Nasional

Andy Burnham diperkirakan menggantikan Rachel Reeves jika menjadi perdana menteri

×

Andy Burnham diperkirakan menggantikan Rachel Reeves jika menjadi perdana menteri

Sebarkan artikel ini
Burnham likely to replace Reeves if he becomes PM
Ilustrasi: Andy Burnham likely to replace Reeves if he becomes PM

jurnalistik.co.id – BBC melaporkan bahwa bila Andy Burnham terpilih menjadi perdana menteri, ia diperkirakan akan menggantikan Rachel Reeves sebagai menteri keuangan (chancellor) dan menawarkan posisi kabinet yang lebih junior kepada Reeves. Namun, juru bicara Burnham menyatakan belum ada keputusan yang dibuat.

Laporan itu muncul saat Burnham mulai menyusun tim di Downing Street, dengan asumsi ia memenangkan kontestasi kepemimpinan Partai Buruh (Labour) yang saat ini belum memiliki penantang lain. Burnham menjadi satu-satunya kandidat yang muncul sejauh ini.

Beberapa hari sebelum laporan ini, Sir Keir Starmer mengumumkan mundur dari jabatan perdana menteri. Keputusan tersebut diambil setelah Burnham memenangkan pemilihan sela Makerfield, yang memungkinkan Burnham kembali duduk di parlemen.

Langkah pertama yang paling besar bagi Burnham ketika mulai merancang kabinetnya adalah menentukan siapa yang akan menjadi chancellor. Mayoritas anggota parlemen dari Labour menganggap Reeves tidak akan mempertahankan peran itu, meski seperti diberitakan Financial Times, Reeves diperkirakan tetap akan mendapat tempat di kabinet dalam kapasitas yang lebih junior.

Seorang rekan dekat Burnham menyampaikan pandangannya kepada BBC: “Andy really respects Rachel and I’m confident he’ll want her in his top team.” Uraian itu menegaskan bahwa meski terjadi perubahan peran, Reeves dipandang tetap layak masuk dalam tim inti Burnham.

Di sisi lain, James Purnell—yang pernah menjabat sebagai menteri dalam pemerintahan Gordon Brown pada periode 2007 hingga 2009—dianggap berpeluang diangkat menjadi chief of staff Burnham di Downing Street.

Namun, ketika Burnham memasuki fase awal pemerintahan, keputusan kebijakan luar dan pertahanan kemungkinan langsung menjadi tantangan mendesak. Jika Burnham benar-benar menjadi perdana menteri, alokasi anggaran untuk pertahanan disebut akan menjadi isu yang segera diuji.

Burnham dan timnya telah mendiskusikan hal tersebut dengan John Healey, mantan menteri pertahanan yang mengundurkan diri pada awal bulan ini. Healey memberi peringatan bahwa peningkatan pendanaan militer yang saat ini direncanakan dinilai “well short of what is required”.

Rencana politik menuju kepemimpinan Labour

BBC juga menyoroti dinamika kontestasi kepemimpinan. Sir Keir bertemu Burnham selama satu jam pada hari Selasa, sebagai bagian dari upaya memastikan transisi kekuasaan yang “orderly”. Pertemuan itu juga menjadi yang pertama bagi keduanya sejak Burnham memenangkan pemilihan sela Makerfield.

Karena Burnham masih berstatus kandidat tunggal yang muncul, ada kemungkinan ia dapat menjadi perdana menteri seawal 17 Juli jika tidak ada penantang. Di internal Labour, sejumlah anggota parlemen juga mempertimbangkan opsi lain untuk menghindari masuknya Burnham ke No 10 tanpa kontestasi.

Di antara nama yang disebut dipertimbangkan adalah menteri kabinet Darren Jones dan mantan menteri urusan angkatan bersenjata Al Carns. Namun, Jones mengonfirmasi pada hari Rabu bahwa ia tidak akan maju sebagai kandidat.

Dalam pernyataannya kepada Sky News, Jones mengatakan: “Andy Burnham is going to be the next prime minister and if there was a contest of Labour Party members, he would win.” Jones menekankan bahwa ia ingin mendapat kepastian mengenai pendekatan Burnham terhadap kebijakan ekonomi, yang menurutnya telah ia terima setelah berbicara dengan anggota parlemen baru dari Makerfield itu.

Sementara itu, Carns—seorang perwira eks Royal Marines—menyampaikan kepada BBC Newsnight bahwa ia masih mempertimbangkan untuk maju dalam kontestasi potensial, tetapi menunggu untuk melihat kebijakan apa yang direncanakan Burnham. Ia menambahkan: “We need to see that material before I can make a decision to back him,”.

Meski demikian, belum jelas apakah kedua anggota parlemen tersebut dapat mengumpulkan dukungan yang cukup agar nama mereka masuk dalam lembar pemungutan suara. Aturan partai menyebut kandidat harus dinominasikan oleh 81 anggota parlemen Labour, serta dipadankan dengan dukungan dari 32 cabang lokal Labour, atau dari tiga organisasi afiliasi partai (yang mencakup dua di antaranya organisasi serikat pekerja).

Dengan jadwal yang masih berkembang, perhitungan dukungan di dalam Partai Buruh akan menentukan apakah Burnham benar-benar melangkah tanpa penantang, atau kontestasi anggota akan tetap dibuka sebelum ia mengambil alih pemerintahan.