Politik & Parlemen

Lucy Powell: Andy Burnham akan lebih berani namun tetap pada manifesto Partai Buruh

×

Lucy Powell: Andy Burnham akan lebih berani namun tetap pada manifesto Partai Buruh

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Andy Burnham will be bolder but stick to Labour manifesto, Lucy Powell says

jurnalistik.co.id – Andy Burnham diperkirakan akan membawa corak kepemimpinan yang lebih berani, namun tetap berpegang pada janji-janji dalam manifesto Partai Buruh pada pemilihan umum 2024, demikian ditegaskan Wakil Pemimpin Partai Buruh, Lucy Powell.

Pernyataan itu disampaikan Powell saat berbincang dengan Laura Kuenssberg dalam acara BBC Sunday with Laura Kuenssberg.

Menurut Powell, momen kepemimpinan Burnham seharusnya menjadi pengingat untuk “membersihkan papan” dari berbagai hal yang berpotensi mengalihkan perhatian—terutama dari isu biaya hidup dan kondisi ekonomi.

Burnham dijadwalkan menggantikan Sir Keir Starmer sebagai perdana menteri pada Senin. Pergantian tersebut terjadi setelah ia bertemu dengan Raja Charles III.

Sementara itu, pemimpin Partai Konservatif Kemi Badenoch menilai figur yang masuk sebagai perdana menteri tersebut cenderung “menyenangkan semua orang” dan disebut tidak cukup siap untuk menghadapi dinamika politik domestik. Badenoch juga menyinggung kebutuhan akan sosok yang berani mengambil keputusan sulit sekaligus berhadapan dengan anggota parlemen Partai Buruh.

Badenoch menegaskan bahwa jabatan pemerintahan bukan soal popularitas, melainkan upaya untuk membuat kehidupan masyarakat di luar gedung kekuasaan menjadi lebih baik. Ia juga mengkritik cara pandang yang baginya masih terdengar “mengawang-awang”, karena belum memaparkan langkah konkret yang akan dilakukan.

Burnham sendiri resmi dinyatakan sebagai pemimpin Partai Buruh pada Jumat, setelah kontestasi yang singkat. Dalam proses tersebut, ia menjadi satu-satunya kandidat dan memperoleh dukungan 379 anggota parlemen.

Sejumlah partai oposisi kemudian mendorong Burnham untuk menyerukan pemilihan umum guna memastikan masa jabatannya memiliki mandat yang kuat. Namun Powell menolak dorongan itu dengan mengatakan bahwa Burnham akan tetap berada pada jalur janji-janji yang tercantum dalam manifesto 2024.

Powell menuturkan bahwa manifesto tersebut berbicara mengenai redistribusi kekuatan, “pembaruan” atau “rewiring” tata kelola negara, serta keberanian untuk menghadapi kepentingan-kepentingan yang sudah mengakar. Ia menilai Burnham memahami langkah-langkah yang lebih besar dan lebih berani diperlukan agar komitmen manifesto dapat dijalankan secara nyata.

Bagi Powell, kepemimpinan baru juga menjadi kesempatan untuk “melakukan penataan ulang” arah prioritas. Salah satu contoh yang disebutnya adalah rencana untuk menghapus skema Digital ID, yang menurutnya merupakan langkah kecil namun menunjukkan perubahan fokus.

Pada salah satu pengumuman awalnya sejak menjadi pemimpin Partai Buruh, Burnham menyatakan akan meninggalkan rencana yang diumumkan Starmer tahun lalu. Powell mengatakan skema tersebut membutuhkan biaya yang “tidak kecil”, tetapi sekaligus juga berpotensi mengalihkan perhatian dari prioritas utama pemerintahan.

Di sisi lain, BBC menyampaikan bahwa pihaknya diberi informasi terpisah: pemerintah Burnham akan mengumumkan rencana pengeboran minyak dan gas baru di Laut Utara. Powell menyebut Burnham bersikap “pragmatis” dalam isu tersebut, dan menambahkan bahwa hal itu bukan perubahan kebijakan sepenuhnya, melainkan lebih pada pergeseran penekanan.

Dengan jadwal pergantian kekuasaan yang jatuh pada Senin, fokus politis kini bergeser pada apakah gaya Burnham yang dinilai lebih tegas dapat diterjemahkan menjadi langkah-langkah yang langsung menjawab tekanan biaya hidup dan arah ekonomi—tanpa meninggalkan garis besar yang telah ditetapkan manifesto Partai Buruh.

Pertarungan narasi juga makin jelas terlihat dari perbedaan penilaian antar-partai: Badenoch menuntut keputusan yang lebih “keras” dan konkret, sementara Powell menekankan kesinambungan janji manifesto serta kebutuhan untuk mengarahkan energi pemerintahan pada isu yang paling mendesak.

Dalam penilaian Powell, keberanian yang ia harapkan dari kepemimpinan Burnham bukanlah sekadar perubahan gaya, melainkan tercermin dari bagaimana program kebijakan bisa tetap terhubung dengan agenda utama yang selama ini menjadi sorotan publik. Karena itu, momen pergantian yang terjadi Senin dipandang harus segera diterjemahkan menjadi arah prioritas yang menyentuh kehidupan sehari-hari.

Powell juga menyoroti bahwa beberapa sinyal awal pemerintahan Burnham memperlihatkan kecenderungan mengatur ulang fokus. Selain membahas penghapusan Digital ID, ia menggambarkan langkah itu sebagai contoh perubahan yang mungkin terlihat lebih kecil, namun berfungsi sebagai penanda bahwa energi pemerintahan ingin diarahkan kembali ke persoalan yang dianggap paling mendesak, termasuk beban biaya hidup.

Di saat yang sama, isu pengeboran minyak dan gas baru di Laut Utara menjadi bagian dari diskusi yang lebih luas mengenai kesinambungan kebijakan. Menurut penuturan BBC yang ia sebutkan, pemerintah Burnham akan menyampaikan rencana tersebut, sementara Powell menekankan bahwa pendekatan yang dipilih lebih dekat pada pergeseran penekanan, bukan langkah yang sepenuhnya mengubah haluan.