Hukum & Kriminal

Polisi mengkaji empat kematian yang tak terjelaskan di Cornwall

×

Polisi mengkaji empat kematian yang tak terjelaskan di Cornwall

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Police review unexplained deaths of four people in Cornwall

jurnalistik.co.id – Polisi di Devon dan Cornwall sedang meninjau empat kematian yang selama ini disebut tidak dapat dijelaskan, yang terjadi di tempat penampungan tunawisma Sandy Lodge di Newquay. Peninjauan ini muncul setelah terungkap bahwa narapidana kejam James Desborough pernah tinggal di shelter tersebut.

Desborough telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dengan ketentuan tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat. Vonis itu diberikan setelah ia dinyatakan bersalah atas pembunuhan dua pria di Cornwall.

Di pengadilan, persidangan mendengar bahwa Desborough membunuh Claudio Aquilino (57) dan Daniel Coleman (43) setelah mempertemukan keduanya di Sandy Lodge. Keterangan juri juga menyebut bahwa jasad korban dipotong, upaya pembakaran dilakukan terhadap sisa-sisanya, dan keduanya kemudian disembunyikan di area hutan di Sticker, tempat Desborough memiliki sebuah kabin.

Selain hukuman seumur hidup, Desborough juga dijatuhi lima tahun untuk setiap hitungan dakwaan terkait pencegahan pemakaman yang sah terhadap Aquilino dan Coleman. Dengan demikian, ada tambahan hukuman selain vonis utama terhadap kasus pembunuhan tersebut.

Dalam rincian penegakan hukum, Det Supt Rachael Bentley dari Devon dan Cornwall Police menyampaikan bahwa tim penyelidikan kejahatan besar memperoleh informasi dari pejabat koroner His Majesty’s Coroner mengenai adanya empat kematian di Sandy Lodge. Bentley menjelaskan bahwa, sebagai bagian dari proses itu, seorang inspektur polisi melakukan peninjauan terpisah terhadap kematian-kematian tersebut.

Peninjauan yang dilakukan mencakup pemesanan kerja forensik tambahan, penelusuran rekaman CCTV, serta pengambilan pernyataan. Bentley mengatakan investigasi masih berlangsung, dan pada tahap ini pihak berwenang menyebut Desborough “not a suspect at this time”.

“As a major crime investigation team we were informed by the coroner’s officer for His Majesty’s Coroner that there were four deaths at Sandy Lodge,” kata Bentley. Ia juga menambahkan, “We don’t believe there is a link at this time, but I said it’s an ongoing investigation,” sebelum menegaskan proses penanganan tetap berjalan sebagai investigasi yang berkelanjutan.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, polisi menghadiri setiap kematian di Sandy Lodge. Penyidikan yang dilakukan sebelumnya menunjukkan penyebab alami sebagai dugaan, namun pemeriksaan koroner sempat dihentikan ketika Desborough ditangkap karena kasus pembunuhan.

Peninjauan yang sekarang dilakukan berkaitan dengan empat kematian yang disebut tidak terjelaskan, dengan rincian dua pria dan dua wanita. Policenya mengatakan peninjauan ini terkait dengan kematian-kematian di shelter yang sama tempat Desborough pernah menetap.

Hubungan dengan vonis pembunuhan

Desborough sendiri saat ini sudah menjalani hukuman minimum 19 tahun karena membunuh rekan sekamarnya di penjara. Ia divonis setelah kasus tersebut diproses di HMP Exeter, di mana ia dinyatakan bersalah atas pembunuhan Steven Kempster pada sidang Maret, dan ia didakwa melakukan itu saat masih dalam tahanan menunggu proses hukum.

Pada tahap vonis seumur hidup untuk pembunuhan di Cornwall, pengadilan juga mendengar penilaian bahwa Desborough mampu berpindah ke bentuk kekerasan yang sangat serius. Ahmed Hossain KC menyatakan bahwa Desborough “was capable of switching to ‘very serious violence’”.

Dalam pernyataan soal perbuatan Desborough, Bentley menggambarkan pembunuhan tersebut sebagai tindakan yang “callous and cold-blooded”. Bentley menuturkan bahwa kedua korban laki-laki merupakan pihak yang rentan dan percaya kepada Desborough sebagai teman sebelum ia membunuh mereka dan “savagely desecrated their bodies”.

Dengan vonis tersebut, penegak hukum menempatkan peninjauan empat kematian yang tidak terjelaskan di Sandy Lodge sebagai langkah lanjutan. Polisi menegaskan, pada saat ini mereka tidak menyimpulkan adanya keterkaitan yang sudah terbukti, namun proses pemeriksaan dan pengumpulan materi masih terus dilakukan.