Bisnis & Ekonomi

Prudential Syariah Luncurkan SIGAP untuk Cetak Wirausaha Muda Mandiri

×

Prudential Syariah Luncurkan SIGAP untuk Cetak Wirausaha Muda Mandiri

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Prudential Syariah Luncurkan SIGAP untuk Cetak Wirausaha Muda

jurnalistik.co.id – PT Prudential Syariah bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Azhar meluncurkan dua inisiatif baru, yakni program pemberdayaan SIGAP (Satu Inspirasi Generasi Berdampak) dan Satu Social Space.

Lewat kedua program tersebut, Prudential Syariah memperluas pendekatan perlindungan dari sekadar proteksi finansial menjadi pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya generasi muda.

Program SIGAP diarahkan untuk mendorong lahirnya wirausaha muda yang mandiri, sementara Satu Social Space dibentuk sebagai ruang komunitas lintas generasi yang menyediakan fasilitas edukasi keuangan syariah, kolaborasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pusat literasi bagi masyarakat.

Perlindungan yang berkelanjutan melalui pemberdayaan

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, menyampaikan bahwa pemberdayaan dipandang sebagai perlindungan yang berkesinambungan karena dapat menciptakan kemandirian ekonomi.

“Pemberdayaan adalah bentuk perlindungan yang paling berkelanjutan. Ketika seorang anak muda memiliki keterampilan, modal, dan jaringan, ia tidak hanya menjadi mandiri untuk dirinya sendiri, ia menjadi penopang bagi keluarganya, inspirasi bagi komunitasnya, dan kontributor bagi ekonomi bangsanya,” ujar Vivin dalam keterangan resmi, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Vivin, melalui SIGAP dan Satu Social Space, perseroan ingin membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda, terutama mereka yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap perlindungan dan pemberdayaan.

Melalui program ini, perseroan menekankan agar setiap generasi muda Indonesia, khususnya yang memiliki keterbatasan akses proteksi, mendapatkan ruang untuk bertumbuh serta didorong memiliki keberanian bermimpi lebih besar.

“Hal ini juga menjadi esensi dari kampanye Satu Yang Melindungi, perlindungan yang hadir di setiap ruang kehidupan, di setiap tahap perjalanan keluarga Indonesia,” kata Vivin.

Potensi UMKM dan tantangan memulai usaha

Prudential Syariah menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan kewirausahaan di kalangan generasi muda. Namun, hasil survei menunjukkan adanya kendala yang menyulitkan langkah awal berwirausaha.

Sebanyak 60 persen generasi muda mengaku belum memiliki dana yang cukup untuk memulai bisnis, sedangkan 41 persen lainnya mengaku masih bingung harus memulai usaha dari mana.

Di saat yang sama, sektor UMKM disebut memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. UMKM menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja di Indonesia.

SIGAP menghadirkan modal, pelatihan, dan pendampingan

Berdasarkan kondisi tersebut, Prudential Syariah bersama LAZ Al-Azhar menghadirkan SIGAP sebagai program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pendampingan bagi calon wirausaha muda.

Program ini ditujukan bagi peserta terpilih yang berasal dari masyarakat umum maupun alumni santri Rumah Gemilang Indonesia (RGI), pusat pemberdayaan pemuda produktif binaan LAZ Al-Azhar.

Dalam pelaksanaannya, peserta akan memperoleh pelatihan manajemen keuangan, literasi dan inklusi keuangan syariah, bantuan modal usaha, pelatihan kewirausahaan, serta pendampingan selama dua tahun.

Sementara itu, Satu Social Space difokuskan sebagai ruang komunitas yang mendukung ekosistem wirausaha melalui edukasi keuangan syariah, kolaborasi UMKM, dan pusat literasi bagi masyarakat lintas generasi.

Dengan susunan program yang menempatkan pemberdayaan sebagai bagian dari “Satu Yang Melindungi”, Prudential Syariah dan LAZ Al-Azhar berharap generasi muda memperoleh akses yang lebih konkret untuk bertumbuh dan memulai langkah usaha dengan dukungan yang berkelanjutan.

Dengan pendekatan tersebut, SIGAP dirancang menjawab kebutuhan ketika seseorang ingin memulai usaha tetapi masih terkendala dana serta belum memiliki gambaran arah usaha. Dukungan yang diberikan dipadukan agar calon wirausaha memperoleh bekal pengelolaan keuangan, literasi dan inklusi keuangan syariah, pelatihan kewirausahaan, termasuk pendampingan selama dua tahun agar kemampuan yang dibangun bisa bertahan.

Di sisi lain, Satu Social Space berfungsi sebagai ruang komunitas yang mempertemukan berbagai pihak dalam ekosistem wirausaha. Program ini menekankan edukasi keuangan syariah, kolaborasi UMKM, dan pusat literasi bagi masyarakat lintas generasi, sehingga pengetahuan yang diterima dapat membantu masyarakat memahami langkah-langkah untuk bertumbuh dan lebih berani memulai usaha dengan dukungan yang konsisten.