Internasional

Mengintip Fasilitas Pengolahan Sampah di Tengah Permukiman Zurich: Canggih, Tanpa Asap, Tak Berbau

×

Mengintip Fasilitas Pengolahan Sampah di Tengah Permukiman Zurich: Canggih, Tanpa Asap, Tak Berbau

Sebarkan artikel ini
Melongok Fasilitas Sampah di Tengah Permukiman Zurich: Canggih, Tanpa Asap, Tak Berbau Money 23 Juni 2026
Ilustrasi: Melongok Fasilitas Sampah di Tengah Permukiman Zurich: Canggih, Tanpa Asap, Tak Berbau
Di banyak kota, tempat pengolahan sampah kerap diasosiasikan dengan bau menyengat, tumpukan besar, serta lokasi yang jauh dari permukiman. Namun, gambaran itu tidak selalu berlaku, seperti yang terlihat pada fasilitas Hagenholz di Zurich, Swiss. Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi milik Kota Zurich ini berdiri di kawasan urban yang dikelilingi permukiman dan aktivitas masyarakat sehari-hari. Hagenholz menjadi titik kunjungan delegasi jurnalis Kompas Gramedia Grup pada Senin (22/6/2026), termasuk Kompas.com. Dari dekat, terlihat bahwa jarak fasilitas terhadap kehidupan kota tidak menjadi penghalang bagi operasionalnya. Justru, keberadaan fasilitas ditempatkan dalam konteks kedekatan dengan area yang terus bergerak.

jurnalistik.co.id – Lokasi sedekat mungkin dengan kota

Senior Sales Manager Kanadevia Inova AG Matthias Baur menjelaskan bahwa bila ada pilihan, fasilitas semacam ini sebaiknya ditempatkan sedekat mungkin dengan kota. Pernyataan itu ia sampaikan saat menerima kunjungan delegasi jurnalis Kompas Gramedia Grup di Hagenholz. Menurut Baur, kedekatan dengan pusat aktivitas bukan tanpa alasan. Ia menilai lokasi yang dekat dengan kota membantu memendekkan rantai pengangkutan sampah. Dengan jarak yang lebih pendek, proses logistik dapat berlangsung lebih efisien. Di sisi lain, energi yang dihasilkan juga dapat dimanfaatkan lebih dekat dengan pengguna akhirnya. Baur menegaskan hubungan langsung antara pengurangan transportasi dan kedekatan energi dengan konsumennya. “Anda mengurangi transportasi sampah dan energi yang dihasilkan juga dekat dengan konsumennya. Siklusnya menjadi lebih pendek,” ujar Baur. Bagi Baur, ini membuat pengolahan sampah tidak berhenti pada produksi energi, tetapi terhubung dengan kebutuhan perkotaan yang lebih nyata.

Perubahan lanskap seiring pertumbuhan Zurich

Baur juga mengakui bahwa fasilitas Hagenholz tidak selalu berada di tengah kawasan padat seperti kondisi saat ini. Saat pertama kali dibangun puluhan tahun lalu, jumlah bangunan dan permukiman di sekitarnya masih jauh lebih sedikit. Perubahan terjadi ketika Zurich tumbuh dan kawasan di sekelilingnya ikut berkembang. Dengan bertambahnya permukiman dan aktivitas kota, fasilitas yang sebelumnya lebih terpisah kini berada dalam ruang urban yang lebih rapat. Pergeseran konteks ini menunjukkan bahwa perencanaan jangka panjang tidak hanya ditentukan oleh kondisi saat pembangunan. Ia juga dipengaruhi oleh bagaimana kota berkembang dari waktu ke waktu.

Fungsi pengolahan sebagai siklus penuh

Dalam pandangan Baur, lokasi fasilitas pengolahan sampah tidak bisa dilepaskan dari fungsi yang dijalankan. Ia membandingkannya dengan pembangkit listrik konvensional yang dapat dibangun jauh dari kota dan menyalurkan energi melalui jaringan listrik. Menurut Baur, fasilitas sampah-ke-energi memiliki fungsi tambahan yang lebih luas. Selain menghasilkan energi, fasilitas ini mengurangi volume sampah serta menghasilkan material baru. “Pengolahan sampah bukan hanya menghasilkan energi. Fasilitas ini juga menghilangkan sampah dan menghasilkan material baru. Jadi ini satu siklus yang utuh,” katanya. Dengan kata lain, keberadaan fasilitas di dekat kota juga terkait dengan cara siklus itu bekerja dan dirasakan manfaatnya.

District heating untuk pemanas terpusat

Salah satu manfaat utama yang disebut Baur adalah penyediaan district heating atau sistem pemanas terpusat. Ia menjelaskan bahwa proyek pengembangan terbaru di Hagenholz akan meningkatkan kapasitas pemanas kawasan hingga lebih dari dua kali lipat dibandingkan fasilitas sebelumnya. Energi panas yang berasal dari pengolahan sampah kemudian disalurkan melalui jaringan khusus. Jaringan tersebut berfungsi untuk menghangatkan rumah-rumah dan bangunan di Zurich. Dengan skema seperti ini, energi tidak hanya dihasilkan, tetapi juga diarahkan untuk kebutuhan perkotaan yang spesifik. Baur menyebut bahwa rencana pengembangan itu diproyeksikan dapat melayani sekitar 90.000 rumah tangga. Angka tersebut berarti lebih dari sepertiga rumah tangga di Kota Zurich. Dengan target layanan sebanyak itu, fasilitas Hagenholz menempatkan pemanfaatan energi panas sebagai bagian dari kebutuhan sehari-hari. Ini memperlihatkan bahwa pengolahan sampah di kota besar bisa dikaitkan dengan penyediaan layanan perkotaan yang lebih langsung.