Hukum & Kriminal

Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Rumah Digeledah dan Mobil Mewah Disegel

0
×

Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Rumah Digeledah dan Mobil Mewah Disegel

Sebarkan artikel ini
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Rumah Digeledah dan Mobil Mewah Disegel
Ilustrasi: Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Rumah Digeledah dan Mobil Mewah Disegel

jurnalistik.co.id – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim di Jalan Brawijaya Nomor 5, Jakarta Selatan, pada Rabu malam.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (3/6/2026) malam, rangkaian penggeledahan rampung sekitar pukul 00.03 WIB.

Penggeledahan itu dimulai saat tiga mobil KPK diperbolehkan masuk ke dalam pekarangan rumah Silmy Karim.

Setelah pintu garasi terbuka, tampak mobil mewah yang diduga milik Silmy Karim berwarna silver disegel oleh penyidik KPK.

Selanjutnya, penyidik KPK langsung masuk ke dalam tiga mobil Innova berwarna hitam yang berada di lokasi.

Usai proses tersebut, mereka meninggalkan rumah Silmy Karim tanpa memberikan keterangan apa pun kepada awak media yang menunggu.

Selama kegiatan berlangsung, terlihat adanya segel KPK pada sejumlah kendaraan di area rumah.

Setidaknya ada dua mobil yang terlihat dipasangi segel KPK, yakni mobil mewah dua pintu berwarna silver dan satu mobil lainnya berwarna hitam.

Selain kendaraan, kondisi di garasi rumah juga memperlihatkan keberadaan sepeda.

Di dalam garasi, terlihat beberapa sepeda yang tergantung di tembok.

Rangkaian penggeledahan tersebut berlangsung pada malam hari, dan keseluruhan proses selesai dalam waktu yang relatif singkat.

Waktu penyelesaian sekitar pukul 00.03 WIB menjadi penanda bahwa tahapan penggeledahan pada lokasi tersebut telah berakhir.

Pemantauan di lokasi menunjukkan bahwa mobil KPK yang masuk lebih dulu menjadi bagian dari awal prosedur di rumah Silmy Karim.

Setelah itu, penyidik kemudian beralih ke kendaraan yang berada di garasi sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.

Hingga penyidik meninggalkan rumah, tidak ada pernyataan resmi yang disampaikan kepada media.

Awak media hanya dapat mengikuti proses hingga mobil-mobil tersebut meninggalkan rumah dan segel pada kendaraan tetap terlihat di area setempat.

Serangkaian tindakan penggeledahan dan penyegelan yang dilakukan KPK menjadi perhatian karena dilakukan di lingkungan rumah Silmy Karim di Jakarta Selatan.

Semua aktivitas yang terekam di lokasi mencakup masuknya tiga mobil KPK, penyegelan kendaraan, pengaturan langkah penyidik di area garasi, hingga penyelesaian sekitar pukul 00.03 WIB.

Rangkaian penggeledahan tersebut memperlihatkan tahapan yang berlangsung berurutan, mulai dari penyiapan akses masuk hingga penindakan langsung di titik-titik yang berada di area rumah. Pada fase awal, kendaraan KPK masuk terlebih dahulu sebagai pembuka prosedur di lokasi.

Di momen berikutnya, penyidik terlihat fokus pada kendaraan yang berada di pekarangan maupun yang terparkir di garasi. Proses penyegelan pada mobil-mobil yang terpantau di sekitar rumah membuat aktivitas penggeledahan tampak lebih terstruktur dan terarah.

Walau kegiatan dilakukan pada malam hari, pengamatan di lokasi menunjukkan bahwa situasi di garasi tetap menjadi perhatian utama. Sepeda-sepeda yang tampak tergantung di tembok menambah gambaran bahwa area tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan sebelum penyidik akhirnya mengakhiri rangkaian di lokasi.

Selama proses berjalan, awak media tidak mendapatkan klarifikasi langsung dari pihak penyidik. Wartawan hanya bisa mengikuti perkembangan dari jarak tertentu sambil menunggu sejak mobil-mobil KPK tiba hingga kendaraan yang berada di lokasi keluar dan penyidik meninggalkan rumah.

Setelah kendaraan KPK keluar dari lokasi, segel pada sejumlah mobil tetap terlihat dari area sekitar. Hal ini membuat pantauan di luar rumah masih menyisakan jejak visual dari tahapan penggeledahan yang telah dilakukan, sekaligus menegaskan bahwa seluruh rangkaian pada Rabu malam itu berakhir sekitar pukul 00.03 WIB.