Hukum & Kriminal

Tabung Gas Raib di Kalideres Jakbar, Pedagang Pegadungan Amankan Lapak dengan Rantai

×

Tabung Gas Raib di Kalideres Jakbar, Pedagang Pegadungan Amankan Lapak dengan Rantai

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pencurian Tabung Gas Berulang di Kalideres Jakbar, Pedagang Kini Merantai Lapaknya

jurnalistik.co.id – Para pedagang di RW 12, Kelurahan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, kini terpaksa mengubah cara mereka menjaga lapak. Langkah paling terlihat adalah merantai area usaha agar tabung gas yang biasanya ditaruh dekat warung tidak lagi mudah diambil.

Di kawasan Komplek Citra Garden, Pegadungan, keresahan itu muncul karena kasus pencurian tabung gas berulang. Pedagang menilai pelaku selalu datang tanpa peringatan, sementara kerugian yang ditanggung membuat mereka harus segera mencari cara pengamanan yang lebih ketat.

Salah satu pedagang yang menjalankan perubahan itu adalah Feri, koki di warung kwetiau. Ia mengaku mulai merantai lapak setelah tiga tabung gas miliknya dicuri pada tahun sebelumnya.

“Kalau saya dulu tiga tabung gas dicuri, sejak kejadian itu ya warung saya rantai semua,” kata Feri saat ditemui di lokasi, Rabu (15/7/2026).

Bagi Feri, pencurian bukan sekali terjadi. Ia menyebut aksi serupa sudah berlangsung setidaknya tiga kali dalam kurun satu tahun terakhir di tempat ia berdagang. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak awal, bukan menunggu kerugian kembali terulang.

Feri juga menyampaikan bahwa pelaku sempat berusaha membobol warungnya sebelum pencurian yang paling baru terjadi. Ia menyebut keterlibatan pelaku terlihat dari rekaman CCTV di lokasi.

“Nah itu pelaku kelihatan dari CCTV baru nyongkel-nyongkel warung saya, terus dia pindah ke warkop ambil 1 tabung gas,” ungkap dia.

Rantai yang dipasang membuat lapak lebih sulit dijangkau tanpa upaya pemaksaan. Namun, bagi pedagang, tindakan tersebut juga merupakan bentuk antisipasi praktis karena mereka belum melihat efek jera yang berarti.

Langkah serupa dialami Arif, penjaga warung kopi di lokasi tersebut. Menurut dia, pencurian satu tabung gas terjadi sekitar sepekan lalu sebelum insiden berikutnya yang menimpa pedagang mie ayam.

Arif menceritakan urutan kejadiannya dengan menekankan bahwa pelaku tampak memanfaatkan kesempatan saat tabung gas berada di luar warung.

“Mungkin pas bongkar enggak dapat apa-apa, akhirnya lari ke warung saya (warkop),” kata Arif.

Arif menuturkan, dari pengamatannya pelaku diduga beraksi seorang diri menggunakan sepeda motor. Pada saat kejadian, tabung gas memang diletakkan di luar warung, sehingga aksesnya langsung terlihat dari area sekitar.

“Tabung memang pas kejadian lagi saya taruh luar aja, geletak aja, gitu,” ungkapnya.

Kasus yang lebih besar kemudian terjadi pada Minggu (12/7/2026) pagi. Sebanyak lima tabung gas milik pedagang mie ayam bernama Rudi Husin (57) dilaporkan raib setelah pelaku membobol lemari penyimpanan.

Rudi baru mengetahui kejadian itu sekitar pukul 10.00 WIB saat hendak membuka warung. Ia membandingkan jam buka yang berbeda di antara pedagang sekitar.

“Kan kita kan bukanya kurang lebih jam 11 kan, kalau kwetiau kan buka jam 10 udah buka. Nah dia orang (pedagang kwetiau) datang sih lihat lemari kita udah dibongkar,” kata Rudi saat ditemui di lokasi, Rabu.

Menurut Rudi, tabung gas disimpan di dalam lemari yang dikunci menggunakan gembok. Namun, pelaku berhasil merusak gembok tersebut sebelum membawa kabur seluruh tabung gas yang ada.

“Kita gembok, sama pelaku dibobol gemboknya, ini tuh,” ucap Rudi sambil memperlihatkan foto gembok lemari yang dirusak pelaku.

Dengan hilangnya lima tabung gas sekaligus, gangguan terhadap aktivitas jualan menjadi lebih terasa. Di sisi lain, kejadian itu menegaskan bahwa upaya pengamanan tidak cukup bila hanya mengandalkan penguncian tanpa mempertimbangkan kemungkinan perusakan.

Sejak rangkaian pencurian terus terjadi, pedagang akhirnya menggeser kebiasaan mereka, termasuk membuat lapak lebih terkendali. Merantai area usaha dinilai menjadi langkah yang setidaknya dapat memperlambat pelaku dan mengurangi peluang mengambil barang tanpa hambatan.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Investigasi diarahkan pada pola pencurian, termasuk indikasi keterlibatan pelaku di beberapa titik dan upaya perusakan yang dilakukan sebelum tabung gas diambil.