Daerah

Saat Kunjungi Rote Ndao, Wapres Gibran Soroti Potensi Rumput Laut dan Dorong Hilirisasi

4
×

Saat Kunjungi Rote Ndao, Wapres Gibran Soroti Potensi Rumput Laut dan Dorong Hilirisasi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kunjungi Rote Ndao, Wapres Gibran Soroti Potensi Rumput Laut dan Dorong Hilirisasi

jurnalistik.co.id – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke kawasan wisata Mulut Seribu, Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (22/5/2026). Dalam kunjungan itu, ia menyempatkan diri berbicara langsung dengan para petani rumput laut setempat untuk mendengar aspirasi dan kendala yang mereka hadapi dalam budidaya.

Di lokasi, sejumlah petani rumput laut tradisional yang didominasi kaum ibu menyampaikan kebutuhan mereka kepada Wapres. Mereka meminta dukungan modal usaha serta sarana prasarana penunjang dari pemerintah pusat, terutama untuk mendorong aktivitas budidaya yang mereka jalankan sehari-hari.

“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami. Kami mohon bantuan dari bapak Wakil Presiden untuk modal usaha kerja rumput laut, yaitu tali, bibit dan sampan,” ujar salah seorang warga saat berdialog dengan Wapres Gibran di lokasi, Jumat.

Data bantuan diminta lebih rinci

Menanggapi permintaan itu, Gibran langsung menginstruksikan jajarannya dan pemerintah daerah untuk melakukan pendataan secara lebih rinci. Menurutnya, inventarisasi yang detail diperlukan agar penyaluran bantuan bisa tepat sasaran dan tidak menimbulkan ketimpangan di tengah masyarakat.

“Nanti perlu diinventarisir lagi lebih detail supaya merata dan adil semuanya. Karena kita ingin kesejahteraan masyarakat di sini meningkat, produksinya juga meningkat,” ungkap Gibran.

Mantan Wali Kota Solo itu menilai potensi rumput laut di Kabupaten Rote Ndao sangat besar. Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia saat ini sudah menjadi salah satu produsen sekaligus eksportir rumput laut terbesar di dunia. Karena itu, ia menilai tantangan yang perlu didorong adalah hilirisasi di tingkat daerah.

“Kita tidak boleh kirim barang mentah terus. Harus bisa diolah di sini. Jadi ada hilirisasi rumput laut,” tandasnya.

Kandungan karaginan dan modernisasi alat

Lebih jauh, Gibran menyoroti keunggulan rumput laut asal Rote Ndao. Ia menyebut komoditas dari wilayah terselatan Indonesia ini memiliki kandungan karaginan yang sangat tinggi. Karaginan sendiri merupakan zat pengental alami yang permintaannya tinggi di pasar internasional.

Karena itu, ia berharap budidaya rumput laut di Desa Daiama dan sekitarnya mendapat dukungan modernisasi alat produksi, mulai dari hulu hingga fasilitas pascapanen. Menurutnya, perbaikan bibit unggul, alat-alat, pengeringan, gudang, sortir, hingga packing akan membantu meningkatkan hasil.

“Kalau nanti ada modernisasi, bibit unggul, alat-alat diperbaiki, pengeringan, gudang, sortir, sampai packing (pengemasan), tentu hasilnya bisa lebih baik,” cetus Wapres.

Di kesempatan yang sama, Penjabat (Pj) Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, menjelaskan kondisi harga rumput laut di tingkat petambak. Ia mengakui harga pasar saat ini relatif stabil, meski sempat berfluktuasi akibat permainan harga oleh tengkulak.

Paulus juga membandingkan kondisi sekarang dengan beberapa tahun silam ketika harga rumput laut sempat menyentuh angka tertinggi. “Pada tahun 2008 harga sempat mencapai Rp 30 ribu. Sekarang memang turun,” pungkasnya.

Untuk mengantisipasi kerugian di tingkat petani, Paulus menegaskan pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh hasil produksi rumput laut masyarakat dapat terserap pasar dengan harga yang layak dan berkeadilan. Ia ingin agar persoalan harga yang pernah terjadi tidak lagi merugikan petambak di wilayah tersebut.

Kawasan pesisir Desa Daiama di Kecamatan Landu Leko memang memegang peran ganda. Selain dikenal sebagai destinasi wisata bahari unggulan dengan panorama Mulut Seribu, wilayah ini juga menjadi salah satu sentra budidaya rumput laut utama yang menopang perekonomian masyarakat di Kabupaten Rote Ndao.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *