsung juga mengatakan ukuran yang lebih ringkas ini diharapkan memberi produsen perangkat fleksibilitas lebih besar dalam mengatur tata letak komponen internal di dalam perangkat.

Perusahaan menargetkan produksi massal UFS 5.0 dimulai pada kuartal IV tahun ini, dengan kapasitas penyimpanan yang nantinya dapat ditawarkan hingga 1 TB.

UFS 5.0 dikatakan ditujukan untuk perangkat premium, mulai dari smartphone flagship, perangkat wearable, hingga headset extended reality (XR).

Dengan spesifikasi yang menekankan kecepatan transfer serta efisiensi daya, Samsung memposisikan UFS 5.0 sebagai bagian dari fondasi perangkat modern yang siap mendukung penggunaan AI on-device.

Dengan memori berkecepatan tinggi, kebutuhan pemrosesan data untuk model AI yang berjalan langsung di ponsel dapat dipenuhi dengan lebih cepat. Samsung menekankan bahwa pendekatan ini membantu respons tetap terasa dekat dengan aktivitas pengguna, terutama ketika perangkat harus memproses data secara berulang.

Samsung juga mengaitkan peningkatan performa dengan target angka transfer yang lebih tinggi pada UFS 5.0, termasuk peningkatan read speed dan write speed dibanding standar generasi sebelumnya. Menurut perusahaan, lonjakan tersebut relevan untuk skenario yang membutuhkan akses cepat ke data agar alur kerja perangkat tetap stabil.

Selain itu, efisiensi daya yang diklaim naik lebih dari 40 persen menjadi penopang agar perangkat tidak terlalu terbebani saat menjalankan tugas berbasis AI. Dengan konsumsi energi yang lebih terkontrol, penggunaan seharian untuk beban kerja yang lebih berat diharapkan tetap lebih nyaman.

Dari sisi implementasi, ukuran chip yang lebih ringkas ikut menjadi bagian dari nilai tambah UFS 5.0. Samsung menyebut dimensi yang diperkecil membuka ruang bagi produsen perangkat untuk menata komponen internal dengan lebih leluasa. Perusahaan juga menargetkan produksi massal pada kuartal IV, dengan pilihan kapasitas hingga 1 TB, untuk perangkat premium seperti smartphone flagship, wearable, serta headset XR.